Menu ✖

Mode Gelap
Operasi Narkoba Gunung Bugis Diapresiasi, Pemerintah dan DPRD Balikpapan Dorong Penindakan Berkelanjutan 17 Orang Positif Narkoba Saat Operasi Ketiga di Gunung Bugis, Polda Kaltim Siapkan Rehabilitasi Helmi Abdullah Ajak Masyarakat Perbanyak Shalawat dan Istigfar di Kaltim Bershalawat XIV Kompensasi Lahan Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Baru Dibayar 40 Persen, DPRD Samarinda Minta Kejelasan Akses Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Belum Tercatat sebagai Aset Daerah, BPKAD Samarinda Telusuri Dokumen Perencanaan

IKN NUSANTARA · 25 Jan 2026 13:00 WITA ·

Mubes VII di IKN, Persekutuan Dayak Kaltim Perkuat Peran SDM Lokal dalam Pembangunan Nusantara


 Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-VII Persekutuan Dayak Kalimantan Timur (PDKT) di Multifunction Hall Kantor Bersama 3, KIPP Nusantara, Sabtu (24/1/2026). Dok. Humas Otorita Ibu Kota Nusantara. Perbesar

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-VII Persekutuan Dayak Kalimantan Timur (PDKT) di Multifunction Hall Kantor Bersama 3, KIPP Nusantara, Sabtu (24/1/2026). Dok. Humas Otorita Ibu Kota Nusantara.

KUMALANEWS.ID, NUSANTARA — Peran masyarakat adat dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus diperkuat. Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, secara langsung menghadiri sekaligus membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-VII Persekutuan Dayak Kalimantan Timur (PDKT) yang digelar di Multifunction Hall Kantor Bersama 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Sabtu (24/1/2026).

Musyawarah Besar ini menjadi momentum penting bagi konsolidasi masyarakat Dayak Kalimantan Timur dalam menyongsong Nusantara sebagai Ibu Kota Politik Indonesia pada 2028. Forum tersebut juga menegaskan komitmen masyarakat adat untuk berperan aktif dalam proses pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Basuki Hadimuljono menegaskan bahwa PDKT memiliki peran strategis dalam menjaga keberlanjutan sosial dan budaya di kawasan IKN. Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan yang selama ini diberikan masyarakat Dayak terhadap pembangunan Nusantara.

“Saya berharap melalui Musyawarah Besar ke-VII ini, PDKT terus menjadi bagian dari langkah-langkah strategis pembangunan IKN. Secara pribadi, saya merasakan betul dukungan PDKT terhadap keberlanjutan dan kemajuan pembangunan Nusantara,” ujar Basuki.

Basuki juga mengungkapkan bahwa sekitar 30 persen pegawai Otorita IKN berasal dari masyarakat Kalimantan Timur. Hal tersebut merupakan wujud komitmen Otorita IKN dalam melibatkan masyarakat lokal secara aktif, tidak hanya sebagai penerima manfaat, tetapi juga sebagai pelaku utama pembangunan.

Selain itu, Otorita IKN saat ini tengah mengembangkan kawasan pusat kebudayaan atau cultural center yang dirancang sebagai ruang publik bersama. Kawasan ini nantinya akan menjadi wadah ekspresi budaya sekaligus simbol keberagaman masyarakat Nusantara.

Sementara itu, Ketua Umum PDKT, Syaharie Jaang, menilai kehadiran IKN sebagai momentum strategis untuk mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia masyarakat Dayak agar mampu bersaing dan berkontribusi secara optimal dalam pembangunan nasional.

“Dengan berpindahnya ibu kota ke Nusantara di Kalimantan, sesuai dengan tema hari ini, yakni mewujudkan Dayak berkualitas menuju Indonesia Emas, kita harus menyiapkan diri. Tanpa pendidikan kita akan terpinggirkan, dan tanpa kualitas kita tidak akan berarti apa-apa di daerah kita sendiri,” tegas Jaang.

Beige and Yellow Abstract Shapes Film Photo Collage 11 1

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono bersama Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji, Ketua Umum Persekutuan Dayak Kalimantan Timur (PDKT) Syaharie Jaang, serta jajaran pengurus PDKT berfoto bersama usai pembukaan Musyawarah Besar (Mubes) PDKT ke-VII di Multifunction Hall Kantor Bersama 3 Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Sabtu (24/1/2026). Dok. Humas Otorita Ibu Kota Nusantara.

Agenda Mubes ini juga dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, yang menyampaikan apresiasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur atas terselenggaranya Musyawarah Besar PDKT ke-VII. Menurutnya, forum ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat peran masyarakat adat dalam pembangunan daerah maupun nasional.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PDKT yang telah menyelenggarakan musyawarah besar ini. Kita semua mengetahui bahwa masyarakat Dayak merupakan salah satu etnis yang telah menjadi bagian penting dalam sejarah dan pembangunan Kalimantan Timur,” ungkapnya.

Musyawarah Besar PDKT ke-VII diikuti ratusan peserta yang terdiri atas tokoh adat, tokoh masyarakat, serta perwakilan komunitas Dayak dari berbagai wilayah di Kalimantan Timur. Rangkaian kegiatan Mubes juga dilanjutkan dengan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 sebagai bagian dari kebersamaan dan penguatan nilai sosial budaya.

Melalui forum ini, Otorita IKN kembali menegaskan komitmennya untuk membangun Nusantara secara inklusif dan berkeadilan, dengan masyarakat adat sebagai aktor utama pembangunan. Penguatan kualitas sumber daya manusia serta pelibatan aktif masyarakat lokal menjadi fondasi sosial dalam mewujudkan Ibu Kota Nusantara yang berkelanjutan menuju 2028.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
©2026
Artikel ini telah dibaca 77 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kongres XX PDHI Digelar di IKN, Perkuat Sinergi Kesehatan Hewan dan Kedaulatan Pangan

15 Oktober 2026 - 19:00 WITA

n66

Otorita IKN Teken Kerja Sama Investasi Rp3,7 Triliun, Bangun Hunian ASN dan Fasilitas Kota

14 Oktober 2026 - 19:00 WITA

n53

Otorita IKN Buka Kanal Aspirasi RDTR Kawasan Penyangga, Masyarakat Bisa Beri Masukan hingga 22 Oktober

12 Oktober 2026 - 10:00 WITA

n12

IKN Jadi Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Kalimantan

9 Oktober 2026 - 12:30 WITA

m63

Peserta KRTJ ke-16 Tinjau Infrastruktur IKN, Apresiasi Progres Pembangunan Nusantara

9 Oktober 2026 - 11:00 WITA

m57

Delegasi REAAA Kagumi Perkembangan Nusantara, Soroti Konsep Kota Berkelanjutan

5 Oktober 2026 - 19:00 WITA

m2
Trending di IKN NUSANTARA