Menu

Mode Gelap
Jailani dan Muhammad Bunga Ashab Terpilih Sebagai Ketua dan Sekertaris AMSI Wilayah Kepri Satgas Penanggulangan Aktivitas Ilegal IKN Evaluasi Kinerja 2025 dan Susun Rencana Kerja 2026 Harga Terjangkau untuk Warga, Otorita IKN Luncurkan Gerakan Pangan Murah di Kawasan Nusantara Otorita IKN Terus Hadirkan Program Cek Kesehatan Gratis, Perluas Akses Layanan Kesehatan di Nusantara Sosialisasi SPBE dan Pemerintahan Digital Dorong Akselerasi Transformasi Menuju Indonesia Digital 2045

BERITA DAERAH · 9 Mei 2025 13:15 WITA ·

Lomba Antar Posyandu Bakal Digelar Kepala DPMD: Tujuannya Adalah Untuk Evaluasi dan Monitoring


 Lomba Antar Posyandu Bakal Digelar Kepala DPMD: Tujuannya Adalah Untuk Evaluasi dan Monitoring Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA — Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) akan menggelar lomba antar posyandu di seluruh wilayah Kukar.

Tujuan digelarnya kegiatan tersebut adalah untuk melakukan pengawasan atau monitoring serta evaluasi terhadap kualitas posyandu.

Kepala DPMD Kukar Arianto menjelaskan bahwa, lomba ini dilaksanakan sebagai bentuk strategi pihaknya dalam mewujudkan kualitas pelayanan kesehatan yang baik di setiap desa dan kelurahan.

“kita melihat baik dan buruknya kemudian kita benahi yang kurang,” ucapnya, Jumat (09/05/2025).

Sementara itu terkait dengan lomba tersebut, DPMD Kukar merencanakan akan menjadikan pemenang lomba sebagai delegasinya untuk mengikuti lomba antar posyandu di tingkat provinsi.

Sayangnya, belum ada jadwal pasti kapan pelaksanaan lomba tersebut akan dilaksanakan.

“Kita masih menunggu informasi lanjutannya,” ungkap Arianto.

“Yang jelas kita siap kirimkan perwakilan,” sambung Arianto.

Lebih lanjut Arianto mengungkapkan bahwa, saat ini Kukar memiliki sekitar 800 posyandu aktif yang diisi oleh 5 kader untuk setiap posyandunya.

Pihak DPMD Kukar telah melakukan pelatihan terhadap para kader posyandu. Namun, karena adanya efisiensi anggaran, pelatihan hanya dapat diberikan kepada 3 orang kader saja.

“Karena efisiensi anggaran kita hanya bisa latih tiga kader saja untuk saat ini,” terang Arianto.

Tak hanya itu, Arianto juga menyebut bahwa jika seluruh kader telah diberikan pelatihan, kualitas pelayanan kesehatan di tingkat desa akan meningkatkan.

Pasalnya, ia menilai bahwa pelatihan yang diberikan cukup efektif serta pemahaman setiap kader posyandu terhadap tugas dan fungsinya cukup tinggi.

“Kalau nggak ada efisiensi anggaran pasti kualitas pelayanan kesehatan di setiap posyandu itu meningkat karena mereka paham tugas dan fungsinya,” pungkasnya.(ADV/DiskominfoKukar)

Penulis : Indirwa | Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 65 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kebakaran Hebat di Anggana, Tiga Anak Meninggal dan Delapan KK Kehilangan Rumah

11 Desember 2025 - 17:00 WITA

ber9

Ketua Askab PSSI Kukar Dorong Penguatan Semangat Sepak Bola di Lingkungan OPD

11 Desember 2025 - 14:30 WITA

ber8

Bupati Cup Mini Soccer Antar OPD, Dispora Kukar Dorong Prestasi ASN dan Perkuat Kebersamaan

11 Desember 2025 - 13:30 WITA

ber7

Jelang Nataru, Pemkot Samarinda Intensifkan Sidak Bapokting: Stok Aman, Harga Terpantau Stabil

10 Desember 2025 - 16:30 WITA

ber6

Sidak Bapokting Jelang Natal dan Tahun Baru, Komisi II DPRD Samarinda Pantau Ketersediaan dan Harga di Sejumlah Titik

10 Desember 2025 - 16:00 WITA

ber5

Arif Kurniawan Paparkan Hasil Reses, Soroti Infrastruktur, PDAM, dan PJU di Sungai Kunjang

10 Desember 2025 - 15:00 WITA

ber4
Trending di BERITA DAERAH