KUMALANEWS.ID, BALIKPAPAN – Kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Sepinggan, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan, Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 06.40 Wita. Peristiwa yang terjadi saat aktivitas pasar mulai berlangsung itu menghanguskan sejumlah lapak pedagang serta memicu kepanikan warga dan para pedagang yang berupaya menyelamatkan barang dagangan mereka.
Kobaran api dengan cepat membesar dan menghasilkan kepulan asap hitam pekat yang membumbung tinggi. Asap bahkan terlihat dari berbagai penjuru kawasan Sepinggan sehingga menarik perhatian warga yang berdatangan ke lokasi untuk menyaksikan peristiwa tersebut.
Berdasarkan keterangan saksi mata, api diduga pertama kali muncul dari salah satu lapak penjual makanan yang berada di sisi bangunan pasar. Saat kejadian, aktivitas memasak diduga sedang berlangsung.
“Ada yang jual makanan di situ. Kayaknya pas lagi masak,” ujar Sumiati, salah seorang warga yang menyaksikan awal kebakaran.
Belum diketahui secara pasti penyebab munculnya api. Namun, kobaran dengan cepat merambat ke lapak-lapak lain karena sebagian besar bangunan pasar dan barang dagangan terbuat dari material yang mudah terbakar.
Tak lama setelah menerima laporan, sejumlah unit pemadam kebakaran dari berbagai pos di Kota Balikpapan bersama unsur relawan langsung dikerahkan ke lokasi. Petugas berjibaku memadamkan api sekaligus melakukan upaya penyekatan agar kobaran tidak merembet ke bangunan lain yang berada di sekitar pasar.
Proses pemadaman sempat mengalami kendala akibat padatnya kendaraan warga di sekitar lokasi serta akses menuju titik api yang terbatas. Selain itu, jarak antarlapak yang berdekatan membuat api lebih mudah menjalar sehingga petugas harus bekerja ekstra untuk mengendalikan kobaran.
Meski demikian, petugas terus melakukan penyemprotan dari berbagai sisi hingga api berangsur dapat dikendalikan. Sementara itu, aparat kepolisian turut melakukan pengamanan di lokasi guna mengatur arus lalu lintas dan menjaga area sekitar kebakaran tetap steril selama proses pemadaman berlangsung.
Hingga berita ini ditulis, proses pemadaman dan pendinginan masih berlangsung. Belum ada keterangan resmi mengenai jumlah lapak yang terbakar maupun total kerugian material akibat insiden tersebut.
Selain itu, belum dilaporkan adanya korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Para pedagang terlihat masih berupaya mengevakuasi barang-barang yang berhasil diselamatkan dari lokasi kebakaran.
Sementara itu, pihak kepolisian bersama instansi terkait masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Olah tempat kejadian perkara (TKP) akan dilakukan setelah api dipastikan padam sepenuhnya dan lokasi dinyatakan aman.
Pemerintah bersama aparat terkait juga akan melakukan pendataan terhadap lapak-lapak yang terdampak sebagai dasar penanganan lanjutan. Hingga saat ini, perkembangan mengenai jumlah bangunan yang terbakar, besaran kerugian, serta penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil pendataan dan keterangan resmi dari pihak berwenang.
Pewarta : M Hilmansyah Editor : Fairuzzabady @2026

















