KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dalam upaya meningkatkan kualitas kegiatan kepramukaan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) melalui Bidang Kepramukaan tengah mempersiapkan sejumlah program pelatihan bersertifikat bagi para pembina pramuka. Kepala Bidang Kepramukaan Dispora Kukar, Novan Solihin, menyampaikan bahwa program ini menjadi salah satu fokus kerja sejak awal tahun 2025.
“Kami memfasilitasi para pembina yang belum memiliki sertifikat agar dapat mengikuti pelatihan dasar maupun lanjutan. Harapannya, mereka dapat menjadi pembina atau pelatih yang benar-benar kompeten dalam melaksanakan kegiatan kepramukaan,” ujarnya, Rabu (5/11/2025).
Novan menjelaskan, pelatihan tersebut dilaksanakan melalui dua jenjang, yaitu Kursus Mahir Dasar (KMD) dan Kursus Mahir Lanjutan (KML). Kedua jenjang tersebut merupakan syarat utama yang harus dipenuhi oleh pembina untuk memperoleh sertifikat resmi kepramukaan.
“Ini merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan agar kegiatan pramuka di sekolah dapat berjalan lebih terstruktur, berkualitas, dan terarah,” tambahnya.
Saat ini, tantangan yang dihadapi adalah belum meratanya jumlah pembina bersertifikat di seluruh sekolah. Beberapa sekolah memiliki pembina yang telah tersertifikasi, namun masih ada pula yang belum.
“Masih ada sekolah yang pembinanya belum bersertifikat. Karena itu, kami mencoba memastikan semua pembina dapat mengikuti pelatihan secara bertahap,” jelas Novan.
Selain meningkatkan kompetensi teknis pembina, program pelatihan ini juga diharapkan mampu membangun jejaring kerja antar sekolah dan memperkuat koordinasi kepramukaan di tingkat kabupaten. Hal tersebut akan mendukung penyelenggaraan kegiatan bersama seperti perkemahan, lomba keterampilan, dan kegiatan bakti sosial.
“Kami ingin semua pembina memiliki standar kemampuan yang sama sehingga kegiatan kepramukaan bisa berkembang secara merata,” ujarnya.
Novan menegaskan bahwa program pelatihan ini tidak hanya mengejar aspek administratif, tetapi juga ditujukan untuk memperkuat pendidikan karakter di sekolah. Pembina yang terlatih akan memiliki kemampuan dalam menanamkan nilai kedisiplinan, gotong royong, kemandirian, serta jiwa kepemimpinan kepada siswa.
“Pembina yang berkompeten tentu akan mampu membimbing peserta didik menjadi pribadi yang tangguh, percaya diri, dan memiliki semangat pengabdian,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Dispora Kukar terus menjalin sinergi dengan pihak sekolah dan Kwartir Cabang (Kwarcab) dalam penyusunan jadwal dan teknis pelaksanaan pelatihan agar seluruh pihak terkait bisa terlibat optimal.
“Koordinasi terus kami lakukan agar pembinaan kepramukaan tetap hidup dan berkembang di seluruh wilayah Kukar,” kata Novan.
Dengan pelaksanaan pelatihan bersertifikat ini, Dispora Kukar berharap setiap sekolah memiliki pembina yang kompeten sehingga kegiatan kepramukaan dapat menjadi salah satu pilar utama pembentukan karakter generasi muda di Kutai Kartanegara.
“Ini adalah bagian dari upaya membentuk generasi penerus bangsa yang berakhlak, disiplin, dan siap menghadapi tantangan zaman,” pungkasnya.
ADV Dispora Kukar Pewarta : Muhammad Zailany Editor : Fairuzzabady @2025

















