Menu

Mode Gelap
IKN Youth Forum Dorong Generasi Muda Lawan Hoaks dan Kawal Masa Depan Nusantara May Day 2026 di Kukar, Momentum Perkuat Sinergi dan Kepedulian bagi Pekerja May Day 2026, Perempuan Mahardhika Samarinda Soroti Ketidakadilan Buruh Perempuan Nelayan Muara Badak Ditemukan Meninggal Dunia Usai Terseret Arus Investasi Rp1,2 Triliun Masuk IKN, Dua Investor Pelopor Teken PKS

SENI BUDAYA · 21 Sep 2023 10:29 WITA ·

Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Gelar Ritual Menjamu Benua Jelang Pelaksanaan Erau


 Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Gelar Ritual Menjamu Benua Jelang Pelaksanaan Erau Perbesar

Kumalanews – Sebelum upacara Adat Erau berlangsung, pihak Kesultanan Kutai Kartanegera Ing Martadipura menggelar proses Ritual khusus sebagai pemberitahuan kepada khalayak ramai yaitu bernama Menjamu Benua, yang berlangsung di sekitaran Kota Tenggarong, pada Kamis (21/9/23).

Ritual Menjamu Benua ini merupakan sarana untuk memberitahukan kepada khalayak ramai, bahwa telah Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura memutuskan untuk menyelenggarakan Erau dan menentukan waktu pelaksanaannya.

Ritual ini dilakukan untuk memohon keselamatan serta kelancaran selama Erau Adat berlangsung nantinya, dengan harapan agar tidak mendapat gangguan selama penyelenggaraan acara Adat tersebut.

“Menjamu Benua ini kita dilaksanakan setiap tahun saat Erau digelar, dengan tujuan untuk memberitahukan bahwa upacara Erau akan segela berlangsung,” terang koordinator bidang upacara Sakral Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Awang Demang Nata Krama.

WhatsApp Image 2023 09 21 at 17.17.441Rombongan ini membawa sesajian yang akan diletakkan di tiga titik yaitu, Kepala Benua, Tengah Benua dan Buntut Benua. Selain itu, para belian juga membawa pakaian Sultan sebagai pengganti kehadiran Sultan secara fisik sepanjang Ritual ini dilakukan.

“Menjamu Benua ini juga untuk memohon keselamatan agar selama pelaksanaan Erau dapat berjalan dengan lancar, dan Menjamu Benua dimulai dari Kepala Benua, Tengah Benua serta Buntun Benua,” ungkap Awang Demang Nata Krama.

Ritual Menjamu Benua itu dilaksanakan oleh rombongan yang terdiri dari 7 orang Belian Bini, 7 orang Belian Laki, 7 Pangkon Bini dan 7 Pangkon Laki, serta para penabuh gendang maupun gamelan juga mengiringi sepanjang prosesi Ritual berlangsung.

Sesajian yang dibawa oleh rombongan itu terdiri dari aneka macam kue jajanan pasar sebanyak 41 jenis, serta di lengkapi dengan nasi tambak, nasi ragi, telur, ayam panggang, air minum dan peduduk, untuk diletakkan di tempat ritual berlangsung.

“Kami juga mengimbau agar para pengunjung atau masyarakar agar dapat menjaga ketertiban dan keamanan serta mematuhi aturan yang telah ditetapkan selama pelaksanaan Erau Adat Kutai berlangsung,” pungkas Awang Demang Nata Krama.(adm_alf)

Artikel ini telah dibaca 117 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Simfoni Swara Nusantara Hidupkan KIPP IKN, Harmoni Musik dan Budaya Tarik Antusias Pengunjung

29 Maret 2026 - 10:00 WITA

musik001

Reog Ponorogo Hidupkan Bendungan Sepaku Semoi, Warga Antusias Nikmati Ruang Publik Baru di IKN

29 Maret 2026 - 09:00 WITA

reog1

Malam Pelipur Lara, Saat Musik Tradisi Borneo Berbicara Ke Hati

13 Februari 2026 - 08:00 WITA

Melalui buku ini kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan IKN tahap I dilaksanakan dengan perencanaan yang matang standar teknis yang jelas serta visi besar pembangunan berkelanjutan 82

Promosikan Budaya Nusantara dan UMKM, Duta Budaya Indonesia Siap Tampil di Rotterdam Belanda April 2026

22 Januari 2026 - 16:00 WITA

b22332e6 1bfb 4a1d a44e 583a8c58ba15

Nada Tradisi yang Dicatat Negara: Perjalanan Achmad Fauzi Menghidupkan Keroncong Tingkilan Kutai

19 Januari 2026 - 15:00 WITA

Beige and Yellow Abstract Shapes Film Photo Collage

Petala Borneo Menabuh Identitas Kutai: Dari Tanah Tradisi Menuju Panggung Musik Digital

3 Januari 2026 - 15:00 WITA

Beige and Brown Simple Fashion Collection Photo Collage Banner
Trending di BERITA DAERAH