KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Anggota DPRD Kota Samarinda yang juga Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Andi Saharuddin, menghadiri kegiatan Khataman Al-Qur’an dan Buka Puasa Bersama yang digelar Partai Golkar sebagai bagian dari upaya mempererat silaturahmi antar kader di bulan suci Ramadan.
Kegiatan bertema “Menjalin Silaturahmi dan Memperkuat Ukhuwah Islamiah” tersebut dilaksanakan di Hotel Mercure Samarinda pada 21 Ramadan 1447 Hijriah atau Rabu (11/3/2026). Acara ini dihadiri sejumlah pengurus, kader, serta tokoh Partai Golkar di Kota Samarinda dan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan.
Usai kegiatan, Andi Saharuddin menjelaskan bahwa Partai Golkar memiliki sistem kaderisasi yang terstruktur melalui sejumlah organisasi sayap partai yang dikenal dengan istilah Hasta Karya. Organisasi-organisasi tersebut menjadi wadah untuk menjaring kader dari berbagai kalangan masyarakat, khususnya generasi muda.
“Di Partai Golkar ada delapan organisasi Hasta Karya. Selain itu juga ada organisasi yang melekat seperti Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) dan Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG), yang memiliki peran penting dalam proses perekrutan dan pembinaan kader,” ujar Andi Saharuddin kepada awak media.
Menurutnya, melalui organisasi tersebut, Golkar dapat menjangkau berbagai unsur masyarakat, termasuk kalangan pemuda dan perempuan, yang kemudian diarahkan untuk menjadi bagian dari keanggotaan partai.
“Dari Hasta Karya inilah kita merekrut kader dari berbagai unsur kepemudaan dan masyarakat. Mereka kemudian dibina dan menjadi bagian dari keanggotaan Partai Golkar,” jelasnya.
Ia menambahkan, keberadaan organisasi sayap tersebut menjadi kekuatan penting bagi Partai Golkar dalam membangun basis kaderisasi sekaligus membuka ruang partisipasi masyarakat untuk terlibat dalam aktivitas politik secara lebih luas.
Ketika ditanya mengenai persyaratan untuk bergabung menjadi kader, Andi Saharuddin menegaskan bahwa ketentuannya cukup sederhana.
“Syaratnya sebenarnya hanya satu, jangan PNS. Karena aparatur sipil negara memang tidak diperbolehkan menjadi anggota partai politik,” tegasnya.
Melalui kegiatan keagamaan seperti khataman Al-Qur’an dan buka puasa bersama ini, ia berharap silaturahmi antar kader dan masyarakat dapat terus terjaga. Selain itu, momentum Ramadan juga diharapkan semakin memperkuat nilai kebersamaan serta ukhuwah Islamiah di lingkungan Partai Golkar.
Pewarta : Yana Ashari Editor : Fairuzzabady @2026

















