Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Bahas Raperda Kebakaran, Keselamatan Fasilitas Publik Jadi Sorotan Raperda Kebakaran Samarinda Matangkan Sistem Proteksi Gedung dan Pengaturan Relawan Raperda Pariwisata Samarinda Diarahkan Jadi Roadmap Pengembangan Destinasi dan Ekonomi Jelang Maulid Nabi, Persiapan DPP Bubuhan Banjar Kayuh Baimbai Samarinda Capai 95 Persen Hampir 65 TPS Pinggir Jalan Ditertibkan, DLH Balikpapan Benahi Pola Pengelolaan Sampah

BERITA DAERAH · 14 Nov 2024 12:15 WITA ·

Pemkab Kukar Optimis Tekan Angka Stunting Dibawah 14 Persen


 Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara, Sunggono (Kumalanews.id) Perbesar

Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara, Sunggono (Kumalanews.id)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) optimis dapat menurunkan angka stunting di akhir tahun 2024 menjadi di bawah 14 persen.

Dalam hal itu, Sekertaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara Sunggono menegaskan bahwa per Oktober 2024 pencapaian angka stunting di Kukar telah menunjukkan hasil yang menggembirakan, dengan angka stunting sudah tercatat mencapai 15,9%, suatu angka yang berada di bawah rata-rata nasional.

Keberhasilan tersebut menandai kemajuan yang signifikan, mengingat target awal yang ditetapkan oleh pemerintah pusat adalah untuk mencapai tingkat stunting di bawah 14%, walaupun kemudian telah direvisi menjadi 17%.

“Keberhasilan Kukar dalam mengatasi isu ini menjadikannya sebagai model rujukan bagi daerah lain di tingkat nasional dalam upaya menangani stunting,” ujar Sunggono, Kamis (14/11/2024).

Lebih lanjut Sunggono menerangkan bahwa, pemerintah daerah sudah menjalankan dua intervensi yakni intervensi sensitif dan intervensi spesifik guna mempercepat penurunan angka stunting di Kukar.

Intervensi sensitif dikelola oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terkait dalam memberikan dukungan komprehensif, sementara intervensi spesifik difokuskan pada upaya yang dilakukan oleh OPD seperti tes kesehatan.

“Proses penanganan juga mencakup audit kasus stunting, yang dilaksanakan secara berkala untuk memastikan bahwa tindakan penanganan mengikuti kaedah yang telah ditetapkan dengan tepat dan efektif,” ungkap Sunggono.

Baca juga Persiapan Jelang MTQ Ke-45 Tingkat Kabupaten, LPTQ Kukar Gelar Rakor https://kumalanews.id/2024/11/14/persiapan-jelang-mtq-ke-45-tingkat-kabupaten-lptq-kukar-gelar-rakor/

Tak hanya itu, pemerintah daerah juga sangat aktif melakukan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang bergizi kepada balita yang terindikasi stunting.

“Sejauh ini, intervensi-intervensi yang telah dilaksanakan di Kukar terbukti efektif dalam menurunkan angka stunting, dan keberhasilan ini dicerminkan oleh target yang sudah dicapai,” beber Sunggono.

Sunggono juga menegaskan bahwa, Pemkab Kukar terus berkomitmen untuk menggalakkan laju penurunan ini dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, sekaligus menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.

“Alhamdulillah jalan semua itu bisa terbukti, akhir tahun kami yakin dapat membawa angka stunting ke bawah 14 persen,” tutupnya.(adv/diskominfokukar/fay/ruz)

Artikel ini telah dibaca 67 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Bahas Raperda Kebakaran, Keselamatan Fasilitas Publik Jadi Sorotan

2 September 2026 - 19:00 WITA

h68

Raperda Kebakaran Samarinda Matangkan Sistem Proteksi Gedung dan Pengaturan Relawan

2 September 2026 - 18:00 WITA

h67

Raperda Pariwisata Samarinda Diarahkan Jadi Roadmap Pengembangan Destinasi dan Ekonomi

2 September 2026 - 17:00 WITA

h66

Jelang Maulid Nabi, Persiapan DPP Bubuhan Banjar Kayuh Baimbai Samarinda Capai 95 Persen

2 September 2026 - 16:00 WITA

h65

Hampir 65 TPS Pinggir Jalan Ditertibkan, DLH Balikpapan Benahi Pola Pengelolaan Sampah

2 September 2026 - 15:00 WITA

h64

Maulid Akbar di Balikpapan, Rahmad Mas’ud Ajak Warga Cegah Karhutla dan Hidup Sederhana

2 September 2026 - 14:00 WITA

h63
Trending di BERITA DAERAH