Menu

Mode Gelap
Gotong Royong Jadi Kunci Jaga Kebersihan, Palaran Bersihkan Parit Antisipasi Musim Hujan NasDem Samarinda Gandeng Bank Sampah, Gerakkan Warga Peduli Kebersihan dari Palaran Gebermas Dorong Warga Peduli Sampah, Bank Sampah Kampung KB Makmur Lestari Jadi Penggerak Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, Sejumlah Rute dari Balikpapan Delay hingga 4 Jam Kodam VI/Mulawarman Gelar Salat Istisqa, Doakan Hujan Turun dan Karhutla Mereda

BERITA DAERAH · 24 Nov 2025 17:00 WITA ·

Pemkab Kukar Prioritaskan Perbaikan Infrastruktur Kelas, Bupati Aulia: “Lingkungan Belajar Harus Nyaman dan Layak”


 Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, memberikan keterangan terkait komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dalam menetapkan perbaikan infrastruktur ruang kelas sebagai salah satu fokus utama sektor pendidikan pada tahun anggaran 2026. (Dok. Indirwan) Perbesar

Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, memberikan keterangan terkait komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dalam menetapkan perbaikan infrastruktur ruang kelas sebagai salah satu fokus utama sektor pendidikan pada tahun anggaran 2026. (Dok. Indirwan)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menetapkan perbaikan infrastruktur ruang kelas sebagai salah satu fokus utama pendidikan pada tahun anggaran 2026. Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, menegaskan bahwa kualitas proses belajar mengajar tidak akan optimal tanpa kondisi fisik sekolah yang memadai.

Aulia mengungkapkan bahwa hasil evaluasi lapangan menemukan masih banyak sekolah dengan ruang kelas yang panas, bocor, tidak terawat, hingga tidak layak untuk menunjang kenyamanan belajar siswa. Ia menilai bahwa persoalan tersebut harus menjadi prioritas utama karena berhubungan langsung dengan mutu pendidikan.

“Tidak boleh ada lagi ruang kelas yang membuat guru dan siswa kepanasan, kehujanan, atau belajar dalam kondisi tidak nyaman. Lingkungan belajar harus layak,” Kata Aulia, Senin (24/11/2025).

Sebagai langkah konkret, Pemkab Kukar akan menerapkan pendekatan baru melalui pemberian Bantuan Operasional Sekolah (BOS) berbasis kebutuhan mulai 2026. Dengan sistem ini, setiap sekolah dapat mengalokasikan anggaran perbaikan sesuai kondisi paling mendesak, termasuk perawatan ruang kelas, pengecatan, perbaikan plafon, ventilasi, pencahayaan, hingga penggantian fasilitas yang rusak.

“Kebutuhan setiap sekolah berbeda. Kita tidak bisa memberikan anggaran yang sama jika permasalahannya tidak sama,” ujarnya.

Bupati juga menegaskan bahwa mayoritas anggaran sarana prasarana pendidikan akan dialihkan langsung ke sekolah agar penanganannya lebih cepat dan tepat. Ia menilai guru dan pihak sekolah adalah pihak yang paling memahami kerusakan dan kebutuhan ruang belajar di tempat mereka. Namun demikian, ia menekankan pentingnya pengelolaan dana secara musyawarah dan akuntabel.

“Sekolah harus menentukan prioritas perbaikan bersama, bukan hanya keputusan kepala sekolah. Tapi jangan sampai sibuk mengurus anggaran lalu lupa mengajar,” pesannya.

Aulia menambahkan bahwa perbaikan infrastruktur kelas bukan hanya soal kenyamanan, melainkan investasi jangka panjang dalam peningkatan kualitas SDM daerah. Menurutnya, ruang kelas yang sehat dan bersih akan membuat siswa lebih fokus dan guru mengajar lebih optimal.

“Ketika ruang belajar bagus, semangat belajar pasti meningkat. Itu fondasi untuk membangun generasi yang lebih cerdas,” katanya.

Melalui pendekatan baru ini, Pemkab Kukar berharap kesenjangan fasilitas antar sekolah dapat diperkecil dan seluruh siswa baik di perkotaan maupun pedalaman dapat menikmati ruang kelas yang aman, nyaman, dan layak untuk belajar.

 

ADV Bagian Prokompim Kukar
Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gotong Royong Jadi Kunci Jaga Kebersihan, Palaran Bersihkan Parit Antisipasi Musim Hujan

29 Agustus 2026 - 17:00 WITA

h40

NasDem Samarinda Gandeng Bank Sampah, Gerakkan Warga Peduli Kebersihan dari Palaran

29 Agustus 2026 - 16:00 WITA

h39

Gebermas Dorong Warga Peduli Sampah, Bank Sampah Kampung KB Makmur Lestari Jadi Penggerak

29 Agustus 2026 - 15:00 WITA

h38

Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, Sejumlah Rute dari Balikpapan Delay hingga 4 Jam

29 Agustus 2026 - 14:00 WITA

h37

Kodam VI/Mulawarman Gelar Salat Istisqa, Doakan Hujan Turun dan Karhutla Mereda

29 Agustus 2026 - 13:00 WITA

h36

Minat Warga Meningkat, Keterisian Bacitra Balikpapan Tembus 140 Persen

28 Agustus 2026 - 13:00 WITA

h35
Trending di BERITA DAERAH