KUMALANEWS.ID, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan optimistis meraih Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2026 tingkat nasional setelah berhasil masuk lima besar nominasi kabupaten/kota terbaik di Indonesia. Saat ini, Balikpapan tengah menjalani penilaian tahap II yang menjadi salah satu penentu sebelum dewan juri menetapkan pemenang.
Penilaian berlangsung pada Kamis (9/7/2026) dengan menghadirkan tim penilai nasional yang melakukan pendalaman terhadap berbagai aspek pembangunan daerah. Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, memimpin langsung pemaparan didampingi jajaran Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) serta kepala perangkat daerah.
Dalam proses penilaian, tim juri menggali kesesuaian antara dokumen perencanaan, pelaksanaan program, hingga dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Tim penilai ingin memastikan visi dan misi kepala daerah benar-benar diwujudkan melalui program yang dirasakan masyarakat. Alhamdulillah seluruh pertanyaan dapat kami jawab dengan baik,” ujar Bagus.
Ia menjelaskan, penilaian PPD tidak hanya berfokus pada kelengkapan administrasi, tetapi juga mengukur efektivitas kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Sejumlah indikator yang dinilai antara lain pertumbuhan ekonomi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), pelayanan kesehatan, pendidikan, pemerataan kesejahteraan, hingga perhatian terhadap kelompok rentan.
Selain melakukan dialog dengan pemerintah daerah, tim penilai juga meminta masukan dari berbagai pemangku kepentingan, seperti kalangan akademisi, dunia usaha, organisasi masyarakat, asosiasi profesi, pegiat lingkungan, dan DPRD.
“Kami menyampaikan kondisi yang benar-benar terjadi di lapangan. Seluruh pemangku kepentingan juga terlibat dalam proses pembangunan, sehingga dapat memberikan penilaian secara objektif,” katanya.
Bagus menilai kolaborasi antara pemerintah, DPRD, dunia usaha, dan masyarakat menjadi salah satu kekuatan Balikpapan dalam menjaga kesinambungan pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Balikpapan kini bersaing dengan Tangerang, Manado, Pekalongan, dan Kendal dalam perebutan penghargaan bergengsi tersebut. Pemkot berharap seluruh proses penilaian berjalan lancar dan menghasilkan capaian terbaik.
“Penghargaan ini bukan hanya untuk pemerintah, tetapi juga menjadi pengakuan atas kerja sama seluruh masyarakat dalam membangun Balikpapan,” pungkas Bagus.
Pewarta : M Hilmansyah Editor : Fairuzzabady @2026

















