Menu ✖

Mode Gelap
Kota Bangun Darat Prioritaskan Empat Ruas Jalan Poros Sepanjang 40 Kilometer Disdikbud Kukar Usulkan Beasiswa PAUD hingga SMP pada 2027 Bupati Aulia Apresiasi TMMD Ke-130, Dorong Pemerataan Pembangunan Hingga Pelosok Kukar Kualitas Udara Memburuk, Pemkot Balikpapan Terapkan PJJ Selama Tiga Hari Kabut Asap Memburuk, Disdikbud Balikpapan Batasi Aktivitas Belajar di Luar Kelas

BERITA DAERAH · 15 Sep 2026 13:00 WITA ·

Cuaca Panas dan Kekeringan Meningkat, Pemkot Samarinda Perkuat Kesiapan Hadapi Karhutla


 Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda, Hendra, mengatakan musim kekeringan dan cuaca panas meningkatkan risiko karhutla sehingga kesiapsiagaan, ketersediaan air, dan sarana pemadam perlu diperkuat. Perbesar

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda, Hendra, mengatakan musim kekeringan dan cuaca panas meningkatkan risiko karhutla sehingga kesiapsiagaan, ketersediaan air, dan sarana pemadam perlu diperkuat.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Musim kekeringan dan cuaca panas yang melanda Kota Samarinda menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut mendorong perlunya penguatan kesiapsiagaan, terutama dalam memastikan ketersediaan air dan sarana pemadam di sejumlah wilayah rawan.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda, Hendra, usai mengikuti Rapat Hearing Komisi III DPRD Kota Samarinda terkait kekeringan dan suplai air bersih di Ruang Rapat Utama Lantai 2 DPRD Kota Samarinda, Selasa (15/9/2026).

Melalui pesan WhatsApp kepada awak media, Hendra mengatakan hearing tersebut membahas kesiapan pemerintah dalam menghadapi ancaman karhutla yang berpotensi meningkat seiring kondisi cuaca panas dan kekeringan.

“Rapat tadi membahas penanganan karhutla di Samarinda saat musim kekeringan dan cuaca panas,” ujar Hendra.

Dalam hearing tersebut, DPRD Samarinda meminta penjelasan mengenai kesiapan serta pembagian peran masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) dalam menghadapi potensi kebakaran. Sejumlah instansi yang menjadi perhatian antara lain BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Menurut Hendra, penguatan sarana dan prasarana menjadi salah satu poin penting yang dibahas. DPRD mendorong agar kebutuhan pendukung penanganan karhutla dapat dimasukkan dalam perencanaan anggaran pemerintah daerah.

“Kalau ada anggaran untuk bantuan, seperti mobil tangki dan sumur bor, itu bisa diusulkan melalui TAPD,” jelasnya.

Hendra menilai dukungan anggaran sangat diperlukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan petugas, khususnya menghadapi kebakaran yang terjadi di lokasi dengan keterbatasan akses terhadap sumber air. Ketersediaan air menjadi salah satu faktor utama dalam proses pemadaman sehingga perlu dipastikan sejak masa persiapan.

Selain mobil tangki, pengadaan sumur bor juga dinilai dapat menjadi solusi untuk memperkuat sumber air di wilayah tertentu. Sarana tersebut diharapkan tidak hanya mendukung kebutuhan pemadaman karhutla, tetapi juga membantu menghadapi persoalan ketersediaan air selama musim kekeringan.

Menurutnya, penanganan karhutla tidak dapat dilakukan hanya oleh petugas pemadam kebakaran. Diperlukan sinergi lintas OPD, baik dalam pemantauan wilayah rawan, penyediaan sarana dan prasarana, ketersediaan air, hingga dukungan anggaran.

Dengan kondisi cuaca panas dan kekeringan yang masih berlangsung, pemerintah daerah diminta terus meningkatkan kewaspadaan. Penguatan koordinasi antarinstansi juga diperlukan agar setiap potensi kebakaran dapat direspons dengan cepat sebelum meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.

Hendra berharap dukungan seluruh OPD dan kesiapan sarana dapat memperkuat upaya pencegahan serta penanganan karhutla di Kota Samarinda selama periode kekeringan.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kota Bangun Darat Prioritaskan Empat Ruas Jalan Poros Sepanjang 40 Kilometer

13 Oktober 2026 - 17:30 WITA

n33

Disdikbud Kukar Usulkan Beasiswa PAUD hingga SMP pada 2027

13 Oktober 2026 - 17:00 WITA

n32

Bupati Aulia Apresiasi TMMD Ke-130, Dorong Pemerataan Pembangunan Hingga Pelosok Kukar

13 Oktober 2026 - 16:30 WITA

n31

Kualitas Udara Memburuk, Pemkot Balikpapan Terapkan PJJ Selama Tiga Hari

13 Oktober 2026 - 16:00 WITA

n30

Kabut Asap Memburuk, Disdikbud Balikpapan Batasi Aktivitas Belajar di Luar Kelas

13 Oktober 2026 - 15:30 WITA

n29

Iswandi Dorong Penguatan Ekosistem UMKM Samarinda, Tak Cukup Hanya Pelatihan dan Bantuan

13 Oktober 2026 - 15:00 WITA

n28
Trending di BERITA DAERAH