Menu

Mode Gelap
Perda Transportasi Mulai Diperkuat, Dishub Samarinda Siapkan Penindakan Masif HUT ke-81 RI di DPRD Samarinda Meriah Tanpa APBD, Libatkan Swasta dan UMKM Semarak HUT RI ke-81, Helmi Abdullah Ajak Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata Kejar Target Nasional 30 Persen, Disdukcapil Balikpapan Percepat Aktivasi IKD Dishub Samarinda Siapkan Sistem Baru Kupon Biosolar Subsidi, Berlaku 1 September 2026

BERITA DAERAH · 21 Jul 2026 16:00 WITA ·

Banggar DPRD Samarinda Kaji Draf KUA-PPAS 2027, Fokus pada Fiskal dan Peningkatan PAD


 Anggota Banggar DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, menjelaskan pembahasan awal KUA-PPAS 2027 difokuskan pada pengkajian asumsi pendapatan, belanja, dan indikator ekonomi sebagai dasar penyusunan APBD 2027. Foto: Yana Ashari. Perbesar

Anggota Banggar DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, menjelaskan pembahasan awal KUA-PPAS 2027 difokuskan pada pengkajian asumsi pendapatan, belanja, dan indikator ekonomi sebagai dasar penyusunan APBD 2027. Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Samarinda mulai menelaah dokumen Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027 yang telah disampaikan Pemerintah Kota Samarinda. Pembahasan dilakukan dalam rapat internal Banggar di Ruang Rapat Gabungan Lantai I DPRD Kota Samarinda, Selasa (21/7/2026).

Anggota Banggar DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, mengatakan pembahasan tahap awal difokuskan pada pengkajian berbagai asumsi yang menjadi dasar penyusunan APBD 2027, mulai dari proyeksi pendapatan, belanja, hingga indikator ekonomi makro.

“Kami sedang me-review asumsi pendapatan, belanja, dan indikator makro agar penyusunan APBD benar-benar realistis,” ujarnya.

Menurut Abdul Rohim, Banggar juga menelaah sejumlah indikator penting seperti pertumbuhan ekonomi, Indeks Gini, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), serta kemampuan fiskal daerah. Evaluasi terhadap pelaksanaan APBD tahun-tahun sebelumnya juga menjadi bahan pertimbangan agar penyusunan anggaran 2027 lebih efektif dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Ia mengungkapkan, proyeksi APBD Tahun Anggaran 2027 saat ini berada di kisaran Rp3,3 triliun, atau meningkat sekitar Rp100 miliar dibanding APBD 2026. Namun, angka tersebut masih bersifat sementara karena masih dalam tahap pembahasan.

“Dokumen yang kami terima masih berupa draf KUA-PPAS, sehingga angkanya masih sangat mungkin berubah,” katanya.

Selain belanja daerah, Banggar juga akan mengkaji peluang peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk memastikan target pendapatan yang disusun pemerintah telah mencerminkan potensi riil daerah atau masih dapat dioptimalkan melalui berbagai strategi.

Abdul Rohim menambahkan, setelah kajian internal selesai, Banggar DPRD Kota Samarinda akan menggelar rapat bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) pada awal Agustus 2026 guna mengklarifikasi hasil pembahasan sebelum dokumen KUA-PPAS 2027 memasuki tahapan pembahasan lanjutan.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Perda Transportasi Mulai Diperkuat, Dishub Samarinda Siapkan Penindakan Masif

26 Agustus 2026 - 22:30 WITA

h27

HUT ke-81 RI di DPRD Samarinda Meriah Tanpa APBD, Libatkan Swasta dan UMKM

26 Agustus 2026 - 21:30 WITA

h26

Semarak HUT RI ke-81, Helmi Abdullah Ajak Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata

26 Agustus 2026 - 20:30 WITA

h25

Kejar Target Nasional 30 Persen, Disdukcapil Balikpapan Percepat Aktivasi IKD

26 Agustus 2026 - 16:00 WITA

h24

Dishub Samarinda Siapkan Sistem Baru Kupon Biosolar Subsidi, Berlaku 1 September 2026

26 Agustus 2026 - 10:30 WITA

h23

Polda Kaltim Selidiki 8 Laporan Karhutla, Keterlibatan Korporasi Masih Didalami

25 Agustus 2026 - 10:00 WITA

h21
Trending di BERITA DAERAH