Menu

Mode Gelap
Dari Dunia Usaha ke Parlemen: Jejak Panjang Viktor Yuan Mengawal Aspirasi Warga Samarinda Pemkab Kukar Luncurkan RT-KU Terbaik, Aplikasi Kerja hingga Layanan Pengaduan Digital Pemkot Balikpapan Rampungkan Perbaikan IPAL Sekolah, Dukung Kelancaran Program Makan Bergizi Gratis UMKM Dorong Lonjakan NIB di Balikpapan, Legalitas Usaha Makin Diminati Pelaku Usaha Pemkot Balikpapan Gembleng Generasi Muda Lewat Pelatihan Bela Negara, Siapkan Agen Perubahan di Era Digital

BERITA DAERAH · 25 Okt 2025 13:15 WITA ·

Tim Rescue Pos SAR Samarinda bersama Potensi SAR Temukan Korban Tenggelam di Sungai Karang Mumus, Operasi SAR Resmi Ditutup


 Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi seorang remaja yang tenggelam di Sungai Karang Mumus, Kota Samarinda. Perbesar

Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi seorang remaja yang tenggelam di Sungai Karang Mumus, Kota Samarinda.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Balikpapan melalui Pos SAR Samarinda bersama unsur Tim SAR Gabungan telah menyelesaikan Operasi Pencarian dan Pertolongan terhadap seorang korban tenggelam di Sungai Karang Mumus, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda, pada Sabtu (25/10/2025).

Korban diketahui bernama Muhammad Fajar (18 tahun), ditemukan pada Sabtu (25/10) sekitar pukul 10.20 WITA dalam kondisi meninggal dunia pada koordinat 0°28’11″S – 117°09’46″E, atau berjarak sekitar 0,62 kilometer ke arah hilir dari lokasi kejadian awal (LKP). Selanjutnya, korban dievakuasi menuju RSUD A.W. Sjahranie Samarinda untuk proses lebih lanjut.

Koordinator Pos SAR Samarinda, Mardi Sianturi, menjelaskan bahwa sejak pagi hari tim telah melaksanakan briefing pukul 07.00 WITA sebelum memulai pencarian hari ketiga (H+3) dengan melakukan penyisiran sejauh 3 kilometer ke arah hilir sungai.

“Tim SAR gabungan berupaya maksimal sejak laporan diterima hingga akhirnya korban berhasil ditemukan dalam radius pencarian yang telah direncanakan. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi diusulkan untuk ditutup dan dilanjutkan dengan kesiapsiagaan rutin,” ujar Mardi Sianturi. Operasi ini melibatkan sejumlah unsur dari Tim Rescue Pos SAR Samarinda, Satpolairud Polresta Samarinda, Koramil Kota Samarinda, Polsek KP3 Pelabuhan Samarinda, BPBD Kota Samarinda, Disdamkar Kota Samarinda, serta relawan dan pihak keluarga korban.

Dalam pelaksanaannya, tim menggunakan berbagai alat pendukung SAR, di antaranya Rescue Car, Rubber Boat Basarnas dan BPBD, peralatan selam, peralatan SAR air, peralatan komunikasi, serta peralatan medis. Meski pencarian sempat terkendala oleh arus sungai yang deras, upaya terpadu seluruh unsur SAR di lapangan membuahkan hasil dengan ditemukannya korban.

Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup, seluruh unsur yang terlibat kembali ke satuan masing-masing dengan tetap menjaga kesiapsiagaan.

 

Sumber: Basarnas Kaltim
@2025
Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Dari Dunia Usaha ke Parlemen: Jejak Panjang Viktor Yuan Mengawal Aspirasi Warga Samarinda

23 Juni 2026 - 21:00 WITA

a73

Pemkab Kukar Luncurkan RT-KU Terbaik, Aplikasi Kerja hingga Layanan Pengaduan Digital

23 Juni 2026 - 20:00 WITA

a70

Pemkot Balikpapan Rampungkan Perbaikan IPAL Sekolah, Dukung Kelancaran Program Makan Bergizi Gratis

23 Juni 2026 - 19:00 WITA

a69

UMKM Dorong Lonjakan NIB di Balikpapan, Legalitas Usaha Makin Diminati Pelaku Usaha

23 Juni 2026 - 18:00 WITA

a68

Pemkot Balikpapan Gembleng Generasi Muda Lewat Pelatihan Bela Negara, Siapkan Agen Perubahan di Era Digital

23 Juni 2026 - 17:00 WITA

a67

Viktor Yuan Dorong Pembinaan Pengusaha Lokal Dan Target Retribusi Berbasis Data

23 Juni 2026 - 15:00 WITA

a62
Trending di BERITA DAERAH