Menu

Mode Gelap
Camat Samarinda Ulu Apresiasi Aksi Penghijauan PDI Perjuangan, Dinilai Dukung Ketahanan Pangan dan Iklim Peringati Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Samarinda Tanam Bibit Buah di Folder Air Hitam Perjalanan Pulang Bagus, Eboni, dan Ruby: Enam Tahun Belajar Menjadi Liar, Kini Kembali ke Hutan Kalimantan Dari Rantai ke Rimba, Tiga Orangutan Akhirnya Kembali ke Habitat Alami Setelah Bertahun-tahun Direhabilitasi Dandim 0906/Kukar Ajak Wartawan Perangi Hoaks dan Jaga Persatuan Bangsa

IKN NUSANTARA · 19 Mar 2026 21:30 WITA ·

Hilal Tak Terlihat di IKN, Sidang Isbat Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh 21 Maret 2026


 Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melakukan pemantauan hilal untuk penentuan 1 Syawal 1447 Hijriah di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Kamis (19/3/2026). Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara. Perbesar

Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melakukan pemantauan hilal untuk penentuan 1 Syawal 1447 Hijriah di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Kamis (19/3/2026). Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara.

KUMALANEWS.ID, NUSANTARA — Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi salah satu titik strategis pemantauan hilal dalam penentuan 1 Syawal 1447 Hijriah. Berdasarkan hasil pengamatan pada Kamis (19/3/2026), posisi hilal tercatat berada di atas 2 derajat dengan elongasi sekitar 4,51 derajat.

Pengamatan rukyatul hilal dilakukan di Rusun ASN 1, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara oleh tim Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Lokasi ini dipilih karena memiliki pandangan terbuka ke arah ufuk barat yang dinilai ideal untuk proses observasi.

Namun demikian, hasil pemantauan menunjukkan hilal belum dapat terlihat. Posisi tersebut masih berada di bawah kriteria yang ditetapkan MABIMS, yakni tinggi minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat sebagai syarat visibilitas hilal.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur, Abdul Khaliq, menegaskan bahwa hasil rukyat dari IKN menjadi bagian penting dalam penentuan awal Syawal secara nasional.

“Kita tidak dapat memberikan keputusan, harus tetap menunggu hasil sidang isbat di Jakarta. Yang terpenting, kita tetap menjaga keutuhan dan memaknai Ramadan dengan baik,” ujarnya.

Berdasarkan hasil hisab dan laporan rukyat dari berbagai daerah, sidang isbat yang digelar Kementerian Agama akhirnya menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan ini disampaikan langsung oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar, dalam konferensi pers usai sidang.

“Berdasarkan hasil hisab dan tidak adanya laporan rukyat hilal, disepakati bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026,” tegasnya.

Pelaksanaan rukyat hilal di IKN sekaligus menegaskan peran Kawasan Inti Pusat Pemerintahan sebagai salah satu titik pemantauan hilal nasional. Hal ini menunjukkan bahwa Nusantara tidak hanya berkembang sebagai pusat pemerintahan masa depan, tetapi juga menjadi ruang aktivitas sosial dan keagamaan.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, turut hadir dalam pemantauan hilal di puncak Rusun ASN 1. Ia juga menyampaikan ucapan selamat Idulfitri kepada masyarakat.

“Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Basuki Hadimuljono mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Semoga seluruh ibadah kita selama Ramadan diterima Allah SWT, dan kita dipertemukan kembali di Ramadan berikutnya,” ucapnya.

Kegiatan ini semakin menegaskan komitmen Otorita IKN dalam mendukung aktivitas keagamaan sebagai bagian dari pembangunan ekosistem kehidupan di Nusantara.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2026
Artikel ini telah dibaca 46 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Plaza Seremoni IKN Raih Penghargaan Internasional, Bukti Nusantara Kian Diakui sebagai Kota Masa Depan

26 Juni 2026 - 14:00 WITA

a113

SMA Taruna Nusantara IKN Siap Beroperasi, Ratusan Siswa Segera Tempati Kampus Baru di Nusantara

24 Juni 2026 - 09:00 WITA

a76

Pembangunan IKN Berbasis HAM, Otorita dan Kementerian HAM Satukan Langkah

23 Juni 2026 - 16:00 WITA

a65

Merangkai Identitas Nusantara Lewat Motif Batik, Otorita IKN dan Bank Indonesia Dorong Kreativitas Pengrajin Wastra Lokal

21 Juni 2026 - 10:00 WITA

a46

Otorita IKN Tanam 1.000 Pohon di Bekas Tambang Ilegal, Pulihkan Hutan Tahura Bukit Soeharto

18 Juni 2026 - 18:30 WITA

a10

IKN dan Korea Selatan Bangun Smart City Cooperation Center Senilai Rp115 Miliar

18 Juni 2026 - 17:30 WITA

a6
Trending di IKN NUSANTARA