KUMALANEWS.ID, BALIKPAPAN – Wakil Wali Kota Balikpapan Dr. Ir. H. Bagus Susetyo, MM meninjau progres pembangunan drainase dan pedestrian di depan Kantor Inhutani, Jalan MT Haryono, Balikpapan, Selasa (7/7/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan pekerjaan infrastruktur berjalan sesuai rencana, mengutamakan keselamatan, serta tidak mengganggu aktivitas masyarakat di salah satu ruas jalan tersibuk di Kota Balikpapan.
Dalam kunjungan tersebut, Bagus didampingi Asisten Perekonomian, Pembangunan, dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Balikpapan Andi M. Yusri Ramli, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Adwar Skenda Putra, perwakilan Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum Kota Balikpapan, serta kontraktor pelaksana dan konsultan pengawas.
Berdasarkan penjelasan pelaksana proyek, pekerjaan diawali dengan pembangunan saluran drainase permanen menggunakan material pracetak (precast) sehingga proses konstruksi dapat berlangsung lebih cepat dibandingkan metode pengecoran di lokasi. Hingga awal Juli 2026, progres pekerjaan telah mencapai sekitar 4 persen dan masih berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan.
Bagus mengatakan pembangunan tersebut merupakan bagian dari penataan kawasan Jalan MT Haryono yang bertujuan meningkatkan kapasitas drainase sekaligus menghadirkan fasilitas pedestrian yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
“Kawasan ini akan ditata lebih baik melalui pembangunan drainase permanen dan pedestrian,” ujar Bagus.
Ia menekankan bahwa proyek yang berada di jalur dengan volume kendaraan tinggi harus menerapkan standar keselamatan secara maksimal. Menurutnya, kontraktor wajib memasang pagar pengaman, seng pembatas, rambu-rambu lalu lintas, serta melakukan pengaturan arus kendaraan selama pekerjaan berlangsung agar tidak membahayakan pengguna jalan.
“Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas selama proyek berlangsung,” tegasnya.
Selain itu, Bagus meminta penggunaan alat berat dilakukan secara hati-hati agar tidak merusak badan jalan yang masih digunakan masyarakat. Ia juga meminta Dinas Pekerjaan Umum bersama konsultan pengawas memperketat pengawasan terhadap setiap tahapan pekerjaan.
Menurutnya, kualitas hasil pembangunan harus tetap menjadi perhatian utama meskipun proyek dikejar agar selesai lebih cepat dari target kontrak.
Bagus turut mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan area proyek setiap hari. Seluruh material sisa pekerjaan diminta segera dibersihkan sebelum jam sibuk pagi sehingga tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun menyebabkan jalan menjadi kotor.
“Lokasi proyek harus bersih sebelum masyarakat mulai beraktivitas,” katanya.
Tak hanya itu, Wakil Wali Kota juga mengingatkan seluruh pekerja untuk disiplin menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) seperti helm proyek, sepatu keselamatan, rompi reflektif, dan perlengkapan lainnya selama bekerja.
“Keselamatan pekerja tidak boleh diabaikan. Semua wajib menggunakan APD,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut dijelaskan terdapat dua paket pekerjaan yang dikerjakan secara bersamaan. Paket pertama berupa pembangunan saluran drainase di sisi kiri Jalan MT Haryono dengan nilai kontrak sekitar Rp13 miliar dan panjang pekerjaan kurang lebih 500 meter.
Sementara paket kedua berupa pembangunan pedestrian dengan anggaran sekitar Rp20 miliar yang dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, seperti lampu penerangan jalan, pot tanaman, serta elemen penataan kawasan untuk meningkatkan kenyamanan pejalan kaki dan mempercantik wajah kota.
Bagus berharap seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal, bahkan lebih cepat dari target apabila memungkinkan, tanpa mengurangi kualitas konstruksi maupun aspek keselamatan kerja. Menurutnya, keberhasilan proyek tidak hanya diukur dari ketepatan waktu penyelesaian, tetapi juga dari manfaat jangka panjang yang dirasakan masyarakat melalui infrastruktur yang aman, tertata, dan berkualitas.
Pewarta : M Hilmansyah Editor : Fairuzzabady @2026

















