Menu

Mode Gelap
Perda Transportasi Mulai Diperkuat, Dishub Samarinda Siapkan Penindakan Masif HUT ke-81 RI di DPRD Samarinda Meriah Tanpa APBD, Libatkan Swasta dan UMKM Semarak HUT RI ke-81, Helmi Abdullah Ajak Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata Kejar Target Nasional 30 Persen, Disdukcapil Balikpapan Percepat Aktivasi IKD Dishub Samarinda Siapkan Sistem Baru Kupon Biosolar Subsidi, Berlaku 1 September 2026

BERITA DAERAH · 13 Feb 2026 23:00 WITA ·

Reses di Bukuan, Anhar Tampung Keluhan Jalan Rusak hingga Elpiji Mahal


 Anggota DPRD Kota Samarinda, Anhar, menyerap aspirasi warga saat kegiatan reses Masa Persidangan I Tahun 2026 bersama masyarakat Dapil II di Jalan Diponegoro RT 21, Kelurahan Bukuan, Samarinda, Jumat (13/2/2026) malam. Perbesar

Anggota DPRD Kota Samarinda, Anhar, menyerap aspirasi warga saat kegiatan reses Masa Persidangan I Tahun 2026 bersama masyarakat Dapil II di Jalan Diponegoro RT 21, Kelurahan Bukuan, Samarinda, Jumat (13/2/2026) malam.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Anggota DPRD Kota Samarinda, Anhar, yang juga duduk di Komisi IV, menggelar kegiatan reses Masa Persidangan I Tahun 2026 bersama warga Daerah Pemilihan (Dapil) II. Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Diponegoro RT 21, Kelurahan Bukuan, Samarinda, Jumat (13/2/2026) malam.

Dalam pertemuan itu, warga menyampaikan berbagai persoalan mendasar yang masih mereka hadapi, terutama terkait kondisi infrastruktur lingkungan dan layanan kebutuhan dasar. Jalan rusak, drainase yang belum optimal, distribusi air bersih, hingga kelangkaan gas elpiji 3 kilogram menjadi keluhan utama masyarakat.

Warga menuturkan, Jalan Diponegoro RT 21 mengalami kerusakan di sejumlah titik dan kerap tergenang saat hujan. Minimnya saluran drainase dinilai menjadi penyebab utama genangan yang menghambat aktivitas warga serta berpotensi merusak jalan lebih parah.

Selain itu, layanan air bersih juga menjadi sorotan. Beberapa warga mengaku aliran air sering tidak lancar bahkan terhenti pada waktu tertentu, sehingga menyulitkan kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

Kelangkaan elpiji 3 kilogram turut dikeluhkan. Warga menyebut tabung bersubsidi tersebut sering sulit ditemukan, dan jika tersedia harganya kerap melampaui ketentuan harga eceran tertinggi (HET), sehingga memberatkan masyarakat, terutama pelaku usaha kecil dan ibu rumah tangga.

Menanggapi aspirasi tersebut, politisi PDI Perjuangan itu menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti setiap laporan warga. Ia menyatakan hasil reses akan dibawa ke pembahasan di DPRD serta dikoordinasikan dengan instansi teknis di lingkungan Pemerintah Kota Samarinda.

“Semua masukan ini menjadi perhatian kami. Soal jalan dan drainase akan kami dorong agar masuk prioritas perbaikan, sementara persoalan PDAM dan distribusi gas perlu pengawasan serta koordinasi lintas instansi,” ujarnya.

Anhar menambahkan, reses menjadi sarana penting bagi wakil rakyat untuk mendengar langsung kondisi di lapangan, sekaligus memastikan program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Kegiatan berlangsung interaktif dan dihadiri tokoh masyarakat, ketua RT, serta warga setempat yang antusias menyampaikan aspirasi dan harapan mereka.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Perda Transportasi Mulai Diperkuat, Dishub Samarinda Siapkan Penindakan Masif

26 Agustus 2026 - 22:30 WITA

h27

HUT ke-81 RI di DPRD Samarinda Meriah Tanpa APBD, Libatkan Swasta dan UMKM

26 Agustus 2026 - 21:30 WITA

h26

Semarak HUT RI ke-81, Helmi Abdullah Ajak Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata

26 Agustus 2026 - 20:30 WITA

h25

Kejar Target Nasional 30 Persen, Disdukcapil Balikpapan Percepat Aktivasi IKD

26 Agustus 2026 - 16:00 WITA

h24

Dishub Samarinda Siapkan Sistem Baru Kupon Biosolar Subsidi, Berlaku 1 September 2026

26 Agustus 2026 - 10:30 WITA

h23

Polda Kaltim Selidiki 8 Laporan Karhutla, Keterlibatan Korporasi Masih Didalami

25 Agustus 2026 - 10:00 WITA

h21
Trending di BERITA DAERAH