Menu

Mode Gelap
Camat Samarinda Ulu Apresiasi Aksi Penghijauan PDI Perjuangan, Dinilai Dukung Ketahanan Pangan dan Iklim Peringati Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Samarinda Tanam Bibit Buah di Folder Air Hitam Perjalanan Pulang Bagus, Eboni, dan Ruby: Enam Tahun Belajar Menjadi Liar, Kini Kembali ke Hutan Kalimantan Dari Rantai ke Rimba, Tiga Orangutan Akhirnya Kembali ke Habitat Alami Setelah Bertahun-tahun Direhabilitasi Dandim 0906/Kukar Ajak Wartawan Perangi Hoaks dan Jaga Persatuan Bangsa

IKN NUSANTARA · 25 Jan 2026 13:00 WITA ·

Mubes VII di IKN, Persekutuan Dayak Kaltim Perkuat Peran SDM Lokal dalam Pembangunan Nusantara


 Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-VII Persekutuan Dayak Kalimantan Timur (PDKT) di Multifunction Hall Kantor Bersama 3, KIPP Nusantara, Sabtu (24/1/2026). Dok. Humas Otorita Ibu Kota Nusantara. Perbesar

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-VII Persekutuan Dayak Kalimantan Timur (PDKT) di Multifunction Hall Kantor Bersama 3, KIPP Nusantara, Sabtu (24/1/2026). Dok. Humas Otorita Ibu Kota Nusantara.

KUMALANEWS.ID, NUSANTARA — Peran masyarakat adat dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus diperkuat. Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, secara langsung menghadiri sekaligus membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-VII Persekutuan Dayak Kalimantan Timur (PDKT) yang digelar di Multifunction Hall Kantor Bersama 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Sabtu (24/1/2026).

Musyawarah Besar ini menjadi momentum penting bagi konsolidasi masyarakat Dayak Kalimantan Timur dalam menyongsong Nusantara sebagai Ibu Kota Politik Indonesia pada 2028. Forum tersebut juga menegaskan komitmen masyarakat adat untuk berperan aktif dalam proses pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Basuki Hadimuljono menegaskan bahwa PDKT memiliki peran strategis dalam menjaga keberlanjutan sosial dan budaya di kawasan IKN. Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan yang selama ini diberikan masyarakat Dayak terhadap pembangunan Nusantara.

“Saya berharap melalui Musyawarah Besar ke-VII ini, PDKT terus menjadi bagian dari langkah-langkah strategis pembangunan IKN. Secara pribadi, saya merasakan betul dukungan PDKT terhadap keberlanjutan dan kemajuan pembangunan Nusantara,” ujar Basuki.

Basuki juga mengungkapkan bahwa sekitar 30 persen pegawai Otorita IKN berasal dari masyarakat Kalimantan Timur. Hal tersebut merupakan wujud komitmen Otorita IKN dalam melibatkan masyarakat lokal secara aktif, tidak hanya sebagai penerima manfaat, tetapi juga sebagai pelaku utama pembangunan.

Selain itu, Otorita IKN saat ini tengah mengembangkan kawasan pusat kebudayaan atau cultural center yang dirancang sebagai ruang publik bersama. Kawasan ini nantinya akan menjadi wadah ekspresi budaya sekaligus simbol keberagaman masyarakat Nusantara.

Sementara itu, Ketua Umum PDKT, Syaharie Jaang, menilai kehadiran IKN sebagai momentum strategis untuk mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia masyarakat Dayak agar mampu bersaing dan berkontribusi secara optimal dalam pembangunan nasional.

“Dengan berpindahnya ibu kota ke Nusantara di Kalimantan, sesuai dengan tema hari ini, yakni mewujudkan Dayak berkualitas menuju Indonesia Emas, kita harus menyiapkan diri. Tanpa pendidikan kita akan terpinggirkan, dan tanpa kualitas kita tidak akan berarti apa-apa di daerah kita sendiri,” tegas Jaang.

Beige and Yellow Abstract Shapes Film Photo Collage 11 1

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono bersama Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji, Ketua Umum Persekutuan Dayak Kalimantan Timur (PDKT) Syaharie Jaang, serta jajaran pengurus PDKT berfoto bersama usai pembukaan Musyawarah Besar (Mubes) PDKT ke-VII di Multifunction Hall Kantor Bersama 3 Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Sabtu (24/1/2026). Dok. Humas Otorita Ibu Kota Nusantara.

Agenda Mubes ini juga dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, yang menyampaikan apresiasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur atas terselenggaranya Musyawarah Besar PDKT ke-VII. Menurutnya, forum ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat peran masyarakat adat dalam pembangunan daerah maupun nasional.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PDKT yang telah menyelenggarakan musyawarah besar ini. Kita semua mengetahui bahwa masyarakat Dayak merupakan salah satu etnis yang telah menjadi bagian penting dalam sejarah dan pembangunan Kalimantan Timur,” ungkapnya.

Musyawarah Besar PDKT ke-VII diikuti ratusan peserta yang terdiri atas tokoh adat, tokoh masyarakat, serta perwakilan komunitas Dayak dari berbagai wilayah di Kalimantan Timur. Rangkaian kegiatan Mubes juga dilanjutkan dengan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 sebagai bagian dari kebersamaan dan penguatan nilai sosial budaya.

Melalui forum ini, Otorita IKN kembali menegaskan komitmennya untuk membangun Nusantara secara inklusif dan berkeadilan, dengan masyarakat adat sebagai aktor utama pembangunan. Penguatan kualitas sumber daya manusia serta pelibatan aktif masyarakat lokal menjadi fondasi sosial dalam mewujudkan Ibu Kota Nusantara yang berkelanjutan menuju 2028.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
©2026
Artikel ini telah dibaca 50 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Plaza Seremoni IKN Raih Penghargaan Internasional, Bukti Nusantara Kian Diakui sebagai Kota Masa Depan

26 Juni 2026 - 14:00 WITA

a113

SMA Taruna Nusantara IKN Siap Beroperasi, Ratusan Siswa Segera Tempati Kampus Baru di Nusantara

24 Juni 2026 - 09:00 WITA

a76

Pembangunan IKN Berbasis HAM, Otorita dan Kementerian HAM Satukan Langkah

23 Juni 2026 - 16:00 WITA

a65

Merangkai Identitas Nusantara Lewat Motif Batik, Otorita IKN dan Bank Indonesia Dorong Kreativitas Pengrajin Wastra Lokal

21 Juni 2026 - 10:00 WITA

a46

Otorita IKN Tanam 1.000 Pohon di Bekas Tambang Ilegal, Pulihkan Hutan Tahura Bukit Soeharto

18 Juni 2026 - 18:30 WITA

a10

IKN dan Korea Selatan Bangun Smart City Cooperation Center Senilai Rp115 Miliar

18 Juni 2026 - 17:30 WITA

a6
Trending di IKN NUSANTARA