Menu ✖

Mode Gelap
Hadiri Pelantikan PMII Samarinda, Celni Pita Sari Dorong Sinergi Mahasiswa dan Pemerintah Distanak Kukar Sediakan Klinik Hewan Gratis, Bisa Periksa hingga Operasi DP2KB Kukar Tegaskan Layanan KB Gratis Tersedia di Puskesmas hingga Rumah Sakit Sunggono Buka Sertifikasi dan Munaqosyah Akbar 500 Guru Mengaji se-Kukar Operasi Narkoba Gunung Bugis Diapresiasi, Pemerintah dan DPRD Balikpapan Dorong Penindakan Berkelanjutan

HUKUM / KRIMINAL · 30 Jun 2026 16:00 WITA ·

Dendam Lama Berujung Maut, Penjaga Malam Tewas dalam Duel Berdarah di Pasar Sepinggan


 Seorang penjaga malam berinisial AS (48) meninggal dunia setelah terlibat duel menggunakan senjata tajam dengan F (34), di kawasan Pasar Sepinggan, Balikpapan Selatan, Kamis (25/6/2026) dini hari. Foto: M Hilmansyah. Perbesar

Seorang penjaga malam berinisial AS (48) meninggal dunia setelah terlibat duel menggunakan senjata tajam dengan F (34), di kawasan Pasar Sepinggan, Balikpapan Selatan, Kamis (25/6/2026) dini hari. Foto: M Hilmansyah.

KUMALANEWS.ID, BALIKPAPAN – Perselisihan yang diduga dipicu dendam lama berakhir tragis di kawasan Pasar Sepinggan, Kecamatan Balikpapan Selatan. Seorang penjaga malam berinisial AS (48) tewas setelah terlibat duel menggunakan senjata tajam dengan F (34) pada Kamis (25/6/2026) dini hari.

Peristiwa berdarah tersebut kini masih ditangani jajaran Polsek Balikpapan Selatan. Polisi menduga kedua pria yang sebelumnya sama-sama bekerja sebagai penjaga malam itu terlibat perkelahian dalam kondisi dipengaruhi minuman beralkohol.

Kapolsek Balikpapan Selatan, Kompol Abu Sangit, menjelaskan bahwa insiden bermula ketika F bersama sejumlah rekannya berkumpul di sebuah kios di Pasar Sepinggan sambil mengonsumsi minuman keras.

Di tengah kebersamaan itu, seorang pria berinisial R tiba-tiba melemparkan serbuk ke arah wajah F hingga mengenai beberapa orang lainnya. Aksi tersebut memicu adu mulut yang sempat dilerai oleh rekan-rekan mereka.

“Awalnya terjadi pertengkaran saat mereka sedang berkumpul di kios,” kata Abu Sangit, Senin (29/6/2026).

Namun, pertikaian tidak berhenti sampai di situ. Setelah meninggalkan lokasi, R mendatangi AS dan menceritakan insiden yang baru saja dialaminya. Keduanya kemudian kembali ke kios tempat F berada dengan membawa senjata tajam jenis badik.

Sesampainya di lokasi, R dan AS langsung menyerang F menggunakan badik. F yang juga membawa senjata tajam kemudian melakukan perlawanan hingga terjadi duel yang mengakibatkan kedua belah pihak mengalami luka serius.

Akibat perkelahian tersebut, AS mengalami luka bacok pada bagian kepala dan tangan kanan. Sementara F menderita luka tusuk di bagian perut kiri, bahu kiri, dan tangan akibat serangan yang diterimanya.

Usai kejadian, F meninggalkan lokasi dan mendatangi Polsek Balikpapan Selatan untuk melaporkan insiden tersebut.

Di sisi lain, seorang saksi berinisial AR sempat berupaya melerai perkelahian. Namun, ia mengurungkan niatnya karena seluruh pihak yang terlibat sama-sama membawa senjata tajam.

AR kemudian membawa AS menggunakan sepeda motor ke Puskesmas Sepinggan untuk mendapatkan pertolongan pertama. Karena kondisinya kritis, korban dirujuk ke RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo. Namun, nyawa AS tidak berhasil diselamatkan.

Abu Sangit mengatakan, sekitar pukul 00.15 Wita, petugas piket Polsek Balikpapan Selatan menerima laporan kejadian dan langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan para pihak yang terlibat.

“Petugas langsung menuju lokasi dan mengamankan pelaku, korban, serta para saksi,” ujarnya.

Dari hasil olah TKP, polisi menyita barang bukti berupa satu bilah badik tanpa gagang dan satu pisau lipat yang diduga digunakan dalam duel tersebut.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, polisi menduga perkelahian dipicu persoalan lama yang kembali memanas ketika para pihak berada di bawah pengaruh minuman beralkohol.

“Dugaan sementara, peristiwa ini dipicu dendam lama dan terjadi saat para pihak dalam kondisi mabuk,” ungkap Abu Sangit.

Ia menambahkan, AS dan F sebelumnya sama-sama bekerja sebagai penjaga malam di Pasar Sepinggan. Namun, F diketahui sudah tidak lagi bekerja setelah beberapa kali membuat keributan di lingkungan pasar.

“Pelaku sebelumnya sudah dikeluarkan dari pekerjaannya karena sering membuat keributan,” jelasnya.

Selain itu, polisi juga menerima informasi bahwa F diduga beberapa kali mengintimidasi pedagang dengan meminta sejumlah uang.

Saat ini, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan Polsek Balikpapan Selatan. Sementara F masih menjalani perawatan intensif di RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo akibat luka yang dideritanya selama perkelahian.

 

Pewarta : M Hilmansyah
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 74 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

17 Orang Positif Narkoba Saat Operasi Ketiga di Gunung Bugis, Polda Kaltim Siapkan Rehabilitasi

17 Oktober 2026 - 09:00 WITA

n98

36 Orang Positif Narkoba dalam Operasi Sarang Narkoba di Gunung Bugis Balikpapan

15 Oktober 2026 - 20:00 WITA

n73

Operasi Sarang Narkoba Sasar Tiga THM di Balikpapan, Dua Orang Diduga Positif Narkotika

12 Oktober 2026 - 09:00 WITA

n10

Polda Kaltim Gagalkan Peredaran 12,6 Kilogram Sabu di Samarinda, Tiga Orang Diamankan

12 Oktober 2026 - 08:00 WITA

n8

Polisi Gerebek Kampung Narkoba Gunung Bugis, 48 Orang Positif Narkotika

10 Oktober 2026 - 11:00 WITA

m86

Polda Kaltim Sita 1 Kilogram Sabu di Samarinda, Pengungkapan Berawal dari Pemeriksaan Warga Binaan

9 Oktober 2026 - 12:00 WITA

m62
Trending di HUKUM / KRIMINAL