Menu

Mode Gelap
Lurah Gunung Lingai Tegaskan Kehati-hatian Administrasi Pertanahan, DPRD Jadi Ruang Evaluasi Pembahasan Raperda PSU Samarinda Ditunda, DPRD Minta Draft Diperbaiki Topside Proyek Manpatu Berlayar, Tonggak Penting Menuju Produksi Migas 2027 Rayakan HUT ke-41, Hermina Tanam Pohon di IKN dan Tegaskan Peran Kesehatan untuk Lingkungan Semangat Kartini di IKN, Ratusan Siswi Ikuti AFC Women’s Football Day 2026

BERITA DAERAH · 16 Jun 2025 15:15 WITA ·

Nasi Bekepor Jadi Magnet Wisata Kuliner Kukar, Festival ke-6 Diharapkan Gaungkan Citra Daerah


 Nasi Bekepor Jadi Magnet Wisata Kuliner Kukar, Festival ke-6 Diharapkan Gaungkan Citra Daerah Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Festival Nasi Bekepor kembali digelar di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Senin (16/06/2025), sebagai wujud pelestarian sekaligus promosi kuliner lokal yang kaya nilai budaya. Berlangsung di halaman Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta), perhelatan tahunan ini diyakini menjadi momentum strategis untuk memperkuat citra Kukar sebagai daerah tujuan wisata berbasis budaya.

Nasi Bekepor hidangan tradisional khas Kutai yang dimasak menggunakan kayu bakar atau arang dan disajikan dalam kenceng (wadah khas) bukan sekadar makanan, dimana merepresentasikan identitas lokal yang sarat filosofi, tradisi gotong royong, serta kedekatan masyarakat dengan alam.

Cita rasanya yang khas dan teknik memasaknya yang unik menjadikannya mirip dengan nasi liwet, namun memiliki keunikan tersendiri yang tak tergantikan.

Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Arianto, menegaskan bahwa kuliner bisa menjadi pintu gerbang promosi daerah yang efektif.

“Nasi Bekepor adalah ciri khas kita. Kalau dikemas dengan baik, ini bisa jadi magnet wisata kuliner yang menarik wisatawan luar,” ujarnya.

Menurut Arianto, Festival Nasi Bekepor bukan sekadar perayaan budaya, tetapi juga ruang tumbuh bagi pelaku UMKM dan pegiat kuliner lokal.

“Kita ingin dorong agar festival ini tidak berhenti sebagai seremoni tahunan, tapi juga menggerakkan sektor ekonomi kreatif dan pariwisata secara berkelanjutan,” tambahnya.

Tahun ini, penyelenggaraan festival dirancang lebih inklusif dengan melibatkan pelajar SMP dan SMA. Tujuannya, agar generasi muda mendapat pemahaman langsung tentang budaya lokal dan kelak mampu menjadi duta budaya daerah.

Arianto juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersinergi menjadikan Festival Nasi Bekepor sebagai agenda unggulan yang berdampak luas.

“Kalau dikelola dengan serius, festival ini bisa menjadi brand kuliner Kutai Kartanegara yang dikenal hingga tingkat nasional, bahkan internasional,” tegasnya.

Dengan semangat pelestarian dan inovasi, Festival Nasi Bekepor tidak hanya menjaga cita rasa, tetapi juga menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan budaya lokal yang tak ternilai.(ADV/DiskominfoKukar)

Penulis : Indirwan | Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 52 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Lurah Gunung Lingai Tegaskan Kehati-hatian Administrasi Pertanahan, DPRD Jadi Ruang Evaluasi

22 April 2026 - 14:00 WITA

linagi0091

Pembahasan Raperda PSU Samarinda Ditunda, DPRD Minta Draft Diperbaiki

22 April 2026 - 13:00 WITA

yuan0098

Aksi Mahasiswa di Samarinda Berlangsung Kondusif, Kapolda Apresiasi Sikap Damai Massa

22 April 2026 - 07:00 WITA

polda000001

Anhar Tekankan Kepemimpinan Visioner dan Etika Politik, Soroti Pemerataan MBG di Samarinda

21 April 2026 - 16:00 WITA

anhar55542

DPRD Samarinda Soroti Kinerja BPKAD, Iswandi: Anggaran Besar Harus Sejalan dengan Hasil Nyata

21 April 2026 - 15:00 WITA

wndai909090909

Mahasiswa Pingsan di Tengah Aksi Ricuh di DPRD Samarinda, Polisi Pastikan Penanganan Cepat

21 April 2026 - 13:00 WITA

demo098712
Trending di BERITA DAERAH