Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian 23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

BERITA DAERAH · 2 Mei 2025 13:15 WITA ·

Bupati PPU Mudyat Noor Pimpin Upacara Hari Pendidikan Nasional 2025


 Bupati PPU Mudyat Noor Pimpin Upacara Hari Pendidikan Nasional 2025 Perbesar

KUMALANEWS.ID, PENAJAM PASER UTARA – Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor, memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Harsiknas) 2025 di halaman kantor Pemkab PPU, pada Jumat (02/05/2025) pagi.

Dengan mengusung tema “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua,” upacara ini menekankan pentingnya peran semua pihak dalam menciptakan sistem pendidikan yang adil dan berkualitas.

Pada kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin, sejumlah anggota DPRD, Sekretaris Daerah, Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, pimpinan OPD, camat, pegawai Pemkab, guru, mahasiswa, dan pelajar yang mengenakan pakaian adat.

Dalam upacara tersebut, Bupati PPU Mudyat Noor membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Mendikdasmen-RI), Prof. Abdul Mu’ti, M.Ed, yang menegaskan bahwa peringatan Hardiknas bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum memperkuat komitmen terhadap amanat konstitusi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Pendidikan adalah hak setiap warga negara tanpa diskriminasi, selain membangun akhlak dan peradaban bangsa, pendidikan juga menjadi sarana bagi individu untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan keterampilan hidup,” ujarnya.

Lebih lanjut Mudyat Noor mengemukakan bahwa, secara sosial dan politik, pendidikan berfungsi sebagai sarana mobilitas yang dapat meningkatkan harkat dan martabat bangsa.

Tak hanya itu, Mudyat Noor juga menyoroti komitmen Presiden RI Prabowo Subianto, yang menjadikan pendidikan sebagai prioritas nasional dalam Asta Cita keempat, dengan tekad memutus rantai kemiskinan dan mendorong kemajuan bangsa melalui pembangunan SDM unggul.

“Untuk mewujudkan visi tersebut, pemerintah harus fokus pada revitalisasi sarana pendidikan, perluasan akses digital, serta peningkatan kualitas guru,” tegasnya.

Sejak Oktober 2024, pemerintah telah melakukan berbagai pembenahan, termasuk memperkuat tata kelola dan pembinaan guru.

Dari sisi kurikulum, pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning), tes kemampuan akademik (TKA), pembelajaran koding, dan kecerdasan artifisial (AI) mulai diterapkan.

Selain itu, program pendidikan karakter juga diperkuat melalui kebijakan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat dan pagi ceria, yang mencakup kegiatan senam, menyanyikan lagu kebangsaan, dan doa bersama.

Orang nomor satu di Penajam Paser Utara itu juga, mengajak semua elemen untuk bergandeng tangan dan bekerja sama demi mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua.

“Keberhasilan pendidikan tidak dapat dicapai oleh pemerintah saja, melainkan harus melibatkan orang tua, masyarakat, dunia usaha, dan media massa,” pungkas Mudyat Noor. (ADV/DiskominfoPPU)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil

19 Juni 2026 - 17:00 WITA

a25

Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi

19 Juni 2026 - 16:00 WITA

a24

UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti

19 Juni 2026 - 15:00 WITA

a23

Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian

19 Juni 2026 - 14:00 WITA

a22

23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

19 Juni 2026 - 13:00 WITA

a21

Akademisi Nilai Raperda Kebakaran Samarinda Jadi Payung Hukum Strategis dan Perkuat Sistem Penyelamatan

18 Juni 2026 - 21:00 WITA

a20
Trending di BERITA DAERAH