KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memprioritaskan peningkatan prasarana pertanian pada 2026, terutama pembangunan dan penyempurnaan jaringan irigasi serta jalan usaha tani. Langkah ini dilakukan untuk mendukung kelancaran aktivitas produksi petani sekaligus menjaga produktivitas pertanian di tengah keterbatasan fiskal daerah.
Kepala Distanak Kukar, Mohammad Rifani, mengatakan peningkatan infrastruktur pertanian menjadi salah satu fokus program yang dilaksanakan sepanjang tahun ini. Untuk memenuhi kebutuhan prasarana tersebut, pemerintah daerah juga memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat melalui sejumlah program yang mendukung pengembangan sektor pertanian.
“Pada 2026, kami fokus meningkatkan prasarana pertanian, terutama jaringan irigasi dan jalan usaha tani,” ujar Rifani, Rabu (14/10/2026).
Menurutnya, keberadaan jalan usaha tani sangat penting untuk menunjang mobilitas petani, terutama dalam mengakses lahan serta mengangkut hasil produksi. Peningkatan infrastruktur tersebut juga dilaksanakan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan kawasan pertanian.
Selain akses jalan, Distanak Kukar terus mendorong peningkatan jaringan irigasi untuk memastikan ketersediaan air bagi lahan pertanian. Salah satu upaya yang dilakukan adalah pembangunan jaringan irigasi perpipaan, yang diharapkan dapat membantu penyaluran air ke area budidaya sesuai kebutuhan petani.
Rifani menjelaskan, pembangunan jaringan irigasi tersebut turut didukung bantuan pompa air dari Kementerian Pertanian. Pemkab Kukar juga berkolaborasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum melalui program yang disebut SIPURI untuk mendukung penyempurnaan jaringan irigasi di tingkat petani.
“Meski fiskal daerah terbatas, program irigasi tetap kami upayakan melalui kerja sama dengan pemerintah pusat,” jelasnya.
Ia menambahkan, dukungan pemerintah pusat juga mencakup program irigasi perpipaan dan irigasi perpompaan dari Kementerian Pertanian. Berbagai program tersebut diharapkan dapat membantu mengatasi kendala pengairan, khususnya pada lahan yang membutuhkan dukungan sarana tambahan untuk memenuhi kebutuhan air tanaman.
Melalui peningkatan jaringan irigasi dan akses jalan, Distanak Kukar berharap aktivitas budidaya dapat berjalan lebih optimal. Infrastruktur yang memadai juga diharapkan mempermudah petani mengelola lahan, meningkatkan efisiensi kegiatan produksi, serta mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian.
Kembangkan Peternakan Ayam Petelur Skala Rumah Tangga
Tidak hanya sektor pertanian, Distanak Kukar juga menyiapkan program pengembangan peternakan ayam petelur skala rumah tangga. Program ini dirancang untuk membantu masyarakat mengembangkan usaha peternakan melalui dukungan sarana pemeliharaan dan kebutuhan awal produksi.
Rifani menyebutkan, bantuan yang disiapkan mencakup pembangunan kandang, penyediaan ayam petelur, hingga pakan untuk mendukung pemeliharaan sampai masa panen pertama. Saat ini, program tersebut masih dalam proses pengadaan sebelum nantinya diserahkan kepada masyarakat penerima manfaat.
Program ini diharapkan dapat membuka peluang usaha produktif bagi rumah tangga sekaligus memperkuat kegiatan ekonomi masyarakat melalui sektor peternakan. Namun, pelaksanaannya tetap menunggu penyelesaian tahapan pengadaan dan penyaluran bantuan sesuai ketentuan.
Benih Padi Mengandalkan Bantuan Pemerintah Pusat
Sementara itu, pemenuhan kebutuhan benih padi di Kukar masih mengandalkan bantuan dari pemerintah pusat. Rifani mengatakan, penyediaan sarana produksi pertanian, khususnya benih, memiliki ketentuan regulasi yang harus dipatuhi pemerintah daerah.
“Untuk benih padi, kami masih mengandalkan bantuan pemerintah pusat karena pengadaannya memiliki ketentuan tersendiri,” ungkapnya.
Adapun penyaluran pupuk bersubsidi dilakukan melalui mekanisme Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK). Melalui mekanisme tersebut, kebutuhan pupuk diajukan berdasarkan usulan kelompok tani untuk kemudian diproses sesuai ketentuan yang berlaku.
Rifani menegaskan, keterbatasan anggaran tidak menghentikan upaya pemerintah daerah dalam mendukung sektor pertanian dan peternakan. Distanak Kukar akan terus mengoptimalkan program yang tersedia serta memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat agar kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi secara bertahap.
Dengan fokus pada peningkatan infrastruktur pertanian, penguatan akses air, serta pengembangan peternakan ayam petelur skala rumah tangga, Distanak Kukar berharap produktivitas pertanian dan peternakan tetap terjaga. Upaya tersebut sekaligus diarahkan untuk memperkuat usaha masyarakat dan mendukung keberlanjutan sektor pertanian di Kabupaten Kutai Kartanegara.
ADV Diskominfo Kutai Kartanegara Pewarta : Indirwan Editor : Rudy M @2026

















