Menu

Mode Gelap
Danlanal Balikpapan Tinjau Bekapai, PHM Perkuat Sinergi Pengamanan Aset Migas 82 Siswa Jadi Angkatan Pertama SNT 3 IKN, MPLS Resmi Dimulai HUT RI ke-81, DPRD Samarinda Dorong Masyarakat Perkuat Kemandirian di Tengah Tantangan Ekonomi HUT RI ke-81, DPRD Samarinda Dorong Kemerdekaan Dirasakan Lewat Keadilan dan Kesejahteraan HUT RI ke-81, DPRD Samarinda Dorong Tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” Diwujudkan dalam Kebijakan Nyata

BERITA DAERAH · 8 Agu 2026 19:30 WITA ·

Andi Satya Pimpin Golkar Samarinda, Target Besar: Kembali Jadi Kekuatan Utama


 Andi Satya Adi Saputra terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Samarinda periode 2026–2031. Ia menegaskan siap menjalankan amanah dan mengembalikan Golkar sebagai kekuatan utama politik di Kota Samarinda. Foto: Yana Ashari. Perbesar

Andi Satya Adi Saputra terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Samarinda periode 2026–2031. Ia menegaskan siap menjalankan amanah dan mengembalikan Golkar sebagai kekuatan utama politik di Kota Samarinda. Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Andi Satya Adi Saputra resmi terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Samarinda periode 2026–2031 melalui Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Samarinda.

Usai terpilih, Andi Satya menegaskan kesiapannya menjalankan amanah organisasi sekaligus membawa Partai Golkar kembali menjadi salah satu kekuatan utama dalam peta politik Kota Samarinda.

Musda XI tersebut berlangsung di Hotel Fugo Samarinda, Sabtu (8/8/2026), dan menjadi momentum bagi Golkar Samarinda untuk menentukan arah kepemimpinan serta strategi organisasi lima tahun ke depan.

Andi Satya menyebut jabatan yang dipercayakan kepadanya bukan sekadar posisi politik, melainkan amanah besar yang harus dibuktikan melalui kerja nyata.

“Ini amanah yang sangat besar,” ujarnya.

Ia berharap kepengurusan baru mampu mengembalikan kejayaan Golkar di Kota Samarinda melalui konsolidasi organisasi, peningkatan kinerja kader, serta penguatan hubungan dengan masyarakat.

“Mudah-mudahan amanah Musda ini bisa kita wujudkan,” katanya.

Desakan Maju Pilwali 2029 Mulai Muncul

Terpilihnya Andi Satya sebagai Ketua Golkar Samarinda juga langsung dikaitkan dengan peluangnya maju dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Samarinda 2029.

Dorongan tersebut disebut mulai muncul dari peserta Musda. Namun, Andi Satya menegaskan bahwa keputusan mengenai calon kepala daerah tetap menjadi kewenangan DPP Partai Golkar.

Menurutnya, kader tidak bisa menentukan pencalonan secara sepihak tanpa adanya mandat dan rekomendasi dari partai.

“DPP yang berhak memberikan rekomendasi,” tegasnya.

Meski demikian, Andi Satya tidak menutup kemungkinan apabila nantinya mendapatkan mandat untuk maju sebagai calon Wali Kota Samarinda.

“Kalau DPP memberikan mandat, insyaallah kami siap,” ujarnya.

Ia juga membuka peluang apabila aspirasi serupa datang langsung dari masyarakat. Namun, Andi Satya menilai pembicaraan mengenai Pilwali 2029 masih terlalu dini.

“Kalau masyarakat meminta, insyaallah siap. Tapi belum sekarang,” katanya.

Fokus Lima Tahun, Bukan Kejar Pilwali

Andi Satya menegaskan, untuk saat ini dirinya ingin fokus menjalankan tugas sebagai anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur sekaligus membesarkan Partai Golkar di Samarinda.

Menurutnya, kepemimpinan di Golkar harus dibuktikan terlebih dahulu melalui kerja dan kontribusi nyata selama lima tahun ke depan.

“Sekarang kami ingin bekerja dan berkarya,” ujarnya.

Ia ingin Golkar menunjukkan bahwa partai tersebut mampu memberikan kontribusi terhadap pembangunan Kalimantan Timur dan menjawab kebutuhan masyarakat.

Karena itu, konsolidasi internal dan peningkatan kinerja kader menjadi bagian penting dari agenda kepengurusan baru Golkar Samarinda.

Target Tambah Kursi Dprd

Andi Satya juga memasang target untuk mengembalikan Partai Golkar sebagai kekuatan utama dalam politik Samarinda.

Saat ini, Golkar memiliki delapan kursi di DPRD Kota Samarinda dan berada di posisi kedua setelah Partai Gerindra.

“Target kami menjadi kekuatan utama kembali,” katanya.

Untuk mencapai target tersebut, Golkar Samarinda akan didorong tidak hanya memperkuat kader yang sudah ada, tetapi juga membuka ruang lebih besar bagi kelompok muda dan perempuan.

Andi Satya menilai regenerasi menjadi salah satu kebutuhan penting untuk menjaga keberlanjutan partai dalam menghadapi kontestasi politik mendatang.

“Kita ingin ada tambahan anggota perempuan,” ujarnya.

Ia juga berharap semakin banyak kader dari generasi Z dan milenial yang terlibat dalam politik dan memiliki kesempatan duduk di DPRD Kota Samarinda.

Langkah tersebut diharapkan dapat membuat wajah Golkar Samarinda semakin beragam sekaligus mendekatkan partai dengan kelompok pemilih muda.

“Kalau Ditanya Siap, Insyaallah Siap”

Mengenai peluang maju dalam Pilwali Samarinda 2029, Andi Satya kembali menegaskan bahwa dirinya tidak ingin melakukan deklarasi terlalu dini.

Ia menyebut setiap kader memiliki hak untuk mencalonkan maupun dicalonkan. Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan DPP Partai Golkar.

“Kalau ditanya siap, insyaallah siap,” katanya.

Namun, kesiapan tersebut menurutnya tetap harus menunggu keputusan resmi partai.

Andi Satya menegaskan, siapa pun yang nantinya mendapatkan rekomendasi DPP Partai Golkar harus menjadi pilihan seluruh kader untuk diperjuangkan.

“Yang menentukan tetap DPP,” tegasnya.

Dengan demikian, peluang Andi Satya untuk masuk dalam bursa Pilwali Samarinda 2029 memang terbuka, tetapi belum menjadi agenda politik utama saat ini.

Tantangan Lima Tahun Ke Depan

Terpilihnya Andi Satya sebagai Ketua DPD Partai Golkar Samarinda periode 2026–2031 membawa sejumlah pekerjaan besar.

Selain memperkuat konsolidasi internal, ia dituntut meningkatkan perolehan kursi DPRD, memperluas basis dukungan masyarakat, serta membuka ruang lebih besar bagi perempuan dan generasi muda.

Target tersebut sekaligus menjadi ujian bagi kepemimpinan baru Golkar Samarinda untuk membuktikan bahwa partai mampu kembali menjadi kekuatan utama dalam politik Kota Tepian.

Di tengah munculnya dorongan agar dirinya maju pada Pilwali 2029, Andi Satya memilih menempatkan fokus pada pekerjaan organisasi dan tugasnya sebagai wakil rakyat.

Pilihan tersebut menunjukkan bahwa kontestasi Pilwali masih menjadi agenda jangka panjang. Untuk saat ini, konsolidasi dan kerja nyata menjadi prioritas.

“Jangan bicara wali kota sekarang,” pungkasnya.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Danlanal Balikpapan Tinjau Bekapai, PHM Perkuat Sinergi Pengamanan Aset Migas

10 Agustus 2026 - 23:00 WITA

f34

HUT RI ke-81, DPRD Samarinda Dorong Masyarakat Perkuat Kemandirian di Tengah Tantangan Ekonomi

10 Agustus 2026 - 22:00 WITA

f32

HUT RI ke-81, DPRD Samarinda Dorong Kemerdekaan Dirasakan Lewat Keadilan dan Kesejahteraan

10 Agustus 2026 - 21:30 WITA

f31

HUT RI ke-81, DPRD Samarinda Dorong Tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” Diwujudkan dalam Kebijakan Nyata

10 Agustus 2026 - 21:00 WITA

f30

KUA 2027 Samarinda Belum Final, Pemkot Fokus Matangkan PAD dan Tunggu Kepastian Dana Transfer

10 Agustus 2026 - 20:30 WITA

f29

DPRD Samarinda Dorong PAD 2027 Tembus Rp1,5 Triliun, Jangan Bebani Masyarakat

10 Agustus 2026 - 20:00 WITA

f28
Trending di BERITA DAERAH