Menu

Mode Gelap
Pengurus Baru PDKT Kaltim Dilantik, Viktor Yuan Dorong Penguatan SDM dan Wisata Budaya Dayak Viktor Yuan Dorong Penyelesaian Polemik Atribut Adat Lewat Permintaan Maaf Terbuka Libur Panjang di IKN, Pengunjung Diajak Tanam Pohon dan Tinggalkan Jejak Hijau di Kota Hutan Nusantara IKN Fun Day Hadirkan Workshop Batik Pewarna Alami, Kenalkan Budaya dan Alam Kalimantan kepada Pengunjung Otorita IKN Siaga Hadapi El Niño 2026, Teknologi dan Kolaborasi Jadi Andalan Cegah Karhutla

SENI BUDAYA · 4 Okt 2023 12:28 WITA ·

Prosesi Ritual Beumban, Begorok dan Rangga Titi Dalam Erau Adat di Tanah Kutai


 Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-XXI Aji Muhammad Arifin menjalani prosesi ritual beumban pada pelaksanaan upacara puncak Erau Adat pelas Benua.(Foto : Awal) Perbesar

Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-XXI Aji Muhammad Arifin menjalani prosesi ritual beumban pada pelaksanaan upacara puncak Erau Adat pelas Benua.(Foto : Awal)

Kumalanews – Setelah upacara pelepasan rombongan pembawa naga ke Kutai Lama selesai, diselenggarakan sejumlah ritual di sekitar lingkungan Keraton Kesultanan Kutai Kartanegara.

Dimana ritual tersebut yaitu beumban, begorok, dan rangga titi. Keseluruhan ritual itu akan menjadi pendahuluan sebelum ritual belimbur dilaksanakan oleh segenap warga Kutai.

Dalam beumban, Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-XXI Aji Muhammad Arifin dibaringkan di atas sebuah kasur berbungkus kain kuning. Tubuh Sultan kemudian diselimuti dengan sehelai kain kuning. Sedangkan kepala Sultan menghadap ke arah utara dan kakinya berada di selatan.

Di atas tilam tersebut , diletakkan beberapa perlengkapan ritual seperti bantal, guling, penduduk atau paket sesajian serta lilin yang menyala di masing-masing sudut tilam, dan ritual itu berlangsung di Ruang utama keraton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.

Seorang sesepuh dari kalangan kerabat Kesultanan akan memimpin ritual tersebut, dengan mengambil bunga pinang dan mengusapkannya ke atas kain kuning yang dibentangkan oleh empat orang kerabat lainnya.

Bunga pinang  itu diusapkan dari kepala ke lutut sebanyak satu kali. Hal ini diulangi sebanyak dua kali dengan posisi Sultan menghadap ke kanan dan ke kiri. Selanjutnya, Sultan akan kembali telentang lalu duduk menghadap ke timur.

IMG 9923 scaled

Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-XXI Aji Muhammad Arifin menjalani prosesi ritual begorok pada pelaksanaan upacara puncak Erau Adat pelas Benua.(Foto : Awal)

Setelah itu, upacara dilanjutkan dengan prosesi ritual begorok. Pada ritual ini, Sultan duduk di atas balai bambu kuning  yang memiliki 41 tiang dan posisi Sultan menghadap ke timur. Di atas kepala Sultan, dibentangkan kain kirab tuhing yang kemudian akan dibolak-balikkan oleh dua orang pangkon sebanyak dua kali.

Kemudian Belian bini dan lakii akan mengucapkan mantra lalu melakukan ritual tepong tawar kepada Sultan. Selanjutnya memercikkan air keramat ke beberapa anggota tubuh Sultan dan Sultan akan mengerik kening serta alisnya dengan uang logam.

Setelah melakukan ritual begorok kemudian dilanjutakan dengan prosesi  rangga titi. Dimana pada prosesi ini, Sultan dengan diiringi rombongan Kerabat akan menuju ke dermaga.

IMG 2095 scaled

Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-XXI Aji Muhammad Arifin menjalani prosesi ritual rangga titi pada pelaksanaan upacara puncak Erau Adat pelas Benua.(Foto : Awal)

Prosesi ini kemudian dilanjutkan seperti rangkaian pada begorok. Sultan duduk di atas balai bambu, diapit oleh tujuh pangkon laki dan bini.

Dalam proses ini, belian laki mengucapkan mantra dan melakukan ritual tepong tawar. Sultan lalu memasukkan bunga pohon pinang ke dalam guci berisi air Kutai Lama.

Kemudian Sultan memercikkan air tersebut ke empat penjuru mata angin yang dilanjutkan dengan memercikkan air dengan tangannya kepada para kerabat serta hadirin, dan prosesi ini pun menjadi pertanda dimulainya ritual belimbur oleh segenap masyarakat.(adm_alf/ik)

Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Simfoni Swara Nusantara Hidupkan KIPP IKN, Harmoni Musik dan Budaya Tarik Antusias Pengunjung

29 Maret 2026 - 10:00 WITA

musik001

Reog Ponorogo Hidupkan Bendungan Sepaku Semoi, Warga Antusias Nikmati Ruang Publik Baru di IKN

29 Maret 2026 - 09:00 WITA

reog1

Malam Pelipur Lara, Saat Musik Tradisi Borneo Berbicara Ke Hati

13 Februari 2026 - 08:00 WITA

Melalui buku ini kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan IKN tahap I dilaksanakan dengan perencanaan yang matang standar teknis yang jelas serta visi besar pembangunan berkelanjutan 82

Promosikan Budaya Nusantara dan UMKM, Duta Budaya Indonesia Siap Tampil di Rotterdam Belanda April 2026

22 Januari 2026 - 16:00 WITA

b22332e6 1bfb 4a1d a44e 583a8c58ba15

Nada Tradisi yang Dicatat Negara: Perjalanan Achmad Fauzi Menghidupkan Keroncong Tingkilan Kutai

19 Januari 2026 - 15:00 WITA

Beige and Yellow Abstract Shapes Film Photo Collage

Petala Borneo Menabuh Identitas Kutai: Dari Tanah Tradisi Menuju Panggung Musik Digital

3 Januari 2026 - 15:00 WITA

Beige and Brown Simple Fashion Collection Photo Collage Banner
Trending di BERITA DAERAH