Menu

Mode Gelap
Ismail Latisi Apresiasi Kebijakan Guru Non-ASN, Dorong Solusi Permanen Atasi Kekurangan Guru di Samarinda HKPR Dukung Raperda Reklame, Harap Perizinan Lebih Mudah dan PAD Samarinda Meningkat Pansus I DPRD Samarinda Tampung Keluhan Pengusaha Reklame, Perizinan dan PBG Jadi Sorotan Sekdes Loa Kulu Kota: Perang Melawan Narkoba Butuh Keterlibatan Seluruh Masyarakat Camat Loa Kulu Dukung Penuh Pemberantasan Narkoba, Ajak Seluruh Desa Perangi Peredaran Barang Haram

BERITA DAERAH · 3 Des 2025 14:15 WITA ·

Kepala Dispora Kukar: Olahraga Tak Hanya Prestasi, Tapi Juga Pelestarian Budaya di Kukar


 Ribuan warga Kecamatan Muara Jawa dan sekitarnya antusias mengikuti kegiatan senam massal. (Dok. Bagus) Perbesar

Ribuan warga Kecamatan Muara Jawa dan sekitarnya antusias mengikuti kegiatan senam massal. (Dok. Bagus)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menekankan pentingnya olahraga sebagai media penguatan identitas budaya dan sosial masyarakat. Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menyebut aktivitas fisik bukan hanya soal prestasi, tetapi juga sarana membangun rasa kebersamaan dan melestarikan nilai-nilai lokal.

“Olahraga dapat menjadi jembatan antara generasi muda dan tradisi lokal. Melalui aktivitas ini, kita bisa menumbuhkan kebersamaan sekaligus melestarikan budaya Kukar,” ujar Aji Ali Husni, Rabu (3/12/2025).

Menurutnya, penguatan identitas budaya melalui olahraga bisa diwujudkan dengan mengintegrasikan nilai-nilai lokal, seperti sportivitas, gotong royong, dan etika bermasyarakat, dalam setiap aktivitas fisik yang dilakukan pemuda.

“Nilai-nilai budaya kita harus hidup dalam setiap aspek kehidupan, termasuk olahraga. Pemuda yang terbiasa menghormati tradisi sekaligus berolahraga akan menjadi generasi yang berkarakter,” jelasnya.

Dispora Kukar juga menekankan pentingnya olahraga sebagai sarana mempererat hubungan sosial antarwarga. Aktivitas bersama ini diyakini mampu memperkuat solidaritas, toleransi, dan rasa memiliki terhadap komunitas serta daerah.

“Olahraga adalah cara efektif membangun interaksi sosial yang positif. Ketika orang bergerak bersama, mereka belajar bekerja sama, menghargai, dan menghormati satu sama lain,” tambah Aji Ali.

Selain itu, Aji Ali Husni menyebut bahwa olahraga tradisional dan lokal bisa dijadikan media edukasi bagi generasi muda. Pemuda yang mengenal dan mempraktikkan olahraga khas daerah akan lebih memahami sejarah, nilai, dan identitas budaya Kukar.

“Melestarikan olahraga tradisional sama artinya dengan menjaga warisan budaya. Pemuda harus tahu dari mana mereka berasal dan nilai-nilai apa yang perlu dipertahankan,” ungkapnya.

Dispora Kukar optimistis, melalui pendekatan ini, olahraga tidak hanya meningkatkan kesehatan dan kemampuan fisik pemuda, tetapi juga memperkuat identitas daerah dan menciptakan masyarakat yang harmonis serta berbudaya.

“Kami berharap pemuda Kukar dapat menjadi agen budaya yang sekaligus aktif berolahraga. Dengan begitu, identitas lokal dan semangat kebersamaan akan terus terjaga,” tegas Aji Ali Husni.

 

ADV Dispora Kukar
Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Ismail Latisi Apresiasi Kebijakan Guru Non-ASN, Dorong Solusi Permanen Atasi Kekurangan Guru di Samarinda

3 Juni 2026 - 19:00 WITA

kota0003

HKPR Dukung Raperda Reklame, Harap Perizinan Lebih Mudah dan PAD Samarinda Meningkat

3 Juni 2026 - 18:00 WITA

kota0002

Pansus I DPRD Samarinda Tampung Keluhan Pengusaha Reklame, Perizinan dan PBG Jadi Sorotan

3 Juni 2026 - 17:00 WITA

kota0001

Sekdes Loa Kulu Kota: Perang Melawan Narkoba Butuh Keterlibatan Seluruh Masyarakat

3 Juni 2026 - 16:00 WITA

loakul05

Camat Loa Kulu Dukung Penuh Pemberantasan Narkoba, Ajak Seluruh Desa Perangi Peredaran Barang Haram

3 Juni 2026 - 15:00 WITA

loakul03

Dishub Samarinda Tegas Tolak Operasional Bajaj, Kendaraan Roda Tiga Masih Dilarang Melintas di Jalan Kota

3 Juni 2026 - 13:00 WITA

dis001
Trending di BERITA DAERAH