Menu

Mode Gelap
Disdikbud Samarinda Siapkan SPMB 2026, Tegaskan Perpisahan Sekolah Tanpa Pungutan Ismail Latisi: SDM Pendidikan Harus Siap Hadapi Persaingan Global DPRD Samarinda Soroti Kekurangan 500 Guru dan Tantangan Kurikulum Baru PWI Kukar dan Mahasiswa UMKT Perkuat Literasi Hukum Lewat Diskusi Kolaboratif DPRD Kukar Terima Aksi Massa, Fraksi PDIP Sampaikan Permohonan Maaf

BERITA DAERAH · 5 Jan 2026 13:00 WITA ·

Tangga Arung Square Resmi Dibuka, Pasar Semi Modern Baru Penggerak Ekonomi Kukar


 Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri didampingi Wakil Bupati Kutai Kartanegara Rendi Solihin meninjau sejumlah fasilitas di Pasar Tangga Arung Square usai peresmian.
Foto: Ahmad R. P. Perbesar

Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri didampingi Wakil Bupati Kutai Kartanegara Rendi Solihin meninjau sejumlah fasilitas di Pasar Tangga Arung Square usai peresmian. Foto: Ahmad R. P.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) mengawali rangkaian kegiatan pada Senin (5/1/2026) dengan menggelar apel bersama yang diikuti oleh seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN), para pedagang pasar, serta pihak-pihak terkait.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri didampingi Wakil Bupati Rendi Solihi secara resmi meresmikan Pasar Tangga Arung Square (TAS), yang merupakan hasil revitalisasi Pasar Tangga Arung lama. Revitalisasi ini menjadi salah satu realisasi janji politik dalam program Kukar Idaman yang kini telah dituntaskan.

Tangga Arung Square hadir dengan konsep pasar tradisional semi modern yang tetap mempertahankan nilai-nilai tradisional, namun dilengkapi dengan fasilitas dan tata kelola yang lebih tertata, nyaman, dan modern. Pasar ini menyediakan sebanyak 703 lapak, yang sebagian besar telah ditempati oleh para pedagang lama.

“Konsep yang diusung adalah pasar tradisional semi modern, tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisional yang sudah melekat sebelumnya,” ujar Bupati Aulia.

“Namun fasilitas dan tata kelola pasar kami tingkatkan agar lebih nyaman dan tertib,” sambung Bupati Aulia.

Ia berharap, Tangga Arung Square dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi sekaligus pusat aktivitas masyarakat, khususnya di wilayah Tenggarong dan secara umum di seluruh Kutai Kartanegara. Pasalnya, pedagang yang berjualan di pasar ini tidak hanya berasal dari Tenggarong, tetapi juga dari berbagai kecamatan lainnya di Kukar.

Dalam pengelolaan pasar, Aulia menegaskan tidak akan mentolerir praktik manipulatif, seperti penguasaan banyak lapak oleh satu orang untuk kemudian disewakan kembali. Sistem yang diterapkan adalah satu nama satu lapak, dan lapak tersebut wajib digunakan untuk berjualan, bukan untuk disewakan.

Masyarakat yang ingin berjualan di Tangga Arung Square dapat langsung menghubungi pengelola pasar atau Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kukar tanpa melalui perantara. Tidak ada kepemilikan lapak secara pribadi, dan seluruh lapak harus diisi oleh pedagang aktif.

Pemerintah juga memberikan tenggat waktu selama satu bulan. Apabila dalam kurun waktu tersebut lapak tidak digunakan untuk berjualan, maka lapak akan ditarik kembali oleh pengelola tanpa mekanisme perpanjangan.

Selain Tangga Arung Square, penataan pasar juga akan dilakukan di seluruh pasar rakyat di Kutai Kartanegara. Pedagang yang selama ini berjualan di pinggir jalan akan diarahkan ke pasar-pasar resmi, termasuk Pasar Mangkurawang yang akan difungsikan sebagai pusat penjualan kebutuhan pokok seperti sembako, ayam, dan ikan.

“Kebijakan ini bertujuan menciptakan ketertiban, kenyamanan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih terpusat dan terkelola,” tegas Aulia.

Pada kesempatan yang sama, Bupati dan Wakil Bupati Kukar juga meresmikan sejumlah fasilitas pendukung di kawasan Taman Superhero, seperti taman, musala, dan area publik. Beberapa pekerjaan tambahan, seperti pemasangan pagar pengaman dan jogging track, masih dalam tahap penyelesaian dan akan segera dibuka untuk masyarakat.

Terkait pengembangan kawasan, Pemkab Kukar membuka peluang kehadiran fasilitas hiburan dan pusat perbelanjaan. Saat ini, komunikasi dengan salah satu grup besar nasional terkait rencana pembangunan bioskop dan pusat perbelanjaan masih berada pada tahap pembicaraan akhir.

“Seluruh pembangunan dan pemanfaatan bangunan milik pemerintah daerah dikawal ketat oleh Dinas PU untuk memastikan kelayakan dan keamanan bangunan sebelum difungsikan secara optimal,” ungkapnya.

Sementara itu, terkait retribusi parkir, pemerintah daerah masih melakukan finalisasi sistem pengelolaan agar memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang berbelanja.

“Secara keseluruhan, kami berkomitmen memastikan Tangga Arung Square menjadi pasar yang nyaman, tertib, dan benar-benar dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh lapisan masyarakat,” pungkas Aulia.

 

Pewarta & Editor: Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Disdikbud Samarinda Siapkan SPMB 2026, Tegaskan Perpisahan Sekolah Tanpa Pungutan

5 Mei 2026 - 18:00 WITA

dissmd1

Ismail Latisi: SDM Pendidikan Harus Siap Hadapi Persaingan Global

5 Mei 2026 - 17:00 WITA

dprdkota17

DPRD Samarinda Soroti Kekurangan 500 Guru dan Tantangan Kurikulum Baru

5 Mei 2026 - 16:00 WITA

drpdkota16

PWI Kukar dan Mahasiswa UMKT Perkuat Literasi Hukum Lewat Diskusi Kolaboratif

5 Mei 2026 - 15:00 WITA

pwikukar0005

DPRD Kukar Terima Aksi Massa, Fraksi PDIP Sampaikan Permohonan Maaf

4 Mei 2026 - 17:00 WITA

demo0005

Ratusan Massa Kepung DPRD Kukar, Desak Ketua DPRD Mundur

4 Mei 2026 - 16:00 WITA

demo0003
Trending di BERITA DAERAH