Menu

Mode Gelap
Semarak HUT RI ke-81, Helmi Abdullah Ajak Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata Kejar Target Nasional 30 Persen, Disdukcapil Balikpapan Percepat Aktivasi IKD Dishub Samarinda Siapkan Sistem Baru Kupon Biosolar Subsidi, Berlaku 1 September 2026 Keteladanan Rasulullah, Inspirasi Untuk Generasi dan Prestasi Polda Kaltim Selidiki 8 Laporan Karhutla, Keterlibatan Korporasi Masih Didalami

BERITA DAERAH · 12 Mar 2025 17:15 WITA ·

Dapatkan Tantangan Pasar, Dinas KUMK Perindag PPU Akan Lakukan Pendampingan Terhadap Industri Lokal di Benuo Taka


 Dapatkan Tantangan Pasar, Dinas KUMK Perindag PPU Akan Lakukan Pendampingan Terhadap Industri Lokal di Benuo Taka Perbesar

KUMALANEWS.ID, PENAJAM PASER UTARA – Peningkatan industri di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menghadapi tantangan unik, terutama dalam hal produksi dan pemasaran.

Dalam hal itu, Kepala Bidang Perindustrian Dinas Koperasi, UsahaKecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (KUMK Perindag) PPU Syamsul Adha mengungkap bahwa, fluktuasi pasar sangat memengaruhi keberlangsungan industri lokal.

“Prinsip usaha itu sederhana, produksi harus sejalan dengan permintaan pasar,” ujar Syamsul Adha, Rabu (12/03/2025).

“Jika produksi tinggi tapi tidak laku, kerugian tak terhindarkan,” sambung Syamsul Adha.

Lebih lanjut Syamsul Adha menerangkan bahwa, ada perbedaan yang signifikan terlihat, antara pelaku industri di PPU dan di Pulau Jawa.

Dimana menurutnya, pelaku industri di Pulau Jawa dikenal tangguh, kreatif, dan inovatif, dan para pelaku industri tersebut mampu bertahan, meski pasar sedang lesu.

Namun sebaliknya di PPU, dimana para pelaku industri cenderung meninggalkan usahanya jika produk tidak laku.

“Tentunya ini yang menjadi fokus kami, yaitu pendampingan berkelanjutan,” ungkap Syamsul Adha.

“Kami belum bisa memastikan apakah ada peningkatan industri yang signifikan, karena kondisi pasar yang tidak stabil,” tambah Syamsul Adha.

Syamsul Adha juga mengakui bahwa, salah satu faktor yang mempengaruhi hal tersebut adalah kondisi pasar yang tidak stabil.

Pasalnhya, permintaan pasar dapat berubah-ubah, sehingga pelaku industri kesulitan untuk memprediksi penjualan,

Untuk itu, Pemkab PPU terus berupaya untuk meningkatkan daya saing industri lokal.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memberikan pelatihan dan pendampingan kepada pelaku industri.

Tak hanya itu, Pemkab PPU juga berupaya untuk mempromosikan produk-produk lokal ke pasar yang lebih luas.

“Kami terus berupaya untuk meningkatkan kualitas produk dan daya saing para pelaku industri lokal,” tutup Syamsul Adha.(ADV/DiskominfoPPU)

Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Semarak HUT RI ke-81, Helmi Abdullah Ajak Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata

26 Agustus 2026 - 20:30 WITA

h25

Kejar Target Nasional 30 Persen, Disdukcapil Balikpapan Percepat Aktivasi IKD

26 Agustus 2026 - 16:00 WITA

h24

Dishub Samarinda Siapkan Sistem Baru Kupon Biosolar Subsidi, Berlaku 1 September 2026

26 Agustus 2026 - 10:30 WITA

h23

Polda Kaltim Selidiki 8 Laporan Karhutla, Keterlibatan Korporasi Masih Didalami

25 Agustus 2026 - 10:00 WITA

h21

190 Personel Brimob Kaltim Diberangkatkan ke Kalbar Bantu Tangani Karhutla

25 Agustus 2026 - 09:00 WITA

h20

Pemkot Balikpapan Atur Jam Layanan Pertalite dan Biosolar, Lima SPBU Disiapkan Kurangi Antrean

24 Agustus 2026 - 17:00 WITA

h16
Trending di BERITA DAERAH