Menu

Mode Gelap
IKN Youth Forum Dorong Generasi Muda Lawan Hoaks dan Kawal Masa Depan Nusantara May Day 2026 di Kukar, Momentum Perkuat Sinergi dan Kepedulian bagi Pekerja May Day 2026, Perempuan Mahardhika Samarinda Soroti Ketidakadilan Buruh Perempuan Nelayan Muara Badak Ditemukan Meninggal Dunia Usai Terseret Arus Investasi Rp1,2 Triliun Masuk IKN, Dua Investor Pelopor Teken PKS

BERITA DAERAH · 31 Mei 2025 13:15 WITA ·

Pertanian Sawah Bukit Biru Bergerak ke Semi Modern Lewat RAPAK KUKAR


 Proses panen menggunakan mesin panen otomatis di Kelurahan Bukit Biru. (Akmal/Fairuz/Kumalanews.id) Perbesar

Proses panen menggunakan mesin panen otomatis di Kelurahan Bukit Biru. (Akmal/Fairuz/Kumalanews.id)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Pertanian sawah di Kelurahan Bukit Biru, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), kini bergerak ke arah sistem yang lebih modern.

Langkah ini tak lepas dari dukungan program Ruang Produksi Pada Kawasan Padi Sawah Kabupaten Kutai Kartanegara (RAPAK KUKAR) yang menempatkan Bukit Biru sebagai salah satu dari lima kawasan prioritas pengembangan pertanian padi di Kukar.

Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Bukit Biru yang dipimpin Suwarman menjadi ujung tombak penerapan pertanian sawah semi modern di kawasan ini.

Suwarman mengungkapkan, berbagai bantuan dari Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar menjadi kunci peningkatan produktivitas para petani di tengah tantangan pembangunan yang makin pesat.

“Alhamdulillah sekarang kami sudah mulai terbantu. Kalau dulu semua serba manual, sekarang kami punya hand traktor, pompa air, mesin panen, bahkan drone pertanian untuk membantu pemetaan sawah dan penyemprotan pupuk,” kata Suwarman saat ditemui

Sebagai zona prioritas RAPAK KUKAR, Bukit Biru juga mendapat dukungan pembangunan infrastruktur pendukung seperti embung, saluran irigasi, dan jalan usaha tani.

Dengan dukungan ini, jadwal tanam padi diharapkan tetap terjaga meskipun kondisi cuaca sering berubah-ubah.

“Kalau irigasi dan embung selesai dibangun, Insyaallah panen bisa tetap dua kali setahun dengan hasil yang lebih baik,” ujar Suwarman.

Meski perlahan beralih ke peralatan modern, Suwarman menegaskan bahwa semangat gotong royong masih menjadi nafas utama para petani Bukit Biru.

Tradisi kerja bakti tetap digelar bersama-sama setiap awal musim tanam menjadi simbol kebersamaan diantara para petani.

“Teknologi membantu meringankan pekerjaan, tapi nilai kebersamaan itu yang kami jaga,” jelas Suwarman.

Selain memenuhi kebutuhan warga sekitar, hasil panen Bukit Biru juga dipasarkan ke Tenggarong dan sekitarnya. Beras lokalnya dikenal pulen dan harum sehingga memiliki pembeli tetap.

“Kami memang bukan sentra padi terbesar di Kukar, tapi beras Bukit Biru punya rasa khas yang banyak dicari,” ungkap Suwarman.

Meski demikian, regenerasi petani tetap menjadi tantangan yang belum mudah dipecahkan. Anak-anak muda kini mulai enggan turun ke sawah.

Karena itu, Gapoktan berupaya menarik minat generasi muda dengan memperkenalkan teknologi pertanian modern.

“Kalau ada drone, mesin tanam, pupuk organik, anak-anak muda bisa belajar dan tertarik kembali ke sawah,” terang Suwarman.

Bagi Suwarman, sawah Bukit Biru bukan sekadar lahan produksi, tetapi juga warisan yang harus dijaga.

 

Pewarta : Akmal Hafidz Krisnowo
Editor  : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

May Day 2026 di Kukar, Momentum Perkuat Sinergi dan Kepedulian bagi Pekerja

1 Mei 2026 - 14:00 WITA

day3

May Day 2026, Perempuan Mahardhika Samarinda Soroti Ketidakadilan Buruh Perempuan

1 Mei 2026 - 13:00 WITA

day1

Nelayan Muara Badak Ditemukan Meninggal Dunia Usai Terseret Arus

1 Mei 2026 - 12:00 WITA

tenggelam3

Disdik Kukar Tunggu Advice Kejaksaan, Insentif Guru Non-ASN Ditarget Segera Cair

30 April 2026 - 21:00 WITA

honorer3

DPRD Kukar Bahas Insentif Guru Honorer dan Layanan Kesehatan, Pembayaran Ditarget Pekan Depan

30 April 2026 - 20:00 WITA

honorer1

Nelayan Muara Badak Hilang Terseret Arus, Basarnas Kerahkan Tim Gabungan

30 April 2026 - 19:00 WITA

tenggelam01
Trending di BERITA DAERAH