Menu

Mode Gelap
Kejar Target Nasional 30 Persen, Disdukcapil Balikpapan Percepat Aktivasi IKD Dishub Samarinda Siapkan Sistem Baru Kupon Biosolar Subsidi, Berlaku 1 September 2026 Keteladanan Rasulullah, Inspirasi Untuk Generasi dan Prestasi Polda Kaltim Selidiki 8 Laporan Karhutla, Keterlibatan Korporasi Masih Didalami 190 Personel Brimob Kaltim Diberangkatkan ke Kalbar Bantu Tangani Karhutla

BERITA DAERAH · 11 Mei 2026 13:00 WITA ·

DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pemanfaatan Jalan untuk Dongkrak PAD


 Wakil Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, memberikan keterangan kepada awak media usai rapat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pemanfaatan Jalan Kota Samarinda, Senin (11/5/2026). Pembahasan Raperda tersebut diketahui telah dimulai sejak 2022, namun sempat tertunda akibat sejumlah kendala teknis dan administrasi. Foto: Yana Ashari. Perbesar

Wakil Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, memberikan keterangan kepada awak media usai rapat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pemanfaatan Jalan Kota Samarinda, Senin (11/5/2026). Pembahasan Raperda tersebut diketahui telah dimulai sejak 2022, namun sempat tertunda akibat sejumlah kendala teknis dan administrasi. Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA — DPRD Kota Samarinda melalui Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) menggelar rapat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pemanfaatan Jalan Kota Samarinda, Senin (11/5/2026). Rapat berlangsung di Ruang Rapat Bapemperda Lantai 1 DPRD Kota Samarinda.

Rapat dipimpin Ketua Bapemperda DPRD Kota Samarinda, Kamaruddin, didampingi Wakil Ketua Bapemperda Abdul Rohim serta anggota lainnya, yakni Fahruddin, Samri Shaputra, dan Joha Fajal.

Turut hadir dalam pembahasan tersebut perwakilan Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Samarinda.

Usai rapat, Abdul Rohim menjelaskan bahwa pembahasan Raperda tersebut sebenarnya telah dimulai sejak 2022, namun sempat tertunda karena sejumlah kendala teknis dan administrasi.

“Perda ini sebenarnya sudah mulai dibahas sejak tahun 2022. Namun karena ada beberapa kendala, baru sekarang kembali kita lanjutkan pembahasannya,” ujarnya kepada awak media.

Ia menerangkan, Raperda tersebut disusun untuk mengatur pemanfaatan jalan di luar fungsi utamanya sebagai sarana lalu lintas. Menurutnya, ruang jalan memiliki potensi lain yang dapat dimanfaatkan secara tertib dan produktif untuk mendukung pendapatan daerah.

“Jalan ini bukan hanya untuk lalu lintas, tetapi juga bisa dimanfaatkan untuk kepentingan lain yang dapat menambah PAD, seperti pemasangan iklan, utilitas PDAM, lampu penerangan jalan, hingga kabel internet dan utilitas lainnya,” jelasnya.

Abdul Rohim menegaskan, pengaturan itu penting agar seluruh pemanfaatan ruang jalan tetap sesuai aturan dan tidak mengganggu fungsi utama jalan maupun pengembangan infrastruktur di masa mendatang.

“Yang ingin kita pastikan adalah pemanfaatan di luar fungsi jalan tetap tertib, tidak mengganggu pengguna jalan, dan di sisi lain juga bisa memberikan kontribusi terhadap PAD Kota Samarinda,” katanya.

Dalam rapat tersebut, DPRD juga meminta masukan dari sejumlah OPD terkait aspek teknis, khususnya mengenai pemasangan utilitas di kawasan jalan. Salah satu poin yang dibahas yakni standar kedalaman pembangunan utilitas yang disarankan mencapai 1,5 meter agar tidak menghambat pengembangan jalan ke depan.

Selain itu, pembahasan juga menyoroti penempatan tiang lampu penerangan jalan serta utilitas lainnya agar mengacu pada ketentuan ruang milik jalan (rumija) sesuai aturan yang berlaku.

“Kalau nanti ada pelebaran jalan, utilitas yang dipasang tidak perlu lagi dipindahkan karena sudah berada pada batas rumija dan tanah,” pungkasnya.

 

ADV Sekretariat DPRD Kota Samarinda
Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kejar Target Nasional 30 Persen, Disdukcapil Balikpapan Percepat Aktivasi IKD

26 Agustus 2026 - 16:00 WITA

h24

Dishub Samarinda Siapkan Sistem Baru Kupon Biosolar Subsidi, Berlaku 1 September 2026

26 Agustus 2026 - 10:30 WITA

h23

Polda Kaltim Selidiki 8 Laporan Karhutla, Keterlibatan Korporasi Masih Didalami

25 Agustus 2026 - 10:00 WITA

h21

190 Personel Brimob Kaltim Diberangkatkan ke Kalbar Bantu Tangani Karhutla

25 Agustus 2026 - 09:00 WITA

h20

Pemkot Balikpapan Atur Jam Layanan Pertalite dan Biosolar, Lima SPBU Disiapkan Kurangi Antrean

24 Agustus 2026 - 17:00 WITA

h16

Temui Ratusan Sopir, Andi Harun Buka Ruang Evaluasi Fuel Card Solar Subsidi

24 Agustus 2026 - 16:00 WITA

h15
Trending di BERITA DAERAH