Menu

Mode Gelap
Semarak HUT RI ke-81, Helmi Abdullah Ajak Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata Kejar Target Nasional 30 Persen, Disdukcapil Balikpapan Percepat Aktivasi IKD Dishub Samarinda Siapkan Sistem Baru Kupon Biosolar Subsidi, Berlaku 1 September 2026 Keteladanan Rasulullah, Inspirasi Untuk Generasi dan Prestasi Polda Kaltim Selidiki 8 Laporan Karhutla, Keterlibatan Korporasi Masih Didalami

BERITA DAERAH · 8 Jan 2026 19:00 WITA ·

Tinjau Kampung Tenun Usai Kebakaran, Ketua Komisi I DPRD Samarinda Pastikan Kondisi Warga Terdampak


 Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra, saat meninjau langsung lokasi pasca kebakaran di kawasan Kampung Tenun, Kamis (8/1/2026). Perbesar

Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra, saat meninjau langsung lokasi pasca kebakaran di kawasan Kampung Tenun, Kamis (8/1/2026).

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra, meninjau langsung lokasi pasca kebakaran yang terjadi pada dini hari di kawasan Kampung Tenun, Kamis (8/1/2026). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak sekaligus untuk memastikan kondisi di lapangan pasca musibah kebakaran.

Politisi Fraksi PKS itu menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa warga. Saat dikonfirmasi media Kumalanews.id melalui pesan WhatsApp, Samri mengimbau masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran yang dapat terjadi kapan saja.

“Kebakaran ini menjadi peringatan bagi kita semua. Ancaman kebakaran bisa terjadi setiap saat, sehingga kewaspadaan harus terus ditingkatkan,” ujarnya.

Samri menekankan pentingnya kehati-hatian dalam penggunaan peralatan rumah tangga, khususnya kompor. Ia mengingatkan masyarakat untuk selalu memeriksa kondisi kompor dan memastikan benar-benar dalam keadaan mati setelah selesai memasak. Selain itu, warga juga diimbau agar tidak meninggalkan aktivitas memasak tanpa pengawasan karena berisiko memicu terjadinya kebakaran.

Selain faktor dapur, Samri juga menyoroti kondisi instalasi listrik di rumah warga. Menurutnya, instalasi listrik yang sudah tidak layak atau usang perlu segera diremajakan untuk mencegah korsleting listrik yang kerap menjadi penyebab kebakaran. Ia pun menganjurkan agar setiap rumah memiliki Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sebagai langkah pertolongan pertama ketika api mulai muncul.

Tak hanya memberikan imbauan kepada masyarakat, Samri Shaputra juga menyampaikan sejumlah masukan kepada pemerintah daerah. Ia menilai perlu adanya penyediaan hidran kering maupun hidran basah, terutama di wilayah rawan kebakaran dan kawasan dengan akses jalan sempit yang sulit dijangkau oleh mobil pemadam kebakaran.

“Pemerintah juga perlu memberikan pelatihan kepada masyarakat tentang cara menangani api pada saat awal terjadinya kebakaran, sehingga api tidak cepat membesar,” jelasnya.

Ia menambahkan, sosialisasi secara rutin terkait ancaman kebakaran harus terus dilakukan agar kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat semakin meningkat. Dengan langkah pencegahan, edukasi, serta dukungan sarana dari pemerintah, Samri berharap kejadian kebakaran serupa dapat diminimalkan di masa mendatang dan keselamatan warga semakin terjamin.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
©2026
Artikel ini telah dibaca 76 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Semarak HUT RI ke-81, Helmi Abdullah Ajak Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata

26 Agustus 2026 - 20:30 WITA

h25

Kejar Target Nasional 30 Persen, Disdukcapil Balikpapan Percepat Aktivasi IKD

26 Agustus 2026 - 16:00 WITA

h24

Dishub Samarinda Siapkan Sistem Baru Kupon Biosolar Subsidi, Berlaku 1 September 2026

26 Agustus 2026 - 10:30 WITA

h23

Polda Kaltim Selidiki 8 Laporan Karhutla, Keterlibatan Korporasi Masih Didalami

25 Agustus 2026 - 10:00 WITA

h21

190 Personel Brimob Kaltim Diberangkatkan ke Kalbar Bantu Tangani Karhutla

25 Agustus 2026 - 09:00 WITA

h20

Pemkot Balikpapan Atur Jam Layanan Pertalite dan Biosolar, Lima SPBU Disiapkan Kurangi Antrean

24 Agustus 2026 - 17:00 WITA

h16
Trending di BERITA DAERAH