Menu

Mode Gelap
Balikpapan Optimistis Raih Penghargaan Pembangunan Daerah 2026 Tingkat Nasional HANI 2026, Wali Kota Balikpapan Ajak Masyarakat Perkuat Perang Melawan Narkoba Pemkot Balikpapan Minta Perusahaan Pastikan BPJS Kesehatan Pekerja Tetap Aktif Dishub Samarinda Berharap Wacana Pajak Sepeda Tak Diterapkan Disdamkar Samarinda Minta Dukungan Peremajaan Armada, Mobil Tangga Berusia 24 Tahun

BERITA DAERAH · 9 Jul 2026 17:30 WITA ·

Pemkot Balikpapan Minta Perusahaan Pastikan BPJS Kesehatan Pekerja Tetap Aktif


 Kepala Disnaker Kota Balikpapan, Adamin Siregar, mengingatkan seluruh perusahaan memastikan pekerja terdaftar dan tetap aktif sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Foto: M Hilmansyah. Perbesar

Kepala Disnaker Kota Balikpapan, Adamin Siregar, mengingatkan seluruh perusahaan memastikan pekerja terdaftar dan tetap aktif sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Foto: M Hilmansyah.

KUMALANEWS.ID, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan memperkuat perlindungan sosial bagi pekerja dengan mendorong seluruh perusahaan memastikan kepesertaan BPJS Kesehatan karyawan tetap aktif. Langkah ini dinilai penting agar pekerja dapat mengakses layanan kesehatan tanpa kendala saat membutuhkan perawatan.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Balikpapan, Adamin Siregar, mengatakan perusahaan tidak hanya berkewajiban mendaftarkan pekerja sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), tetapi juga memastikan status kepesertaannya tetap aktif.

“Jangan sampai pekerja membutuhkan layanan kesehatan, tetapi kepesertaannya tidak aktif,” ujar Adamin, Kamis (9/7/2026).

Menurutnya, kepatuhan perusahaan terhadap program JKN merupakan kewajiban sesuai peraturan perundang-undangan sekaligus bentuk perlindungan bagi tenaga kerja. Pekerja yang memiliki jaminan kesehatan akan merasa lebih aman sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan menciptakan hubungan industrial yang lebih baik.

Di sisi lain, BPJS Kesehatan terus memperluas edukasi kepada masyarakat melalui program Tasbih JKN dengan melibatkan ulama dan tokoh agama sebagai mitra dalam menyosialisasikan pentingnya menjadi peserta JKN aktif.

Direktur Bidang Manajemen Mutu Layanan BPJS Kesehatan, C. Falah Rakhmatiana, mengatakan pendekatan melalui tokoh agama diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perlindungan kesehatan.

“Ini menjadi ikhtiar bersama untuk menghadirkan perlindungan kesehatan bagi masyarakat,” katanya.

Falah menjelaskan, risiko sakit tidak dapat diprediksi, baik waktu maupun besarnya biaya pengobatan. Karena itu, Program JKN menerapkan prinsip gotong royong, di mana seluruh peserta saling menanggung risiko sehingga beban biaya kesehatan tidak ditanggung sendiri.

“Sakit tidak bisa diprediksi. Dengan sistem gotong royong, masyarakat mendapat perlindungan saat membutuhkan layanan kesehatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, biaya perawatan di rumah sakit dapat mencapai jutaan rupiah dalam waktu singkat. Oleh karena itu, BPJS Kesehatan mengajak masyarakat dan perusahaan menjaga kepesertaan JKN tetap aktif agar manfaat perlindungan kesehatan dapat dirasakan kapan pun diperlukan.

 

Pewarta : M Hilmansyah
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Balikpapan Optimistis Raih Penghargaan Pembangunan Daerah 2026 Tingkat Nasional

9 Juli 2026 - 18:30 WITA

a266

HANI 2026, Wali Kota Balikpapan Ajak Masyarakat Perkuat Perang Melawan Narkoba

9 Juli 2026 - 18:00 WITA

a265

Dishub Samarinda Berharap Wacana Pajak Sepeda Tak Diterapkan

9 Juli 2026 - 17:00 WITA

a263

Disdamkar Samarinda Minta Dukungan Peremajaan Armada, Mobil Tangga Berusia 24 Tahun

9 Juli 2026 - 16:30 WITA

a262

Komisi III DPRD Samarinda Dorong Peremajaan Mobil Tangga Damkar

9 Juli 2026 - 16:00 WITA

a261

Dishub Samarinda Segera Luncurkan Parkir Berlangganan, Pembayaran Bisa Lewat QRIS

9 Juli 2026 - 15:30 WITA

a260
Trending di BERITA DAERAH