Menu

Mode Gelap
DPRD Kediri Pelajari Sekolah Digital di Samarinda, Siapkan Pengembangan Pendidikan Modern DPRD Kediri Studi Banding ke Samarinda, Bahas Transformasi Pendidikan Digital di Era Modern DPRD Samarinda Tunggu SLF Terowongan Rampung, Deni: Jangan Sampai Proyek Belum Siap Dipaksakan Berfungsi Warga Sukaraja Dilibatkan dalam Penataan Drainase IKN, Otorita Dorong Pemberdayaan Masyarakat Dari Secangkir Kopi hingga Peluang Usaha, Ekonomi Warga Mulai Bergeliat di Kawasan IKN

BERITA DAERAH · 16 Mei 2025 11:15 WITA ·

Warga Kelurahan Bukit Biru Gelar Tradisi Sedekah Bumi, Bentuk Syukur dan Pelestarian Budaya


 Warga Kelurahan Bukit Biru Gelar Tradisi Sedekah Bumi, Bentuk Syukur dan Pelestarian Budaya Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA — Pemerintah Kelurahan Bukit Biru menggelar acara tahunan Sedekah Bumi pada Kamis (15/5/2025) malam.

Acara ini merupakan bentuk rasa syukur masyarakat atas hasil panen serta upaya menjaga nilai-nilai budaya dan sejarah leluhur.

Plt. Lurah Bukit Biru, Sri Herlinawati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan ini.

“Alhamdulillah, acara berjalan dengan lancar, saya ucapkan terima kasih kepada panitia, tokoh masyarakat, bapak-bapak RT, serta semua lembaga di Kelurahan Bukit Biru yang telah bekerja keras menyelenggarakan kegiatan rutin tahunan ini,” ujarnya.

Sri Herlinawati menjelaskan bahwa Sedekah Bumi adalah simbol ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkah alam, khususnya hasil panen masyarakat petani di wilayah Bukit Biru.

“Tradisi ini juga mengandung nilai historis yang tidak boleh dilupakan, lewat sedekah bumi, kita mengingat dan menghargai perjuangan para pendahulu yang membuka lahan di masa lalu,” tambahnya.

Sri Herlinawati juga menyebutkan bahwa tradisi ini telah berlangsung sejak era awal transmigrasi pada tahun 1970-an.

Di kawasan Bukit Biru, beberapa kelompok masyarakat seperti dari Kediri dan Wonogiri turut membentuk komunitas yang solid dan menjaga tradisi ini hingga kini.

Pemerintah kelurahan, kata Sri Herlinawati, terus memberi perhatian kepada para tokoh transmigrasi melalui berbagai pembinaan, khususnya di sektor pertanian yang menjadi mata pencaharian utama warga.

“Kami memberikan pembinaan di bidang pertanian, perkebunan, dan perikanan. Untuk sektor wisata memang belum terlalu berkembang di sini,” jelasnya.

Yang menarik, acara ini melibatkan seluruh elemen kelembagaan kelurahan, mulai dari RT, Tim Penggerak PKK, hingga Karang Taruna yang baru saja mengalami pergantian kepengurusan.

“Tidak ada yang tidak bergotong-royong. Semua lembaga ikut terlibat dan bekerja sama,” tutup Sri Herlinawati.(ADV/DiskominfoKukar)

Penulis : Indirwan | Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Kediri Pelajari Sekolah Digital di Samarinda, Siapkan Pengembangan Pendidikan Modern

20 Mei 2026 - 16:00 WITA

dprdkediri01

DPRD Kediri Studi Banding ke Samarinda, Bahas Transformasi Pendidikan Digital di Era Modern

20 Mei 2026 - 15:00 WITA

dprdkota45

DPRD Samarinda Tunggu SLF Terowongan Rampung, Deni: Jangan Sampai Proyek Belum Siap Dipaksakan Berfungsi

20 Mei 2026 - 14:00 WITA

dprdkota44

PWI Kukar dan Diskominfo Perkuat Sinergi, Dorong Kompetensi Wartawan dan Keterbukaan Informasi

19 Mei 2026 - 14:00 WITA

pwi001

DPRD Samarinda Soroti Infrastruktur dan Lingkungan, Arif Kurniawan: Pembangunan Jangan Abaikan Risiko Banjir

19 Mei 2026 - 13:00 WITA

dprdkota43

DPRD Samarinda Prihatin Munculnya “Kampung Narkoba”, Aris Mulyanata Dorong Pengawasan dan Edukasi Diperkuat

19 Mei 2026 - 12:00 WITA

dprdkota42
Trending di BERITA DAERAH