Menu

Mode Gelap
Kejar Target Nasional 30 Persen, Disdukcapil Balikpapan Percepat Aktivasi IKD Dishub Samarinda Siapkan Sistem Baru Kupon Biosolar Subsidi, Berlaku 1 September 2026 Keteladanan Rasulullah, Inspirasi Untuk Generasi dan Prestasi Polda Kaltim Selidiki 8 Laporan Karhutla, Keterlibatan Korporasi Masih Didalami 190 Personel Brimob Kaltim Diberangkatkan ke Kalbar Bantu Tangani Karhutla

BERITA DAERAH · 29 Apr 2026 14:30 WITA ·

DPRD Samarinda Tekankan Transparansi Pasar Pagi, Minta Data Penerima Kios Dibuka


 Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, memberikan keterangan terkait pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penyelesaian persoalan Pasar Pagi. Foto: Yana Ashari. Perbesar

Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, memberikan keterangan terkait pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penyelesaian persoalan Pasar Pagi. Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA — Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, menegaskan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penyelesaian persoalan Pasar Pagi. Hal itu disampaikannya usai memimpin rapat hearing bersama mitra kerja di Ruang Rapat Gabungan Lantai 1 DPRD Samarinda, Rabu (29/4/2026).

Rapat tersebut digelar untuk memastikan progres penataan Pasar Pagi, khususnya terkait distribusi kios dan lapak kepada pedagang, agar berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran.

Iswandi menyebut, secara umum paparan dari Dinas Perdagangan sudah terbuka, namun masih diperlukan kejelasan data yang lebih rinci agar tidak menimbulkan polemik di masyarakat. “Kami minta data yang jelas dan rinci,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya data penerima kios disajikan secara lengkap berbasis nama (by name), sehingga dapat diawasi bersama dan memastikan bantuan benar-benar diterima oleh pihak yang berhak. “Harus by name agar bisa diawasi,” tegasnya.

Selain itu, Komisi II juga meminta adanya batas waktu tegas bagi penerima kios untuk segera menempati lapaknya. Jika tidak dimanfaatkan, DPRD mendorong agar kios tersebut dialihkan kepada pedagang lain. “Pasar ini untuk pedagang, bukan disimpan,” katanya.

Iswandi juga menyoroti masih terbatasnya akses DPRD terhadap data dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Menurutnya, hal ini menghambat fungsi pengawasan yang seharusnya berbasis data yang valid. “Kalau data sulit, pengawasan tidak maksimal,” ungkapnya.

Ia bahkan menyebut DPRD kerap harus mencari data pembanding dari sumber lain untuk memastikan kebenaran informasi, yang seharusnya menjadi tugas instansi terkait.

Lebih lanjut, Iswandi mengungkapkan bahwa persoalan Pasar Pagi sebenarnya telah diprediksi sejak awal, terutama akibat proses pendataan pedagang yang dinilai dilakukan dalam waktu singkat. “Sejak awal kami sudah melihat potensi masalah,” jelasnya.

Akibatnya, muncul sejumlah nama baru yang sebelumnya tidak terdata dan kini menjadi bagian dari polemik. Ia menambahkan, persoalan tersebut kini tengah ditangani oleh inspektorat dan aparat penegak hukum.

Melalui hearing ini, DPRD berharap seluruh pihak dapat bekerja secara transparan dan profesional, sehingga penataan Pasar Pagi segera tuntas dan dapat berfungsi optimal sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat Samarinda.

 

ADV Sekretariat DPRD Kota Samarinda
Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kejar Target Nasional 30 Persen, Disdukcapil Balikpapan Percepat Aktivasi IKD

26 Agustus 2026 - 16:00 WITA

h24

Dishub Samarinda Siapkan Sistem Baru Kupon Biosolar Subsidi, Berlaku 1 September 2026

26 Agustus 2026 - 10:30 WITA

h23

Polda Kaltim Selidiki 8 Laporan Karhutla, Keterlibatan Korporasi Masih Didalami

25 Agustus 2026 - 10:00 WITA

h21

190 Personel Brimob Kaltim Diberangkatkan ke Kalbar Bantu Tangani Karhutla

25 Agustus 2026 - 09:00 WITA

h20

Pemkot Balikpapan Atur Jam Layanan Pertalite dan Biosolar, Lima SPBU Disiapkan Kurangi Antrean

24 Agustus 2026 - 17:00 WITA

h16

Temui Ratusan Sopir, Andi Harun Buka Ruang Evaluasi Fuel Card Solar Subsidi

24 Agustus 2026 - 16:00 WITA

h15
Trending di BERITA DAERAH