Menu

Mode Gelap
Disinggung Maju Pilwali Samarinda, Helmi Abdullah: Saat Ini Saya Fokus Bekerja untuk Masyarakat SMPN 4 Samarinda Tegaskan SPMB 2026 Sesuai Juknis, Kuota Afirmasi Tak Terpenuhi karena Aturan Desil Nostalgia di Gedung DPRD, Alumni UWG Perkuat Silaturahmi dan Dukung Pembangunan Samarinda Trisakti Bung Karno Dinilai Tetap Relevan, PDI Perjuangan Dorong APBD Samarinda Lebih Berpihak kepada Rakyat Trisakti Bung Karno Harus Tercermin dalam APBD, Iswandi: Rakyat Harus Jadi Subjek Pembangunan

BERITA DAERAH · 15 Nov 2025 15:15 WITA ·

Sekda Kukar: Hotline Khusus Disiapkan untuk Perkuat Pengawasan Program Dana RT


 Sekretaris Daerah Kutai Kartanegara, Sunggono, memberikan keterangan kepada awak media mengenai rencana Pemerintah Kabupaten Kukar yang menyiapkan hotline khusus untuk pengawasan program dana RT. (Dok. Indirwan) Perbesar

Sekretaris Daerah Kutai Kartanegara, Sunggono, memberikan keterangan kepada awak media mengenai rencana Pemerintah Kabupaten Kukar yang menyiapkan hotline khusus untuk pengawasan program dana RT. (Dok. Indirwan)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA — Untuk memastikan pengelolaan program dana RT berjalan transparan dan tepat sasaran, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) segera membuka hotline pengaduan khusus yang dapat diakses langsung oleh masyarakat. Langkah ini disampaikan Sekda Kukar, Sunggono, sebagai bagian dari upaya memperkuat evaluasi dan pengawasan menjelang peningkatan dana RT menjadi Rp150 juta per tahun.

Sunggono mengatakan bahwa pemerintah selama ini menerima banyak laporan terkait pelaksanaan program bantuan RT sebelumnya. Karena itu, mekanisme pengaduan yang lebih terbuka dan mudah diakses menjadi kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kualitas program.

“Hotline ini kami siapkan agar masyarakat bisa langsung melapor jika menemukan program yang tidak tepat sasaran. Ini instrumen penting untuk evaluasi kami,” ujarnya, Sabtu (15/11/2025).

Ia menjelaskan bahwa semua laporan masyarakat akan diklasifikasikan serta ditindaklanjuti oleh tim khusus. Evaluasi ini menjadi dasar perbaikan agar pelaksanaan dana RT ke depan lebih akuntabel dan efektif.

Sunggono menuturkan bahwa peningkatan anggaran hingga Rp150 juta per RT akan memberikan ruang yang lebih besar bagi pembangunan lingkungan. Namun, ia menekankan bahwa pengawasan masyarakat akan menjadi kunci agar dana tersebut benar-benar menyentuh kebutuhan di tingkat RT.

“Kami ingin dana ini benar-benar sampai ke ujung tombak pembangunan, yaitu lingkungan RT. Karena itu pengawasannya tidak bisa hanya dari pemerintah, harus melibatkan warga,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa program sebelumnya masih memiliki kelemahan, termasuk kebocoran dan ketidaktepatan penggunaan. Oleh sebab itu, keberadaan hotline akan membantu mempercepat proses identifikasi masalah di lapangan.

Evaluasi program disebutkan akan terus dilakukan setiap tahun mengingat program dana RT masih terbilang baru. Pemerintah juga tengah menyesuaikan regulasi agar selaras dengan rencana peningkatan anggaran.

“Karena program ini masih baru, tentu butuh perbaikan setiap tahun. Yang terpenting dampaknya harus signifikan bagi pembangunan RT se-Kukar,” kata Sunggono.

 

ADV Bagian Prokompim Kukar
Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Disinggung Maju Pilwali Samarinda, Helmi Abdullah: Saat Ini Saya Fokus Bekerja untuk Masyarakat

22 Juni 2026 - 15:30 WITA

a55

SMPN 4 Samarinda Tegaskan SPMB 2026 Sesuai Juknis, Kuota Afirmasi Tak Terpenuhi karena Aturan Desil

22 Juni 2026 - 14:30 WITA

a54

Nostalgia di Gedung DPRD, Alumni UWG Perkuat Silaturahmi dan Dukung Pembangunan Samarinda

22 Juni 2026 - 13:30 WITA

a53

Trisakti Bung Karno Dinilai Tetap Relevan, PDI Perjuangan Dorong APBD Samarinda Lebih Berpihak kepada Rakyat

21 Juni 2026 - 21:30 WITA

PDIPSMD

Trisakti Bung Karno Harus Tercermin dalam APBD, Iswandi: Rakyat Harus Jadi Subjek Pembangunan

21 Juni 2026 - 20:30 WITA

a51

Pengamat Unmul: Pembangunan Samarinda Harus Berpihak pada Manusia, Bukan Sekadar Infrastruktur

21 Juni 2026 - 19:30 WITA

a50
Trending di BERITA DAERAH