Menu

Mode Gelap
Berkahrianda Digital Printing, Solusi Cetak Custom Sesuai Keinginan di Samarinda Wawali Balikpapan Minta Publik Hormati Proses Hukum Kasus Dugaan Pencabulan Siswi SD Pemkot Balikpapan Perkuat Aturan Kebencanaan dan Ketertiban Kota Polisi Dalami Kebakaran 3 Hektare Lahan di Manggar Baru Cuaca Panas dan Kekeringan Meningkat, Pemkot Samarinda Perkuat Kesiapan Hadapi Karhutla

BERITA DAERAH · 7 Sep 2024 13:15 WITA ·

Kelompok Tani Taka Hidroponik PPU Gelar Edukasi Pertanian di Panti Asuhan Al-Ikhlas Nenang


 Sosialisasi Pertanian Hidroponik (foto:kumalanews.id) Perbesar

Sosialisasi Pertanian Hidroponik (foto:kumalanews.id)

KUMALANEWS.ID, PENAJAM – Guna mensosialisasikan dan memberikan motivasi dalam bercocok tanam dengan memudah, Kelompok Tani Taka hidroponik, Penajam Paser Utara (PPU) menggelar edukasi pertanian dengan menggunakan sistem hidroponik, di panti asuhan Al Ikhlas, Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam, pada Sabtu (7/9/2024).

Dengan mengusung tema “Bertani Bukan Sekedar Menanam Tetapi Juga Merawat Kehidupan”, kegiatan tersebut digagas oleh Kelompok Tani Taka hidroponik, FKMKPPU Balikpapan dan Karang Taruna Lawe-lawe.

Tak hanya itu, sosialisasi pertanian hidroponik ini juga didukung oleh Pertamina RU V, melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Andi Traso Diharto mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut, yang digagas oleh Kelompok Tani Taka hidroponik, FKMKPPU Balikpapan dan Karang Taruna Lawe-lawe.

Menurutnya, dengan menggunakan sistem pertanian organik ini, menjadi pemantik bagi generasi muda untuk terdorong sebagai petani milenial sejak usia dini.

Andi Traso Diharto menegaskan bahwa, kegiatan ini juga sebagai wujud kolaborasi antara pemerintah, masyarakat dan pihak swasta sesuai dengan program yang tertuang dalam RPJMD daerah.

“Kami menyambut baik kegiatan edukasi pertanian hidroponik kepada anak-anak panti asuhan Al-Ikhlas ini,” ujar Andi Traso Diharto.

“Semoga apa yang kita lakukan ini dapat memantik anak-anak muda untuk menjadi petani milenial di PPU,” sambung Andi Traso Diharto.

Andi Traso Diharto juga mengemukakan bahwa, regenerasi petani merupakan hal yang sangat penting dalam menjaga ketahanan pangan. Oleh sebab itu, dikarenakan minimnya minat anak muda yang merupakan generasi penerus untuk mempunyai niat menjadi petani milenial, agenda seperti ini sangat baik dan tepat.

“Ini sangat bagus, karena memang untuk mengembangkan dunia pertanian di daerah, tidak hanya dibutuhkan peran dari pemerintah, namun pengusaha dan masyarakat juga memiliki peran vital guna mendukung pertanian di Benuo Taka,” singkat Andi Traso Diharto.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Taka Hidroponik PPU, Negel Gally Pulung menyebut bahwa, kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur kelompoknya kepada Sang Pencipta. Dimana sejak 2019 hingga kini, Taka Hidroponik masih konsisten bergerak untuk menjaga ketahanan pangan.

Selain mengembangkan produksi pertanian, Taka Hidroponik juga mempunyai program untuk mengedukasi dan mengajak anak muda menjadi petani milenial dengan menggunakan sistem hidroponik.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi kepada adik-adik panti asuhan Al-Ikhlas, menjadi petani merupakan hal yang mudah dan tidak selalu dilakukan dengan cara konvensional,” sebut Negel Gally Pulung.

“Kami yakin, kesejahteraan juga dapat hadir dalam sektor pertanian ini, dan harapan kami bisa dapat berkembang, sehingga kami dapat berdikari dalam ekonomi,” tutup Negel Gally Pulung.(adv)

Artikel ini telah dibaca 95 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Berkahrianda Digital Printing, Solusi Cetak Custom Sesuai Keinginan di Samarinda

15 September 2026 - 15:00 WITA

k12

Wawali Balikpapan Minta Publik Hormati Proses Hukum Kasus Dugaan Pencabulan Siswi SD

15 September 2026 - 14:30 WITA

k11

Pemkot Balikpapan Perkuat Aturan Kebencanaan dan Ketertiban Kota

15 September 2026 - 14:00 WITA

k10

Polisi Dalami Kebakaran 3 Hektare Lahan di Manggar Baru

15 September 2026 - 13:30 WITA

k9

Cuaca Panas dan Kekeringan Meningkat, Pemkot Samarinda Perkuat Kesiapan Hadapi Karhutla

15 September 2026 - 13:00 WITA

k8

Kekeringan Ancam 654 Hektare Sawah di Samarinda, Ratusan Hektare Berpotensi Gagal Tanam

15 September 2026 - 12:30 WITA

k7
Trending di BERITA DAERAH