Menu

Mode Gelap
Abdul Rohim: HUT ke-81 RI Harus Jadi Momentum Menghadirkan Keadilan dan Kesejahteraan bagi Rakyat DPRD Samarinda Rampungkan Tiga Raperda, Masa Kerja Pansus I Diperpanjang Demi Matangkan Substansi DPRD Samarinda: Trauma Anak Jangan Jadi Alasan Menghentikan Proses Hukum Kasus Kekerasan Ketua TRC PPA Kaltim Soroti Wacana RUU LGBTQ, Tekankan Perlindungan Anak dan Kepastian Hukum DPRD Samarinda Dorong Kesejahteraan Guru dan Tenaga Kesehatan Ditingkatkan Demi Pelayanan Publik Berkualitas

BERITA DAERAH · 14 Jul 2026 15:00 WITA ·

Disdikbud Samarinda Perkuat Sinergi dengan Kemenag, Pastikan 16 Siswa SPMB Segera Tertampung


 Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdikbud Samarinda, Mohammad Wahiduddin, menjelaskan upaya sinkronisasi dengan Kementerian Agama untuk memperkuat pembinaan pondok pesantren dan meningkatkan mutu pendidikan, Selasa (14/7/2026). Foto: Yana Ashari. Perbesar

Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdikbud Samarinda, Mohammad Wahiduddin, menjelaskan upaya sinkronisasi dengan Kementerian Agama untuk memperkuat pembinaan pondok pesantren dan meningkatkan mutu pendidikan, Selasa (14/7/2026). Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda menegaskan komitmennya memperkuat sinergi dengan Kementerian Agama (Kemenag) dalam pembinaan pendidikan di lingkungan pondok pesantren. Komitmen tersebut disampaikan usai audiensi bersama Komisi IV DPRD Kota Samarinda di Ruang Rapat Gabungan DPRD, Selasa (14/7/2026).

Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdikbud Samarinda, Mohammad Wahiduddin, mengatakan pembahasan saat ini masih difokuskan pada penyamaan persepsi antara Kemenag dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terkait pola pembinaan pesantren. Meski kewenangan pesantren berada di bawah Kemenag, Disdikbud ingin berkolaborasi untuk meningkatkan mutu pendidikan.

“Kami ingin membangun sinergi agar kualitas pendidikan di pesantren terus meningkat,” ujar Wahiduddin.

Menurutnya, banyak pondok pesantren kini juga menyelenggarakan pendidikan formal, seperti jenjang SD dan SMP. Kondisi tersebut dinilai memerlukan koordinasi yang lebih erat agar pembinaan pendidikan berjalan selaras antara pemerintah daerah dan Kementerian Agama.

Selain membahas penguatan pendidikan pesantren, Disdikbud juga menindaklanjuti proses penempatan calon peserta didik yang belum memperoleh sekolah pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Hingga saat ini, masih terdapat 16 calon siswa yang belum terdistribusi ke sekolah negeri.

Wahiduddin memastikan seluruh siswa tersebut akan segera ditempatkan di sekolah yang masih memiliki daya tampung dengan mempertimbangkan lokasi tempat tinggal agar tidak memberatkan peserta didik.

“Kuota sekolah masih tersedia dan kami prioritaskan penempatan yang dekat dengan domisili siswa,” katanya.

Ia mengakui sejumlah sekolah negeri di kawasan pinggiran, seperti Palaran, Bantuas, Sungai Siring, dan Loa Janan, masih memiliki jumlah pendaftar yang relatif rendah. Karena itu, Disdikbud terus melakukan pendataan dan mengimbau para calon peserta didik yang belum mendapatkan sekolah agar segera melapor.

Disdikbud Kota Samarinda optimistis seluruh siswa yang belum tertampung dapat segera memperoleh sekolah sebelum kegiatan belajar mengajar berlangsung penuh, sekaligus memastikan seluruh anak tetap mendapatkan hak atas layanan pendidikan.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Abdul Rohim: HUT ke-81 RI Harus Jadi Momentum Menghadirkan Keadilan dan Kesejahteraan bagi Rakyat

7 Agustus 2026 - 17:00 WITA

e99

DPRD Samarinda Rampungkan Tiga Raperda, Masa Kerja Pansus I Diperpanjang Demi Matangkan Substansi

7 Agustus 2026 - 16:00 WITA

e98

DPRD Samarinda: Trauma Anak Jangan Jadi Alasan Menghentikan Proses Hukum Kasus Kekerasan

7 Agustus 2026 - 15:00 WITA

e97

Ketua TRC PPA Kaltim Soroti Wacana RUU LGBTQ, Tekankan Perlindungan Anak dan Kepastian Hukum

7 Agustus 2026 - 14:00 WITA

e96

DPRD Samarinda Dorong Kesejahteraan Guru dan Tenaga Kesehatan Ditingkatkan Demi Pelayanan Publik Berkualitas

7 Agustus 2026 - 13:00 WITA

e95

DPRD Samarinda Dorong Pesantren Layak Anak, Minta Sistem Pencegahan Kekerasan Seksual Diperkuat

7 Agustus 2026 - 12:00 WITA

e94
Trending di BERITA DAERAH