Menu

Mode Gelap
Ribuan Peserta PBI Dinonaktifkan, Komisi IV DPRD Samarinda Minta Warga Segera Cek Status BPJS Sambut Ramadan, DPK KNPI Loa Janan Gelar Japamadhan dan Ajak Pemuda Perkuat Kebersamaan Lokasi IKN Untuk Pertama Kali Sebagai Titik Pemantauan Hilal Memperkuat Peran Nusantara Sebagai Ruang Kegiatan Keagamaan Demokrat Samarinda Serukan Semangat Kebersamaan Sambut Ramadhan 1447 H Danau Saguntur, Nadi Kehidupan Nelayan dan Mutiara Ekowisata di Hulu Mahakam

BERITA DAERAH · 15 Jan 2026 20:00 WITA ·

Hari Ketiga Pencarian di Sungai Belayan, Tim SAR Perluas Penyisiran hingga 10 Kilometer


 Tim SAR Gabungan melakukan pencarian korban kecelakaan perahu ketinting yang tertabrak kapal LCT di Perairan Sungai Belayan, Kutai Kartanegara. Foto: Basarnas Kaltim Perbesar

Tim SAR Gabungan melakukan pencarian korban kecelakaan perahu ketinting yang tertabrak kapal LCT di Perairan Sungai Belayan, Kutai Kartanegara. Foto: Basarnas Kaltim

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA — Operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban kecelakaan perahu ketinting yang tertabrak kapal Landing Craft Tank (LCT) di Perairan Sungai Belayan, Desa Long Beleh Modang, Kecamatan Kembang Janggut, Kabupaten Kutai Kartanegara, memasuki hari ketiga pada Kamis (15/1/2026).

Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Balikpapan bersama Tim SAR Gabungan memulai kegiatan dengan apel dan briefing pada pukul 07.00 WITA. Pada hari ketiga ini, tim melanjutkan pencarian dengan menyisir area sungai sejauh kurang lebih 10 kilometer ke arah hilir dari lokasi kejadian, sesuai dengan rencana operasi yang telah ditetapkan.

Berdasarkan data yang dihimpun, kecelakaan tersebut melibatkan dua orang penumpang perahu ketinting. Satu korban atas nama Ilan (21) berhasil selamat, sementara korban lainnya, Arani (58), warga Muara Penon RT 002, hingga kini masih belum ditemukan dan menjadi fokus utama pencarian.

Namun hingga pukul 18.00 WITA, upaya pencarian belum membuahkan hasil. Tim SAR Gabungan kemudian menghentikan sementara operasi dan mendirikan posko di Dermaga Penyeberangan Desa Pulau Pinang. Pencarian dijadwalkan kembali dilanjutkan pada Jumat (16/1/2026) mulai pukul 07.00 WITA.

Dalam operasi ini, berbagai unsur terlibat, di antaranya Tim Rescue Kansar Balikpapan, TNI-Polri, BPBD Kutai Kartanegara, Damkarmatan Kota Bangun, Pemerintah Kecamatan Kembang Janggut, Pramuka Peduli, Emergency Response Team (ERT) PT Bayan Resources Tbk, relawan gabungan, serta keluarga korban dan masyarakat setempat.

Adapun sarana dan prasarana yang digunakan meliputi rubber boat Basarnas, speed boat Satpolairud, rescue boat BPBD Kutai Kartanegara, rubber boat Damkarmatan Kota Bangun, rubber boat ERT PT Bayan Resources Tbk, perahu ketinting milik masyarakat, serta peralatan SAR air, komunikasi, dan medis.

Selama proses pencarian, Tim SAR Gabungan menghadapi sejumlah kendala, di antaranya arus Sungai Belayan yang cukup kuat serta kondisi lingkungan yang masih terdapat binatang buas seperti buaya. Sementara itu, cuaca selama operasi berlangsung terpantau hujan ringan.

Dantim SAR Gabungan, Nur Ngalim, menyampaikan bahwa proses pencarian akan terus dilanjutkan dengan mengoptimalkan seluruh potensi yang ada, sembari tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel yang terlibat di lapangan.

 

Sumber: Basarnas Kaltim
@2026
Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Ribuan Peserta PBI Dinonaktifkan, Komisi IV DPRD Samarinda Minta Warga Segera Cek Status BPJS

18 Februari 2026 - 11:00 WITA

Melalui buku ini kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan IKN tahap I dilaksanakan dengan perencanaan yang matang standar teknis yang jelas serta visi besar pembangunan berkelanjutan 2

Sambut Ramadan, DPK KNPI Loa Janan Gelar Japamadhan dan Ajak Pemuda Perkuat Kebersamaan

18 Februari 2026 - 10:00 WITA

WhatsApp Image 2026 02 18 at 09.39.20

Demokrat Samarinda Serukan Semangat Kebersamaan Sambut Ramadhan 1447 H

17 Februari 2026 - 20:00 WITA

WhatsApp Image 2026 02 17 at 22.13.05

Danau Saguntur, Nadi Kehidupan Nelayan dan Mutiara Ekowisata di Hulu Mahakam

17 Februari 2026 - 19:00 WITA

Melalui buku ini kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan IKN tahap I dilaksanakan dengan perencanaan yang matang standar teknis yang jelas serta visi besar pembangunan berkelanjutan

Arie Wibowo Ucapkan Selamat Imlek 2026, Ajak Perkuat Kerukunan dan Kebersamaan

17 Februari 2026 - 17:00 WITA

WhatsApp Image 2026 02 17 at 19.37.52

Iswandi Kritik Sidak Seremonial, Komisi II Siap Turun Diam-Diam Jelang Ramadan

16 Februari 2026 - 14:00 WITA

iswandi15best
Trending di BERITA DAERAH