Menu

Mode Gelap
Disinggung Maju Pilwali Samarinda, Helmi Abdullah: Saat Ini Saya Fokus Bekerja untuk Masyarakat SMPN 4 Samarinda Tegaskan SPMB 2026 Sesuai Juknis, Kuota Afirmasi Tak Terpenuhi karena Aturan Desil Nostalgia di Gedung DPRD, Alumni UWG Perkuat Silaturahmi dan Dukung Pembangunan Samarinda Trisakti Bung Karno Dinilai Tetap Relevan, PDI Perjuangan Dorong APBD Samarinda Lebih Berpihak kepada Rakyat Trisakti Bung Karno Harus Tercermin dalam APBD, Iswandi: Rakyat Harus Jadi Subjek Pembangunan

BERITA DAERAH · 13 Nov 2025 16:00 WITA ·

Disdikbud Kukar Prioritaskan Respons Cepat untuk Jaga Kualitas Layanan Pendidikan


 Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Kartanegara, Pujianto, menjelaskan sistem respon cepat yang diterapkan dalam menanggapi keluhan masyarakat. Perbesar

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Kartanegara, Pujianto, menjelaskan sistem respon cepat yang diterapkan dalam menanggapi keluhan masyarakat.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memperkuat komitmennya dalam menjaga kualitas layanan pendidikan dengan menerapkan sistem respons cepat terhadap berbagai keluhan masyarakat. Plt. Sekretaris Disdikbud Kukar, Pujianto, menegaskan bahwa penanganan laporan secara sigap menjadi salah satu elemen penting dalam memastikan pelayanan pendidikan tetap berjalan optimal.

Menurut Pujianto, laporan yang masuk ke Disdikbud sering kali berkaitan dengan persoalan yang langsung bersinggungan dengan peserta didik maupun orang tua, seperti dugaan pungutan, proses penerimaan siswa baru, hingga kebutuhan seragam. Karena itu, keterlambatan penanganan dapat menimbulkan keresahan masyarakat.

“Keluhan dari masyarakat tidak bisa menunggu lama. Karena itu kami memastikan setiap laporan langsung diverifikasi dan ditindaklanjuti. Respons cepat ini penting agar masalah tidak meluas,” tegasnya, Kamis (13/11/2025).

Disdikbud Kukar mengoperasikan sejumlah kanal pelaporan, mulai dari sistem online hingga media sosial resmi. Semua laporan yang masuk diterima oleh tim khusus yang bertugas melakukan analisis awal sebelum diteruskan ke bidang terkait.

“Begitu laporan masuk, tim langsung memeriksa substansi masalahnya. Setelah itu disalurkan ke bidang teknis yang paham persoalan tersebut. Mekanisme ini membuat proses penanganan lebih cepat dan tepat sasaran,” jelas Pujianto.

Ia menekankan bahwa kecepatan respons bukan berarti tergesa-gesa, melainkan memastikan masyarakat memperoleh jawaban berdasarkan data dan ketentuan yang benar.

“Yang terpenting, jawaban yang diberikan kepada masyarakat harus akurat. Respons cepat bukan sekadar menjawab cepat, tapi memberikan informasi yang sesuai dengan aturan,” tambahnya.

Pujianto juga menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Ombudsman berperan penting dalam memperbaiki pola kerja respons cepat di lingkungan Disdikbud. Melalui sinergi tersebut, standar pelayanan publik dapat ditingkatkan secara bertahap.

“Dengan adanya panduan dari Ombudsman, kami bisa mengevaluasi bagaimana kecepatan respons bisa tetap menjaga kualitas layanan dan tidak melanggar prosedur,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Disdikbud Kukar akan terus memperkuat pola penanganan keluhan sehingga masyarakat merasa dilayani dan percaya bahwa setiap laporan diperhatikan secara serius.

 

ADV Disdikbud Kukar
Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Disinggung Maju Pilwali Samarinda, Helmi Abdullah: Saat Ini Saya Fokus Bekerja untuk Masyarakat

22 Juni 2026 - 15:30 WITA

a55

SMPN 4 Samarinda Tegaskan SPMB 2026 Sesuai Juknis, Kuota Afirmasi Tak Terpenuhi karena Aturan Desil

22 Juni 2026 - 14:30 WITA

a54

Nostalgia di Gedung DPRD, Alumni UWG Perkuat Silaturahmi dan Dukung Pembangunan Samarinda

22 Juni 2026 - 13:30 WITA

a53

Trisakti Bung Karno Dinilai Tetap Relevan, PDI Perjuangan Dorong APBD Samarinda Lebih Berpihak kepada Rakyat

21 Juni 2026 - 21:30 WITA

PDIPSMD

Trisakti Bung Karno Harus Tercermin dalam APBD, Iswandi: Rakyat Harus Jadi Subjek Pembangunan

21 Juni 2026 - 20:30 WITA

a51

Pengamat Unmul: Pembangunan Samarinda Harus Berpihak pada Manusia, Bukan Sekadar Infrastruktur

21 Juni 2026 - 19:30 WITA

a50
Trending di BERITA DAERAH