Menu

Mode Gelap
Konflik Pengelolaan IPA Bendang 1 Memanas, PT WATS Klaim Hak 22 Tahun Diambil Sepihak Direktur PT WATS Menangis, Persoalkan Pengambilalihan IPA Bendang 1 Kasus Gangguan Pernapasan Meningkat di Balikpapan, Dinkes Ingatkan Warga Waspadai Kabut Asap Satgas PKH Kuasai Kembali 111,71 Hektare Kawasan Hutan di Tahura Bukit Soeharto PT WATS Minta Pemkot Samarinda dan Perumdam Hormati Kesepakatan Kerja Sama

BERITA DAERAH · 12 Mei 2025 16:15 WITA ·

Korban Tenggelam di Sungai Kabo Ditemukan Meninggal Dunia


 Korban Tenggelam di Sungai Kabo Ditemukan Meninggal Dunia Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI TIMUR – Setelah dua hari pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan terhadap seorang anak yang tenggelam di Sungai Kabo, Kecamatan Sangatta, Kutai Timur, tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia, pada Senin (12/05/2025).

Koordinator Pos SAR Sangatta, Aurelius Godja menyampaikan pernyataan resmi terkait keberhasilan operasi SAR tersebut.

“Kami menerima laporan pada Minggu, 11 Mei 2025, pukul 16.45 WITA mengenai seorang anak yang tenggelam di kawasan Sungai Kabo. Tim Rescue Pos SAR Sangatta segera bergerak ke lokasi dan melaksanakan operasi pencarian bersama unsur potensi SAR lainnya,” ujar Aurelius Godja.

Korban bernama Nasbi (7 tahun) tenggelam saat berenang bersama dua rekannya di sekitar Bukit Teletubis, RT 03 Desa Swarga Bara. Tim SAR melakukan pencarian sejak Minggu sore hingga Senin pagi.

“Alhamdulillah, pada hari kedua pencarian, Senin 12 Mei 2025 pukul 10.51 WITA, korban berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan sejauh 3,5 KM dari lokasi kejadian dalam kondisi meninggal dunia. Korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga,” jelas Aurelius Godja.

Aurelius Godja juga menambahkan bahwa operasi SAR ini melibatkan lebih dari 15 unsur, termasuk TNI, Polri, PMI, BPBD, relawan, perusahaan swasta, dan masyarakat sekitar.

“Kami menghadapi sejumlah kendala selama operasi, seperti air sungai yang sangat keruh serta potensi ancaman binatang buas seperti buaya. Namun, berkat kerja sama seluruh unsur yang terlibat, operasi dapat berjalan dengan cepat dan efektif,” ungkapnya.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup pada Senin siang melalui debriefing seluruh unsur di lapangan. Aurelius menutup dengan menyampaikan ucapan belasungkawa dan terima kasih

“Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas musibah ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu operasi SAR ini hingga tuntas,” tutup Aurelius Godja. (*)

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Konflik Pengelolaan IPA Bendang 1 Memanas, PT WATS Klaim Hak 22 Tahun Diambil Sepihak

1 September 2026 - 11:30 WITA

h48

Direktur PT WATS Menangis, Persoalkan Pengambilalihan IPA Bendang 1

1 September 2026 - 11:00 WITA

h47

Kasus Gangguan Pernapasan Meningkat di Balikpapan, Dinkes Ingatkan Warga Waspadai Kabut Asap

1 September 2026 - 09:30 WITA

h46

Satgas PKH Kuasai Kembali 111,71 Hektare Kawasan Hutan di Tahura Bukit Soeharto

31 Agustus 2026 - 19:00 WITA

h45

PT WATS Minta Pemkot Samarinda dan Perumdam Hormati Kesepakatan Kerja Sama

31 Agustus 2026 - 18:00 WITA

h44

Kerja Sama PT WATS dan Perumdam Tirta Kencana Buntu, DPRD Samarinda Sorot Nasib 44 Karyawan

31 Agustus 2026 - 17:00 WITA

h43
Trending di BERITA DAERAH