Menu

Mode Gelap
Pemkab Kukar Gelar Isbat Nikah Massal, Bupati: Legalitas Pernikahan Masih Jadi Kebutuhan Besar Pengadilan Agama Apresiasi Isbat Nikah Massal di Kukar, Dinilai Berikan Kepastian Hukum 62 Pasangan Ikut Isbat Nikah Massal Di Kukar, Pemerintah Fasilitasi Gratis DPRD Samarinda Soroti Krisis Guru Dan Link And Match Pendidikan Dengan Dunia Kerja Ketua DPRD Samarinda Dukung WFA dan WFO ASN, Tekankan Efisiensi Tanpa Ganggu Layanan

BERITA DAERAH · 29 Apr 2026 13:00 WITA ·

DPRD Samarinda Desak Kejelasan Pasar Pagi, Pedagang Butuh Kepastian


 Suasana rapat hearing Komisi II DPRD Kota Samarinda bersama Dinas Perdagangan membahas progres penyelesaian Pasar Pagi di Ruang Rapat Gabungan DPRD Samarinda, Rabu (29/4/2026). Foto: Yana Ashari. Perbesar

Suasana rapat hearing Komisi II DPRD Kota Samarinda bersama Dinas Perdagangan membahas progres penyelesaian Pasar Pagi di Ruang Rapat Gabungan DPRD Samarinda, Rabu (29/4/2026). Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA — Komisi II DPRD Kota Samarinda menggelar rapat hearing bersama Dinas Perdagangan untuk membahas perkembangan penyelesaian Pasar Pagi yang hingga kini masih menyisakan berbagai persoalan. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Gabungan Lantai 1 DPRD Samarinda, dipimpin Ketua Komisi II Iswandi, didampingi anggota Viktor Yuan dan Joha Fajal, serta dihadiri Kepala Dinas Perdagangan Samarinda, Nurrahmani (Yama), Rabu (29/4/2026).

Hearing ini difokuskan untuk mengetahui sejauh mana progres penyelesaian Pasar Pagi, sekaligus menjawab berbagai keluhan dari pedagang dan penyewa kios yang masih menghadapi ketidakpastian.

Ketua Komisi II, Iswandi, menegaskan bahwa pihaknya terus menerima pertanyaan dari para pedagang dalam beberapa waktu terakhir, sehingga perlu ada kejelasan dari instansi terkait. “Kami ingin tahu sejauh mana progresnya,” ujarnya.

Ia menyebut, sudah lebih dari satu bulan tidak ada pertemuan lanjutan, sementara aspirasi dari para pedagang terus berdatangan. Kondisi ini dinilai berpotensi menimbulkan keresahan jika tidak segera ditangani.

Selain membahas progres pembangunan dan penataan, Komisi II juga menyoroti dinamika internal yang terjadi di Dinas Perdagangan Kota Samarinda. Iswandi meminta penjelasan resmi terkait hal tersebut, termasuk hasil pemeriksaan oleh Inspektorat. “Kami berharap ada penjelasan resmi dari hasil pemeriksaan,” tegasnya.

Menurutnya, transparansi sangat penting agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat. Ia menegaskan, DPRD akan terus menjalankan fungsi pengawasan untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan.

Komisi II juga menekankan pentingnya percepatan penyelesaian Pasar Pagi agar aktivitas perdagangan dapat kembali normal dan memberikan kepastian bagi para pelaku usaha. “Kami ingin ada titik terang bagi semua pihak,” katanya.

Melalui hearing ini, DPRD berharap adanya solusi konkret dari Dinas Perdagangan. Sinergi antar pihak dinilai menjadi kunci agar penyelesaian Pasar Pagi tidak berlarut-larut dan segera memberikan kepastian bagi pedagang maupun masyarakat.

 

ADV Sekretariat DPRD Kota Samarinda
Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pemkab Kukar Gelar Isbat Nikah Massal, Bupati: Legalitas Pernikahan Masih Jadi Kebutuhan Besar

29 April 2026 - 17:30 WITA

nikah5

Pengadilan Agama Apresiasi Isbat Nikah Massal di Kukar, Dinilai Berikan Kepastian Hukum

29 April 2026 - 17:00 WITA

nikah3

62 Pasangan Ikut Isbat Nikah Massal Di Kukar, Pemerintah Fasilitasi Gratis

29 April 2026 - 16:30 WITA

nikah1

DPRD Samarinda Soroti Krisis Guru Dan Link And Match Pendidikan Dengan Dunia Kerja

29 April 2026 - 16:00 WITA

dprdkota12

Ketua DPRD Samarinda Dukung WFA dan WFO ASN, Tekankan Efisiensi Tanpa Ganggu Layanan

29 April 2026 - 15:30 WITA

dprdkota11

DPRD Samarinda Soroti Pengalihan 49 Ribu Peserta BPJS PBI, Minta Solusi Bersama

29 April 2026 - 15:00 WITA

dprdkota10
Trending di BERITA DAERAH