Menu

Mode Gelap
Lurah Gunung Lingai Tegaskan Kehati-hatian Administrasi Pertanahan, DPRD Jadi Ruang Evaluasi Pembahasan Raperda PSU Samarinda Ditunda, DPRD Minta Draft Diperbaiki Topside Proyek Manpatu Berlayar, Tonggak Penting Menuju Produksi Migas 2027 Rayakan HUT ke-41, Hermina Tanam Pohon di IKN dan Tegaskan Peran Kesehatan untuk Lingkungan Semangat Kartini di IKN, Ratusan Siswi Ikuti AFC Women’s Football Day 2026

BERITA DAERAH · 12 Mar 2025 17:15 WITA ·

Dapatkan Tantangan Pasar, Dinas KUMK Perindag PPU Akan Lakukan Pendampingan Terhadap Industri Lokal di Benuo Taka


 Dapatkan Tantangan Pasar, Dinas KUMK Perindag PPU Akan Lakukan Pendampingan Terhadap Industri Lokal di Benuo Taka Perbesar

KUMALANEWS.ID, PENAJAM PASER UTARA – Peningkatan industri di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menghadapi tantangan unik, terutama dalam hal produksi dan pemasaran.

Dalam hal itu, Kepala Bidang Perindustrian Dinas Koperasi, UsahaKecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (KUMK Perindag) PPU Syamsul Adha mengungkap bahwa, fluktuasi pasar sangat memengaruhi keberlangsungan industri lokal.

“Prinsip usaha itu sederhana, produksi harus sejalan dengan permintaan pasar,” ujar Syamsul Adha, Rabu (12/03/2025).

“Jika produksi tinggi tapi tidak laku, kerugian tak terhindarkan,” sambung Syamsul Adha.

Lebih lanjut Syamsul Adha menerangkan bahwa, ada perbedaan yang signifikan terlihat, antara pelaku industri di PPU dan di Pulau Jawa.

Dimana menurutnya, pelaku industri di Pulau Jawa dikenal tangguh, kreatif, dan inovatif, dan para pelaku industri tersebut mampu bertahan, meski pasar sedang lesu.

Namun sebaliknya di PPU, dimana para pelaku industri cenderung meninggalkan usahanya jika produk tidak laku.

“Tentunya ini yang menjadi fokus kami, yaitu pendampingan berkelanjutan,” ungkap Syamsul Adha.

“Kami belum bisa memastikan apakah ada peningkatan industri yang signifikan, karena kondisi pasar yang tidak stabil,” tambah Syamsul Adha.

Syamsul Adha juga mengakui bahwa, salah satu faktor yang mempengaruhi hal tersebut adalah kondisi pasar yang tidak stabil.

Pasalnhya, permintaan pasar dapat berubah-ubah, sehingga pelaku industri kesulitan untuk memprediksi penjualan,

Untuk itu, Pemkab PPU terus berupaya untuk meningkatkan daya saing industri lokal.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memberikan pelatihan dan pendampingan kepada pelaku industri.

Tak hanya itu, Pemkab PPU juga berupaya untuk mempromosikan produk-produk lokal ke pasar yang lebih luas.

“Kami terus berupaya untuk meningkatkan kualitas produk dan daya saing para pelaku industri lokal,” tutup Syamsul Adha.(ADV/DiskominfoPPU)

Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Lurah Gunung Lingai Tegaskan Kehati-hatian Administrasi Pertanahan, DPRD Jadi Ruang Evaluasi

22 April 2026 - 14:00 WITA

linagi0091

Pembahasan Raperda PSU Samarinda Ditunda, DPRD Minta Draft Diperbaiki

22 April 2026 - 13:00 WITA

yuan0098

Aksi Mahasiswa di Samarinda Berlangsung Kondusif, Kapolda Apresiasi Sikap Damai Massa

22 April 2026 - 07:00 WITA

polda000001

Anhar Tekankan Kepemimpinan Visioner dan Etika Politik, Soroti Pemerataan MBG di Samarinda

21 April 2026 - 16:00 WITA

anhar55542

DPRD Samarinda Soroti Kinerja BPKAD, Iswandi: Anggaran Besar Harus Sejalan dengan Hasil Nyata

21 April 2026 - 15:00 WITA

wndai909090909

Mahasiswa Pingsan di Tengah Aksi Ricuh di DPRD Samarinda, Polisi Pastikan Penanganan Cepat

21 April 2026 - 13:00 WITA

demo098712
Trending di BERITA DAERAH