Menu ✖

Mode Gelap
36 Orang Positif Narkoba dalam Operasi Sarang Narkoba di Gunung Bugis Balikpapan Samri Shaputra Dorong Samarinda Miliki TPU di Setiap Kecamatan, Raperda Pemakaman Masuk Finalisasi Kongres XX PDHI Digelar di IKN, Perkuat Sinergi Kesehatan Hewan dan Kedaulatan Pangan Wakasat Lantas Polresta Samarinda Dukung Pengawasan Kendaraan Berat di Jalan Pustaka TP PKK Balikpapan Perkuat Digitalisasi, Bagikan Masker, dan Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi

BERITA DAERAH · 15 Okt 2026 14:00 WITA ·

PT PMM Salurkan CSR Rp150 Juta untuk Korban Kebakaran di Tenggarong


 PT Prima Mitrajaya Mandiri (PMM) bersama Disbun Kukar menyalurkan bantuan CSR senilai Rp150 juta bagi korban kebakaran di Kelurahan Melayu dan Loa Ipuh, Tenggarong, Kamis (15/10/2026), untuk meringankan beban warga terdampak. Foto: Indirwan. Perbesar

PT Prima Mitrajaya Mandiri (PMM) bersama Disbun Kukar menyalurkan bantuan CSR senilai Rp150 juta bagi korban kebakaran di Kelurahan Melayu dan Loa Ipuh, Tenggarong, Kamis (15/10/2026), untuk meringankan beban warga terdampak. Foto: Indirwan.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – PT Prima Mitrajaya Mandiri (PMM) bersama Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyalurkan bantuan tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) senilai Rp150 juta bagi korban kebakaran di Kelurahan Melayu dan Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong, Kamis (15/10/2026).

Bantuan tersebut diserahkan di Kantor Kelurahan Melayu sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang terdampak musibah. Dana CSR itu diharapkan dapat membantu meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan setelah kehilangan tempat tinggal maupun harta benda akibat kebakaran.

Senior Manager PT PMM, Ristio, mengatakan bantuan tersebut merupakan inisiatif manajemen setelah menerima informasi mengenai kebakaran yang terjadi di kawasan permukiman Tenggarong. Perusahaan kemudian berupaya memberikan dukungan melalui program CSR untuk membantu warga yang tengah menghadapi musibah.

“Setelah menerima informasi kebakaran di Kampung Melayu, manajemen berinisiatif memberikan bantuan. Total CSR yang kami salurkan sebesar Rp150 juta,” ujar Ristio.

Ia menjelaskan, bantuan tersebut awalnya ditujukan bagi korban kebakaran di Kelurahan Melayu. Namun, setelah terjadi kebakaran di Kelurahan Loa Ipuh, penyaluran bantuan kemudian dibagi agar warga terdampak di kedua wilayah dapat memperoleh dukungan.

Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan memberikan manfaat nyata bagi para korban, terutama dalam membantu memenuhi kebutuhan mendesak selama masa pemulihan pascakebakaran.

Sementara itu, Kepala Disbun Kukar, Muhamad Taufik, mengatakan penyaluran bantuan telah dikoordinasikan dengan pemerintah daerah. Pihak perusahaan juga sebelumnya menyampaikan rencana penyaluran CSR kepada Bupati Kukar.

Taufik menjelaskan, munculnya kejadian kebakaran di Loa Ipuh menjadi pertimbangan untuk membagi bantuan sehingga masyarakat terdampak di dua kelurahan dapat memperoleh perhatian secara proporsional.

“Atas arahan Bupati, kami berkoordinasi dengan perusahaan agar bantuan Rp150 juta ini benar-benar sampai kepada korban yang berhak menerimanya,” jelasnya.

Ia mengapresiasi kepedulian PT PMM yang turut membantu masyarakat terdampak kebakaran. Menurutnya, keterlibatan dunia usaha melalui program CSR merupakan salah satu bentuk kontribusi penting dalam mendukung penanganan dampak bencana di daerah.

Taufik juga berharap kepedulian terhadap korban kebakaran dapat melibatkan lebih banyak pihak, mulai dari perusahaan lain, organisasi perangkat daerah (OPD), karyawan, hingga masyarakat umum. Pemerintah daerah, kata dia, membuka ruang bagi pihak-pihak yang ingin berpartisipasi melalui penggalangan donasi untuk membantu memenuhi kebutuhan warga terdampak.

“Kami berharap perusahaan lain dan masyarakat juga tergerak untuk membantu. Kepedulian bersama sangat berarti bagi warga yang sedang tertimpa musibah,” tambahnya.

Selain menyoroti penanganan dampak kebakaran permukiman, Taufik mengingatkan perusahaan perkebunan agar terus meningkatkan upaya pencegahan dan pengendalian kebakaran lahan dan kebun. Langkah tersebut perlu didukung kesiapan sarana dan prasarana, personel, serta sistem pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Disbun Kukar bersama OPD dan instansi terkait juga melakukan pemantauan terhadap kesiapan perusahaan dalam mengantisipasi kebakaran lahan dan kebun, termasuk memeriksa ketersediaan peralatan serta sarana pengendalian kebakaran.

Dalam upaya tersebut, PT PMM telah menjalin kemitraan dengan Kelompok Tani Peduli Api di wilayah Rantau Hempang dan sekitarnya. Kemitraan ini diharapkan membantu memperkuat pemantauan, pengawasan, dan patroli untuk mengantisipasi munculnya titik api di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Taufik berharap kerja sama tersebut terus diperkuat, disertai peningkatan kesiapan personel dan peralatan agar risiko kebakaran lahan dan kebun dapat ditekan.

Melalui penyaluran bantuan CSR serta penguatan upaya pencegahan kebakaran, pemerintah daerah berharap sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat semakin meningkat. Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya membantu warga bangkit setelah mengalami musibah, tetapi juga memperkuat upaya menjaga lingkungan dan mencegah kebakaran di wilayah Kutai Kartanegara.

 

ADV Diskominfo Kutai Kartanegara
Pewarta : Indirwan
Editor  : Rudy
@2026
Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Samri Shaputra Dorong Samarinda Miliki TPU di Setiap Kecamatan, Raperda Pemakaman Masuk Finalisasi

15 Oktober 2026 - 19:30 WITA

n72

Wakasat Lantas Polresta Samarinda Dukung Pengawasan Kendaraan Berat di Jalan Pustaka

15 Oktober 2026 - 18:30 WITA

n65

Cegah Jalan Rusak dan Kecelakaan, DPRD Samarinda Sepakati Pembatasan Kendaraan di Atas 8 Ton di Jalan Pustaka

15 Oktober 2026 - 18:00 WITA

n64

TP PKK Balikpapan Perkuat Digitalisasi, Bagikan Masker, dan Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi

15 Oktober 2026 - 17:30 WITA

n60

70 Dapur SPPG di Kukar Ditargetkan Beroperasi Akhir 2026, Termasuk 17 di Wilayah 3T

15 Oktober 2026 - 17:00 WITA

n70

Raperda Kebakaran Samarinda Dimatangkan, Pembinaan dan Sertifikasi Relawan Jadi Fokus

15 Oktober 2026 - 16:30 WITA

n71
Trending di BERITA DAERAH