Menu

Mode Gelap
DPRD Kukar Terima Aksi Massa, Fraksi PDIP Sampaikan Permohonan Maaf Ratusan Massa Kepung DPRD Kukar, Desak Ketua DPRD Mundur Layanan Kesehatan Harus Tanpa Hambatan, DPRD Samarinda Soroti Kebijakan BPJS dan Pelayanan Puskesmas Hardiknas 2026, DPRD Samarinda Tekankan Kualitas Pendidikan dan Kesejahteraan Guru Kasus Kekerasan Seksual Meningkat, DPRD Samarinda Tekankan Edukasi dan Pendampingan Korban

BERITA DAERAH · 9 Mei 2025 13:15 WITA ·

Lomba Antar Posyandu Bakal Digelar Kepala DPMD: Tujuannya Adalah Untuk Evaluasi dan Monitoring


 Lomba Antar Posyandu Bakal Digelar Kepala DPMD: Tujuannya Adalah Untuk Evaluasi dan Monitoring Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA — Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) akan menggelar lomba antar posyandu di seluruh wilayah Kukar.

Tujuan digelarnya kegiatan tersebut adalah untuk melakukan pengawasan atau monitoring serta evaluasi terhadap kualitas posyandu.

Kepala DPMD Kukar Arianto menjelaskan bahwa, lomba ini dilaksanakan sebagai bentuk strategi pihaknya dalam mewujudkan kualitas pelayanan kesehatan yang baik di setiap desa dan kelurahan.

“kita melihat baik dan buruknya kemudian kita benahi yang kurang,” ucapnya, Jumat (09/05/2025).

Sementara itu terkait dengan lomba tersebut, DPMD Kukar merencanakan akan menjadikan pemenang lomba sebagai delegasinya untuk mengikuti lomba antar posyandu di tingkat provinsi.

Sayangnya, belum ada jadwal pasti kapan pelaksanaan lomba tersebut akan dilaksanakan.

“Kita masih menunggu informasi lanjutannya,” ungkap Arianto.

“Yang jelas kita siap kirimkan perwakilan,” sambung Arianto.

Lebih lanjut Arianto mengungkapkan bahwa, saat ini Kukar memiliki sekitar 800 posyandu aktif yang diisi oleh 5 kader untuk setiap posyandunya.

Pihak DPMD Kukar telah melakukan pelatihan terhadap para kader posyandu. Namun, karena adanya efisiensi anggaran, pelatihan hanya dapat diberikan kepada 3 orang kader saja.

“Karena efisiensi anggaran kita hanya bisa latih tiga kader saja untuk saat ini,” terang Arianto.

Tak hanya itu, Arianto juga menyebut bahwa jika seluruh kader telah diberikan pelatihan, kualitas pelayanan kesehatan di tingkat desa akan meningkatkan.

Pasalnya, ia menilai bahwa pelatihan yang diberikan cukup efektif serta pemahaman setiap kader posyandu terhadap tugas dan fungsinya cukup tinggi.

“Kalau nggak ada efisiensi anggaran pasti kualitas pelayanan kesehatan di setiap posyandu itu meningkat karena mereka paham tugas dan fungsinya,” pungkasnya.(ADV/DiskominfoKukar)

Penulis : Indirwa | Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 79 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Kukar Terima Aksi Massa, Fraksi PDIP Sampaikan Permohonan Maaf

4 Mei 2026 - 17:00 WITA

demo0005

Ratusan Massa Kepung DPRD Kukar, Desak Ketua DPRD Mundur

4 Mei 2026 - 16:00 WITA

demo0003

Layanan Kesehatan Harus Tanpa Hambatan, DPRD Samarinda Soroti Kebijakan BPJS dan Pelayanan Puskesmas

4 Mei 2026 - 15:00 WITA

dprdkota15

Hardiknas 2026, DPRD Samarinda Tekankan Kualitas Pendidikan dan Kesejahteraan Guru

4 Mei 2026 - 14:00 WITA

dprdkota14

Kasus Kekerasan Seksual Meningkat, DPRD Samarinda Tekankan Edukasi dan Pendampingan Korban

4 Mei 2026 - 13:00 WITA

dprdkota13

Warga Muara Jawa Desak Tambang Kembali Beroperasi, Ribuan Pekerja Terdampak

4 Mei 2026 - 11:00 WITA

demo0001
Trending di BERITA DAERAH