Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Sorot Penghentian Sementara Dapur MBG, Tekankan Pemenuhan Standar Indonesia Dorong Standar Global Royalti Musik, Perkuat Perlindungan Kreator di Era Digital #NgobroldiMeta di Yogyakarta, AMSI dan Meta Dorong Adaptasi AI Untuk Jurnalisme Berkualitas AMSI Desak Dewan Pers Lindungi Magdalene, Sorot Pembatasan Akses Oleh Komdigi Donor Darah dan Skrining Diabetes Digelar di IKN, Perkuat Kesadaran Kesehatan Masyarakat

BERITA DAERAH · 12 Mei 2025 16:15 WITA ·

Korban Tenggelam di Sungai Kabo Ditemukan Meninggal Dunia


 Korban Tenggelam di Sungai Kabo Ditemukan Meninggal Dunia Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI TIMUR – Setelah dua hari pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan terhadap seorang anak yang tenggelam di Sungai Kabo, Kecamatan Sangatta, Kutai Timur, tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia, pada Senin (12/05/2025).

Koordinator Pos SAR Sangatta, Aurelius Godja menyampaikan pernyataan resmi terkait keberhasilan operasi SAR tersebut.

“Kami menerima laporan pada Minggu, 11 Mei 2025, pukul 16.45 WITA mengenai seorang anak yang tenggelam di kawasan Sungai Kabo. Tim Rescue Pos SAR Sangatta segera bergerak ke lokasi dan melaksanakan operasi pencarian bersama unsur potensi SAR lainnya,” ujar Aurelius Godja.

Korban bernama Nasbi (7 tahun) tenggelam saat berenang bersama dua rekannya di sekitar Bukit Teletubis, RT 03 Desa Swarga Bara. Tim SAR melakukan pencarian sejak Minggu sore hingga Senin pagi.

“Alhamdulillah, pada hari kedua pencarian, Senin 12 Mei 2025 pukul 10.51 WITA, korban berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan sejauh 3,5 KM dari lokasi kejadian dalam kondisi meninggal dunia. Korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga,” jelas Aurelius Godja.

Aurelius Godja juga menambahkan bahwa operasi SAR ini melibatkan lebih dari 15 unsur, termasuk TNI, Polri, PMI, BPBD, relawan, perusahaan swasta, dan masyarakat sekitar.

“Kami menghadapi sejumlah kendala selama operasi, seperti air sungai yang sangat keruh serta potensi ancaman binatang buas seperti buaya. Namun, berkat kerja sama seluruh unsur yang terlibat, operasi dapat berjalan dengan cepat dan efektif,” ungkapnya.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup pada Senin siang melalui debriefing seluruh unsur di lapangan. Aurelius menutup dengan menyampaikan ucapan belasungkawa dan terima kasih

“Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas musibah ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu operasi SAR ini hingga tuntas,” tutup Aurelius Godja. (*)

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Sorot Penghentian Sementara Dapur MBG, Tekankan Pemenuhan Standar

10 April 2026 - 18:00 WITA

dprdsmd765

Pansus DPRD Samarinda Soroti Kabel Semrawut, Dorong Regulasi Penataan Utilitas Telekomunikasi

9 April 2026 - 17:00 WITA

Tambahkan sedikit teks isi 3

Perbedaan Data Penduduk Disorot Pansus LKPJ DPRD Samarinda, Minta Sinkronisasi Segera

9 April 2026 - 16:00 WITA

Tambahkan sedikit teks isi 1

Disdukcapil Samarinda Tegaskan Perbedaan Data Penduduk, Soroti Pentingnya Tertib Administrasi

9 April 2026 - 15:00 WITA

Tambahkan sedikit teks isi

Kabar Duka dari Samarinda, Hj. Meiliana Binti H. Muhammad Adnan Sabirin Wafat

7 April 2026 - 21:00 WITA

Biru Putih Bertepi Ucapan Duka Cita

Pesona Pantai Biru Kersik Makin Memikat, Fasilitas Terus Ditingkatkan

6 April 2026 - 13:00 WITA

kersik001
Trending di BERITA DAERAH