Menu

Mode Gelap
Camat Samarinda Ulu Apresiasi Aksi Penghijauan PDI Perjuangan, Dinilai Dukung Ketahanan Pangan dan Iklim Peringati Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Samarinda Tanam Bibit Buah di Folder Air Hitam Perjalanan Pulang Bagus, Eboni, dan Ruby: Enam Tahun Belajar Menjadi Liar, Kini Kembali ke Hutan Kalimantan Dari Rantai ke Rimba, Tiga Orangutan Akhirnya Kembali ke Habitat Alami Setelah Bertahun-tahun Direhabilitasi Dandim 0906/Kukar Ajak Wartawan Perangi Hoaks dan Jaga Persatuan Bangsa

IKN NUSANTARA · 4 Des 2025 13:15 WITA ·

Nusantara Smart City Forum 2025: Kolaborasi Erat Korea – Indonesia Membangun Kota Cerdas


 Nusantara Smart City Forum 2025, kolaborasi antara Otorita IKN dan MOLIT di Multifunction Hall, Kantor Kemenko 3, IKN (03/12/2025). Perbesar

Nusantara Smart City Forum 2025, kolaborasi antara Otorita IKN dan MOLIT di Multifunction Hall, Kantor Kemenko 3, IKN (03/12/2025).

KUMALANEWS.ID, NUSANTARA – Pemanfaatan teknologi kota cerdas (smart city) menjadi kunci dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi baru di Ibu Kota Nusantara. Semangat itulah yang menjadi dasar penyelenggaraan Nusantara Smart City Forum (NSCF) 2025, kolaborasi antara Otorita Ibu Kota

Nusantara (IKN) bersama Ministry of Land, Infrastructure and Transport (MOLIT) Korea Selatan, yang berlangsung di Multifunction Hall, Kantor Kemenko 3, IKN, Rabu (03/12/2025).

Forum ini menghadirkan para pakar dari Indonesia dan Korea Selatan untuk membahas pengembangan pusat kolaborasi smart city, protokol smart building, serta dampaknya terhadap pembangunan ekonomi. Melalui forum ini, kedua institusi menegaskan komitmen mereka terhadap pengembangan teknologi dan kebijakan kota cerdas yang dapat diimplementasikan langsung di lingkungan IKN.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan bahwa pembangunan IKN menempatkan inovasi sebagai inti pertumbuhan.

“Kami membayangkan Smart City Cooperation Center (SCCC) sebagai ‘living lab’ yang memungkinkan pengembangan bersama, sebuah ruang di mana kebijakan, teknologi, dan solusi inovatif dapat diuji langsung di lingkungan perkotaan yang nyata. Kami juga mengharapkan Gedung SCCC ini menjadi tempat bertemunya praktisi, akademia, mahasiswa dan siswa untuk menumbuhkan future skills yang meningkatkan daya saing di masa depan. Di sinilah investasi bertemu dengan inovasi, menghasilkan terobosan praktis yang meningkatkan layanan publik.” ujar Basuki.

Kepala Tim dari MOLIT Korea Selatan, Jo Eun Hye, mengapresiasi kemajuan kerja sama kedua negara dalam pembangunan smart city. Ia menyampaikan bahwa pendirian dan operasional SCCC yang dilaksanakan hari ini merupakan pencapaian penting yang berdiri di atas pondasi kolaborasi kuat antara Indonesia dan Korea Selatan.

Jo Eun Hye menjelaskan bahwa kerja sama tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur dasar, tetapi juga pengembangan berbagai teknologi kota cerdas yang efektif dan dapat menjawab kebutuhan kota modern.

“Saya mendengar bahwa kata ‘Nusantara’ bermakna gugusan banyak pulau. Makna itu sangat indah, menggambarkan keberagaman yang terhubung. Dengan semangat tersebut, kami percaya Nusantara akan menjadi pusat inovasi yang menyatukan berbagai teknologi, gagasan, dan peluang yang tersebar dari banyak pihak, lalu berkembang menjadi ekosistem kota cerdas yang kuat dan berkelanjutan,” ujar Jo Eun Hye.

Sesi presentasi NSCF 2025 mencakup status proyek SCCC yang dipresentasikan bersama oleh CJ OliveNetworks dan Teknik Sipil dan Teknologi Bangunan (KICT), proses pengembangan rencana induk, draf awal protokol bangunan pintar yang dikembangkan bersama oleh kedua organisasi, serta arah teknis dan kemajuan pengembangan SCCC.

Sesi diskusi mengenai Smart Cities and Economic Development turut menghadirkan pakar dari Indonesia yang memaparkan kontribusi smart city terhadap pertumbuhan ekonomi, pertahanan, hingga peningkatan keselamatan lalu lintas melalui pemanfaatan teknologi simulasi cerdas.

Penyelenggaraan forum ini menegaskan kembali peran Nusantara sebagai laboratorium perkotaan masa depan, tempat pengembangan kebijakan dan teknologi dilakukan secara kolaboratif untuk mendorong transformasi ekonomi Indonesia menuju era digital. Kolaborasi Indonesia dan Korea dalam pengembangan smart city diharapkan dapat mempercepat realisasi target Nusantara sebagai kota hijau, cerdas, dan layak huni yang menjadi model bagi kota-kota masa depan.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2025
Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Plaza Seremoni IKN Raih Penghargaan Internasional, Bukti Nusantara Kian Diakui sebagai Kota Masa Depan

26 Juni 2026 - 14:00 WITA

a113

SMA Taruna Nusantara IKN Siap Beroperasi, Ratusan Siswa Segera Tempati Kampus Baru di Nusantara

24 Juni 2026 - 09:00 WITA

a76

Pembangunan IKN Berbasis HAM, Otorita dan Kementerian HAM Satukan Langkah

23 Juni 2026 - 16:00 WITA

a65

Merangkai Identitas Nusantara Lewat Motif Batik, Otorita IKN dan Bank Indonesia Dorong Kreativitas Pengrajin Wastra Lokal

21 Juni 2026 - 10:00 WITA

a46

Otorita IKN Tanam 1.000 Pohon di Bekas Tambang Ilegal, Pulihkan Hutan Tahura Bukit Soeharto

18 Juni 2026 - 18:30 WITA

a10

IKN dan Korea Selatan Bangun Smart City Cooperation Center Senilai Rp115 Miliar

18 Juni 2026 - 17:30 WITA

a6
Trending di IKN NUSANTARA