Menu

Mode Gelap
DPRD Kukar Terima Aksi Massa, Fraksi PDIP Sampaikan Permohonan Maaf Ratusan Massa Kepung DPRD Kukar, Desak Ketua DPRD Mundur Layanan Kesehatan Harus Tanpa Hambatan, DPRD Samarinda Soroti Kebijakan BPJS dan Pelayanan Puskesmas Hardiknas 2026, DPRD Samarinda Tekankan Kualitas Pendidikan dan Kesejahteraan Guru Kasus Kekerasan Seksual Meningkat, DPRD Samarinda Tekankan Edukasi dan Pendampingan Korban

IKN NUSANTARA · 26 Mei 2025 11:15 WITA ·

Komunitas ‘Healing di IKN’: Ruang Baru untuk Bertumbuh dan Terhubung di Ibu Kota Nusantara


 Komunitas 'Healing di IKN': Ruang Baru untuk Bertumbuh dan Terhubung di Ibu Kota Nusantara. (Sumber : Humas Otorita Ibu Kota Nusantara) Perbesar

Komunitas 'Healing di IKN': Ruang Baru untuk Bertumbuh dan Terhubung di Ibu Kota Nusantara. (Sumber : Humas Otorita Ibu Kota Nusantara)

KUMALANEWS.ID, NUSANTARA – Di tengah geliat pembangunan fisik Ibu Kota Nusantara (IKN), tumbuh semangat baru dari masyarakat yang telah lebih dulu menetap dan beradaptasi.

Salah satunya adalah lahirnya komunitas #HealingdiIKN atau ‘Healing di IKN’, sebuah ruang bersama yang dibentuk oleh masyarakat IKN sebagai wadah pengembangan diri, relaksasi, serta pengikat sosial di tengah dinamika kehidupan kota baru.

Komunitas tersebut merupakan inisiatif kolektif dari Adinda Alya Salsabila dan Arif Ridwan Mas, dua Aparatur Sipil Negara (ASN) Otorita IKN yang telah menetap di IKN sejak Maret 2025.

Keduanya berhasil menggugah partisipasi masyarakat untuk ikut menciptakan ruang bersama yang mendukung produktivitas dan rasa memiliki terhadap tanah yang kini mereka sebut sebagai rumah.

“Sebagai bagian dari generasi awal ASN yang tinggal dan bekerja di IKN, saya merasa perlu memiliki sense of belonging terhadap kota ini,” ujar Adinda.

komunitas ini lahir dari concern yang sama, bagaimana kita tetap berkembang tentunya di luar aspek pekerjaan, di tengah transisi besar ini. ‘Healing di IKN’ adalah bentuk kecil dari harapan kami agar IKN tak sekadar jadi tempat kerja, tapi juga ruang hidup yang sehat dan nyaman,” sambung Adinda.

mark water 2

Komunitas ‘Healing di IKN’: Ruang Baru untuk Bertumbuh dan Terhubung di Ibu Kota Nusantara. (Sumber : Humas Otorita Ibu Kota Nusantara)

Sejak didirikan pada 19 April 2025, ‘Healing di IKN’ telah mengadakan berbagai kegiatan inspiratif seperti workshop membuat makrame, membatik bersama pengrajin lokal, hingga menjelajahi Gunung Parung.

Kegiatan-kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana relaksasi, tetapi juga memperkuat koneksi sosial lintas profesi dan latar belakang.

Dalam rangka memperingati Hari Keanekaragaman Hayati yang jatuh pada 22 Mei, komunitas ini berkolaborasi dengan Kedeputian Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN serta kelompok tani lokal menggelar kegiatan bertajuk ‘Healing di IKN: Belajar dari Alam’.

Kegiatan ini mengajak masyarakat IKN baik para ASN maupun non-ASN untuk merasakan langsung pengalaman bertani dan berkebun di lahan pertanian Desa Bukit Raya, Kecamatan Sepaku.

Lahan pertanian yang menjadi lokasi kegiatan tersebut merupakan bagian dari Zona Pertanian dalam Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) IKN.

Zona ini dirancang untuk mendukung ketahanan pangan lokal sekaligus menjaga fungsi ekologis dan keanekaragaman hayati yang menjadi dasar keberlanjutan pembangunan di IKN.

“Wisata edukasi ‘Healing di IKN’ kali ini sangatlah positif. Kami berharap para ASN dapat tersadar untuk mengubah gaya hidupnya dalam rangka mendukung visi IKN menjadi kota berkelanjutan,” ,” ujar Direktur Ketahanan Pangan Otorita IKN, Setia Lenggono, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut untuk menyampaikan apresiasinya.

“Kegiatan ini juga menjadi langkah awal dalam memperkenalkan konsep urban farming yang akan diterapkan di lingkungan hunian rusun ASN di IKN dalam waktu dekat. Konsep urban farming ini diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan di tingkat komunitas,” sambung Direktur Ketahanan Pangan Otorita IKN, Setia Lenggono.

Komunitas ‘Healing di IKN’ akan terus menyelenggarakan beragam kegiatan yang melibatkan seluruh kelompok masyarakat di IKN untuk turut menciptakan ruang-ruang sosial yang sehat, inklusif, dan berdaya.

Seiring berjalannya waktu, inisiatif-inisiatif akar rumput seperti ini akan menjadi fondasi penting dalam membentuk ekosistem sosial yang seimbang di tengah pembangunan fisik Ibu Kota Nusantara.

Sumber : Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Dirut BPJS Kesehatan Tinjau IKN, Siapkan Kantor Layanan Untuk Perkuat Akses Kesehatan

4 Mei 2026 - 10:00 WITA

ikn980002

Pelantikan Matra Kaltim di IKN, Basuki Tekankan Persatuan dan Peran Adat Dalam Pembangunan

4 Mei 2026 - 07:00 WITA

ikn907654

Kunjungi IKN, PP Pelti Optimistis Ibu Kota Baru Segera Resmi Beroperasi

3 Mei 2026 - 09:00 WITA

ikn90834

Hardiknas 2026, IKN Tegaskan Pendidikan Jadi Pilar Utama Menuju Kota Dunia

2 Mei 2026 - 19:00 WITA

ikn09821

Ketua Pengadilan Tinggi Kaltim Kagumi Progres IKN, Nilai Melampaui Ekspektasi

2 Mei 2026 - 17:00 WITA

ikn98876

IKN Youth Forum Dorong Generasi Muda Lawan Hoaks dan Kawal Masa Depan Nusantara

1 Mei 2026 - 15:00 WITA

ikn1232123123
Trending di IKN NUSANTARA