Menu

Mode Gelap
Dari Lapangan Pesantren Menuju Mimpi Besar, RHQ Football Academy Padukan Sepak Bola dan Hafalan Al-Qur’an Dari Dunia Usaha ke DPRD Samarinda, Arie Wibowo Fokus Kawal Infrastruktur dan Aspirasi Warga Stafsus Presiden Dorong UMKM Manfaatkan AI, Tiar Nabilla: Teknologi Jadi Kunci Daya Saing Masa Depan Rita Widyasari Minta Pengembangan Perkara Dinilai Berdasarkan Fakta dan Asal-usul Aset Rita Widyasari: Bantuan Sosial kepada Masyarakat Berasal dari Usaha yang Dimiliki Sebelum Menjabat

BERITA DAERAH · 12 Feb 2026 10:00 WITA ·

Kabel LPJU Dicuri, Jembatan Mahkota II Gelap dan Membahayakan


 Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Rusdi, memberikan keterangan terkait pencurian kabel LPJU di Jembatan Achmad Amins (Mahkota II) yang menyebabkan jembatan gelap pada malam hari, Rabu (11/2/2026) malam. Foto: Yana Ashari. Perbesar

Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Rusdi, memberikan keterangan terkait pencurian kabel LPJU di Jembatan Achmad Amins (Mahkota II) yang menyebabkan jembatan gelap pada malam hari, Rabu (11/2/2026) malam. Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA — Aksi pencurian kabel instalasi Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) dan lampu sorot dekoratif di Jembatan Achmad Amins (Mahkota II) membuat kawasan tersebut gelap gulita pada malam hari. Kondisi ini menuai perhatian Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Rusdi.

Saat dikonfirmasi awak media, Rabu (11/2/2026) malam, Rusdi mengungkapkan bahwa kabel yang hilang mencapai kurang lebih 2,8 kilometer di kedua sisi jembatan. Kabel tersebut merupakan bagian dari instalasi penerangan utama serta lampu sorot yang selama ini memperindah sekaligus menerangi jembatan.

“Informasinya kabel yang dicuri adalah kabel LPJU dan lampu sorot dekoratif. Totalnya sekitar 2,8 kilometer di dua sisi jembatan,” ujarnya.

Ia mengaku terkejut menerima laporan tersebut. Meski belum sempat melintas pada malam hari, Rusdi menyayangkan aksi pencurian yang berdampak langsung pada keselamatan pengguna jalan. Menurutnya, Jembatan Mahkota II merupakan akses vital yang menghubungkan sejumlah wilayah di Samarinda, sehingga penerangan menjadi kebutuhan mendesak.

“Ini sangat kita sayangkan. Jembatan itu jalur penting masyarakat. Kalau gelap tentu membahayakan pengguna jalan,” tegasnya.

Rusdi juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga fasilitas umum. Ia menyebut pengawasan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, melainkan membutuhkan kepedulian bersama, terutama dari para Ketua RT dan warga sekitar.

“Kita semua adalah penjaga di lingkungan masing-masing. Kalau ada aktivitas mencurigakan, apalagi malam hari, harus berani bertanya. RT juga perlu memastikan siapa yang bekerja dan apa kegiatannya,” katanya.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan masyarakat sangat diperlukan untuk mencegah kejadian serupa terulang. Ia berharap instansi terkait segera mengambil langkah perbaikan agar penerangan Jembatan Mahkota II kembali normal dan keamanan pengguna jalan tetap terjamin.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Dari Lapangan Pesantren Menuju Mimpi Besar, RHQ Football Academy Padukan Sepak Bola dan Hafalan Al-Qur’an

6 Juni 2026 - 17:00 WITA

aca01

Dari Dunia Usaha ke DPRD Samarinda, Arie Wibowo Fokus Kawal Infrastruktur dan Aspirasi Warga

6 Juni 2026 - 16:30 WITA

ari001

Stafsus Presiden Dorong UMKM Manfaatkan AI, Tiar Nabilla: Teknologi Jadi Kunci Daya Saing Masa Depan

6 Juni 2026 - 16:00 WITA

bpn024

ODGJ di Ruang Publik Jadi Perhatian, Dinsos Balikpapan: Penanganan Harus Sesuai SOP dan Libatkan Banyak Pihak

6 Juni 2026 - 14:00 WITA

bpn023

Sambut Wajib Belajar 13 Tahun, Balikpapan Perkuat Jaringan PAUD Negeri untuk Tingkatkan Akses Pendidikan Anak Usia Dini

6 Juni 2026 - 13:00 WITA

bpn021

Normalisasi Waduk Manggar Dipercepat, Pemkot Balikpapan Optimistis Perkuat Pasokan Air dan Kurangi Risiko Banjir

6 Juni 2026 - 12:00 WITA

bpn020
Trending di BERITA DAERAH