KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mendorong pengembangan kegiatan kepramukaan di tingkat kwartir ranting melalui penyelenggaraan berbagai lomba dan ajang pembinaan. Dua kegiatan yang selama ini menjadi favorit peserta adalah Lomba Ketangkasan Baris-Berbaris (LKBB) versi Pramuka serta Fire Factor, yaitu lomba ketangkasan penanggulangan kebakaran.
Kepala Bidang Kepramukaan Dispora Kukar, Novan Solihin, mengatakan bahwa kedua kegiatan tersebut rutin digelar setiap tahun sebelum kemudian tertunda akibat adanya penyesuaian anggaran daerah.
“LKBB pramuka ini berbeda dengan baris-berbaris umum di sekolah. Gerakannya memiliki ciri khas dan menggunakan unsur perlengkapan pramuka. Kegiatan ini banyak diminati karena melatih kedisiplinan dan kekompakan,” jelasnya, Kamis (6/11/2025).
Novan menambahkan, LKBB yang pernah digelar tahun lalu mendapat antusiasme tinggi dari gugus depan dan kwartir ranting di Kukar. Selain memperebutkan piala dan uang pembinaan, kegiatan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi antarregu.
“Tahun kemarin terlaksana dengan baik. Ada juara satu, dua, dan tiga, serta piala bergilir. Pesertanya banyak dan suasananya sangat meriah,” ujarnya.
Selain LKBB, kegiatan Fire Factor juga menjadi daya tarik tersendiri. Lomba ini memperagakan ketangkasan dalam menangani situasi kebakaran, baik oleh anggota Pramuka Peduli maupun relawan kebakaran di tingkat kecamatan.
“Fire Factor ini diikuti oleh relawan dan kwaran yang aktif. Mereka diuji dalam simulasi kebakaran, mulai dari penyelamatan, penggunaan alat, hingga koordinasi tim,” jelas Novan.
Fire Factor dinilai memberikan pengalaman langsung yang bermanfaat karena menggabungkan keberanian, kecepatan respon, dan kepedulian sosial. Kegiatan ini tidak hanya menumbuhkan jiwa relawan, tetapi juga memperkuat kesiapsiagaan di lingkungan masyarakat.
Namun, pada tahun ini, kedua kegiatan tersebut belum dapat dilaksanakan karena adanya kebijakan rasionalisasi anggaran pada APBD Kukar.
“Tahun ini memang ada efisiensi anggaran, sehingga lomba-lomba itu kami tunda dulu. Tapi kalau kondisi anggaran sudah memungkinkan, kami siap gelar lagi,” ungkap Novan.
Meski begitu, Novan menegaskan bahwa semangat pembinaan dan aktivitas kepramukaan tetap berjalan melalui kegiatan rutin gugus depan dan kwartir ranting.
“Ada anggaran atau tidak, Pramuka tetap jalan. Semangat kebersamaan dan karakter gotong royong itulah yang ingin terus kita jaga,” pungkasnya.
ADV Dispora Kukar Pewarta : Muhammad Zailany Editor : Fairuzzabady @2025

















