KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Ismail Latisi, menegaskan bahwa sektor pendidikan dan kesehatan harus tetap menjadi prioritas utama dalam pembangunan daerah. Menurutnya, pemerintah perlu memastikan kebutuhan tenaga guru dan tenaga kesehatan terpenuhi agar kualitas pelayanan dasar kepada masyarakat tetap terjaga.
Pernyataan tersebut disampaikan Ismail saat memberikan keterangan kepada awak media di Samarinda, Senin (3/8/2026). Ia menilai kekurangan tenaga pendidik dan tenaga kesehatan harus segera dicarikan solusi agar tidak berdampak pada layanan di sekolah maupun fasilitas kesehatan.
“Pendidikan dan kesehatan adalah layanan dasar yang wajib dipenuhi,” ujar Ismail.
Menurutnya, Komisi IV DPRD Kota Samarinda terus mendorong pemerintah daerah mencari langkah konkret untuk mengatasi keterbatasan tenaga kerja di kedua sektor tersebut. Salah satu solusi yang diusulkan adalah memanfaatkan mekanisme Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) sebagai langkah sementara di tengah kebijakan moratorium tenaga honorer.
Ismail menjelaskan, skema PJLP dinilai dapat membantu memenuhi kebutuhan tenaga guru dan tenaga kesehatan sekaligus memberikan kepastian penghasilan yang lebih layak bagi para tenaga yang menjalankan tugas pelayanan publik.
“PJLP bisa menjadi solusi sementara sambil menunggu kebijakan yang lebih permanen,” katanya.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa solusi jangka panjang tetap bergantung pada kebijakan pemerintah pusat melalui pembukaan formasi Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Menurutnya, penambahan formasi ASN dan PPPK akan memberikan kepastian status kepegawaian serta penempatan jangka panjang, sehingga pelayanan pendidikan dan kesehatan di daerah dapat berlangsung lebih stabil dan berkelanjutan.
Selain memperjuangkan pemenuhan tenaga pendidik dan tenaga kesehatan, Komisi IV DPRD Kota Samarinda juga berkomitmen mengawal berbagai kebijakan di bidang pendidikan, kesehatan, perlindungan anak, serta pelayanan sosial. Pengawasan tersebut dilakukan agar seluruh masyarakat memperoleh layanan publik yang merata, berkualitas, dan sesuai dengan kebutuhan.
Ismail berharap pemerintah daerah dan pemerintah pusat dapat terus memperkuat sinergi dalam memenuhi kebutuhan sumber daya manusia di sektor pelayanan dasar. Dengan dukungan tenaga yang memadai, kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan di Kota Samarinda diharapkan semakin meningkat serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara optimal.
ADV DPRD Kota Samarinda Pewarta : Yana Ashari Editor : Fairuzzabady @2026

















