Menu

Mode Gelap
Celni Pita Sari Ajak Generasi Muda Jadi Garda Terdepan Pelestarian Budaya Dayak Kenyah Festival Budaya Dayak Kenyah Pampang 2026 Meriah, Disporapar Dorong Pelestarian Budaya dan Penguatan Ekonomi Warga Festival Budaya Dayak Kenyah Jadi Sarana Pelestarian Tradisi dan Penggerak Ekonomi Masyarakat Pampang Viktor Yuan Dorong Perda Desa Budaya Pampang, Perkuat Pelestarian Budaya dan Pengembangan Pariwisata Helmi Abdullah Dorong Pampang Jadi Destinasi Budaya Berkelanjutan dan Penggerak Ekonomi Masyarakat Adat

BERITA DAERAH · 15 Okt 2025 19:15 WITA ·

Tim SAR Terus Lakukan Pencarian Pemancing yang Diterkam Buaya di Sungai Kariangau Balikpapan


 Tim SAR Gabungan saat melakukan pencarian terhadap seorang pemancing yang diduga diterkam buaya di Sungai Kariangau, Kelurahan Solok Tengah, Balikpapan Barat, Rabu (15/10/2025). Perbesar

Tim SAR Gabungan saat melakukan pencarian terhadap seorang pemancing yang diduga diterkam buaya di Sungai Kariangau, Kelurahan Solok Tengah, Balikpapan Barat, Rabu (15/10/2025).

KUMALANEWS.ID, BALIKPAPAN – Operasi pencarian terhadap seorang pemancing yang diterkam buaya di Sungai Kariangau, Kelurahan Solok Tengah, Balikpapan Barat, Kalimantan Timur, masih terus dilakukan oleh Tim SAR Gabungan, Rabu (15/10/2025)

Korban diketahui bernama Pardi Wijaya (31), warga Jl. Pattimura Gang Arban, Batu Ampar, Balikpapan Utara. Hingga hari pertama pelaksanaan operasi SAR, korban masih dalam pencarian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan melalui Dansru Nur Ngalim menjelaskan, tim berangkat menuju lokasi kejadian pada Pukul 07.45 WITA menggunakan Rescue Car Hilux Basarnas, menempuh jarak sekitar 35 kilometer dari Kantor SAR Balikpapan.

“Tim melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian menggunakan Rubber Boat Basarnas, perahu nelayan, serta speed boat milik warga. Namun pencarian masih belum membuahkan hasil,” ujar Nur Ngalim, Dansru Kantor SAR Balikpapan.

Operasi turut melibatkan unsur TNI, Polri, BPBD, Damkar, Relawan Gabungan Balikpapan dan masyarakat sekitar. Pencarian terkendala karena adanya ancaman hewan buas (buaya) di area sungai.

Rencananya, operasi pencarian akan dilanjutkan pada H.2, Rabu (16/10/2025) mulai pukul 07.30 WITA, dengan fokus memperluas area penyisiran di sekitar lokasi terakhir korban terlihat.

 

Sumber: Basarnas Kaltim
@2025
Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Celni Pita Sari Ajak Generasi Muda Jadi Garda Terdepan Pelestarian Budaya Dayak Kenyah

25 Juni 2026 - 18:00 WITA

a98a

Festival Budaya Dayak Kenyah Pampang 2026 Meriah, Disporapar Dorong Pelestarian Budaya dan Penguatan Ekonomi Warga

25 Juni 2026 - 17:00 WITA

a97

Festival Budaya Dayak Kenyah Jadi Sarana Pelestarian Tradisi dan Penggerak Ekonomi Masyarakat Pampang

25 Juni 2026 - 16:00 WITA

a96

Viktor Yuan Dorong Perda Desa Budaya Pampang, Perkuat Pelestarian Budaya dan Pengembangan Pariwisata

25 Juni 2026 - 15:00 WITA

a95

Helmi Abdullah Dorong Pampang Jadi Destinasi Budaya Berkelanjutan dan Penggerak Ekonomi Masyarakat Adat

25 Juni 2026 - 14:00 WITA

a94

HUT ke-53 Desa Budaya Pampang, Andi Harun Ajak Generasi Muda Jaga Warisan Budaya dan Kelestarian Alam

25 Juni 2026 - 13:00 WITA

a93
Trending di BERITA DAERAH