Menu

Mode Gelap
Antisipasi Kekeringan dan Karhutla, OIKN-BMKG Jalankan Operasi Modifikasi Cuaca Pemkot Balikpapan Atur Jam Layanan Pertalite dan Biosolar, Lima SPBU Disiapkan Kurangi Antrean Temui Ratusan Sopir, Andi Harun Buka Ruang Evaluasi Fuel Card Solar Subsidi DPRD Samarinda Dorong Pemerintah Libatkan Sopir dalam Penataan Kupon Solar Subsidi Semarak HUT ke-81 RI, Warga Tiga RT di Gunung Arjuna Gelar Jalan Sehat

BERITA DAERAH · 9 Mei 2025 13:15 WITA ·

Lomba Antar Posyandu Bakal Digelar Kepala DPMD: Tujuannya Adalah Untuk Evaluasi dan Monitoring


 Lomba Antar Posyandu Bakal Digelar Kepala DPMD: Tujuannya Adalah Untuk Evaluasi dan Monitoring Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA — Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) akan menggelar lomba antar posyandu di seluruh wilayah Kukar.

Tujuan digelarnya kegiatan tersebut adalah untuk melakukan pengawasan atau monitoring serta evaluasi terhadap kualitas posyandu.

Kepala DPMD Kukar Arianto menjelaskan bahwa, lomba ini dilaksanakan sebagai bentuk strategi pihaknya dalam mewujudkan kualitas pelayanan kesehatan yang baik di setiap desa dan kelurahan.

“kita melihat baik dan buruknya kemudian kita benahi yang kurang,” ucapnya, Jumat (09/05/2025).

Sementara itu terkait dengan lomba tersebut, DPMD Kukar merencanakan akan menjadikan pemenang lomba sebagai delegasinya untuk mengikuti lomba antar posyandu di tingkat provinsi.

Sayangnya, belum ada jadwal pasti kapan pelaksanaan lomba tersebut akan dilaksanakan.

“Kita masih menunggu informasi lanjutannya,” ungkap Arianto.

“Yang jelas kita siap kirimkan perwakilan,” sambung Arianto.

Lebih lanjut Arianto mengungkapkan bahwa, saat ini Kukar memiliki sekitar 800 posyandu aktif yang diisi oleh 5 kader untuk setiap posyandunya.

Pihak DPMD Kukar telah melakukan pelatihan terhadap para kader posyandu. Namun, karena adanya efisiensi anggaran, pelatihan hanya dapat diberikan kepada 3 orang kader saja.

“Karena efisiensi anggaran kita hanya bisa latih tiga kader saja untuk saat ini,” terang Arianto.

Tak hanya itu, Arianto juga menyebut bahwa jika seluruh kader telah diberikan pelatihan, kualitas pelayanan kesehatan di tingkat desa akan meningkatkan.

Pasalnya, ia menilai bahwa pelatihan yang diberikan cukup efektif serta pemahaman setiap kader posyandu terhadap tugas dan fungsinya cukup tinggi.

“Kalau nggak ada efisiensi anggaran pasti kualitas pelayanan kesehatan di setiap posyandu itu meningkat karena mereka paham tugas dan fungsinya,” pungkasnya.(ADV/DiskominfoKukar)

Penulis : Indirwa | Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 83 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pemkot Balikpapan Atur Jam Layanan Pertalite dan Biosolar, Lima SPBU Disiapkan Kurangi Antrean

24 Agustus 2026 - 17:00 WITA

h16

Temui Ratusan Sopir, Andi Harun Buka Ruang Evaluasi Fuel Card Solar Subsidi

24 Agustus 2026 - 16:00 WITA

h15

DPRD Samarinda Dorong Pemerintah Libatkan Sopir dalam Penataan Kupon Solar Subsidi

24 Agustus 2026 - 15:00 WITA

h14

Semarak HUT ke-81 RI, Warga Tiga RT di Gunung Arjuna Gelar Jalan Sehat

23 Agustus 2026 - 18:00 WITA

h13

CFD Terpadu Resmi Diluncurkan di Taman Tiga Generasi, Jadi Ruang Sehat dan Penggerak UMKM

23 Agustus 2026 - 11:00 WITA

h6

Semarak HUT ke-81 RI, CFR Samarinda Gelar Lomba Mancing Antaranggota

22 Agustus 2026 - 19:00 WITA

h2
Trending di BERITA DAERAH