KUMALANEWS.ID, SAMARINDA — Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, menilai kinerja Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur sejauh ini telah berjalan cukup baik, khususnya pada awal masa pemerintahan pascapelantikan tahun 2025.
Penilaian tersebut disampaikan Ananda Emira Moeis saat dikonfirmasi awak media pada Jumat (2/1/2026) di Gedung D Lantai 6 Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Jalan Teuku Umar, Karang Paci, Samarinda.
Ananda yang akrab disapa Nanda menjelaskan, pasangan kepala daerah tersebut langsung bekerja sejak awal masa jabatan dengan melakukan penyelarasan program, baik melalui perubahan anggaran tahun 2025 maupun pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni tahun 2026.
“Kalau saya lihat secara pribadi dan juga dari pandangan partai, beliau berdua memiliki energi yang luar biasa. Mereka sering turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi secara nyata, melakukan pengawasan, dan langsung menindaklanjuti permasalahan yang ada,” ujar Nanda.
Politisi PDI Perjuangan tersebut juga menyoroti arah pembangunan Kalimantan Timur yang dinilainya telah berjalan sesuai dengan prioritas, meskipun pemerintah provinsi sempat menghadapi kebijakan pemangkasan anggaran. Menurutnya, fokus pembangunan tetap diarahkan pada sektor-sektor strategis.
“Prioritas pembangunan tetap berjalan, terutama pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pendidikan dan kesehatan menjadi perhatian utama, termasuk pelaksanaan program pendidikan dan kesehatan gratis, serta pembangunan infrastruktur pendukung,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa PDI Perjuangan pada prinsipnya memberikan dukungan terhadap kinerja Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan daerah.
Meski demikian, Nanda menekankan bahwa fungsi pengawasan DPRD tetap akan dijalankan secara optimal sebagai bagian dari mekanisme demokrasi.
“Kalau ada hal-hal yang masih kurang, tentu akan kita kritik. Tapi sejauh ini saya menilai kinerja mereka sudah cukup baik,” tegasnya.
Terkait evaluasi kinerja ke depan, Nanda mengakui bahwa tantangan pembangunan di Kalimantan Timur masih cukup besar. Namun dari sisi prioritas, ia menilai pemerintah provinsi telah berupaya merealisasikan janji-janji politiknya, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan.
“Untuk hal-hal lainnya, kita akan terus saling memberikan masukan dan tetap saling mengawasi, agar ke depan pembangunan Kalimantan Timur bisa berjalan lebih baik lagi,” pungkasnya.
Pewarta : Yana Ashari Editor : Fairuzzabady @2026

















