Menu

Mode Gelap
Tarawih Perdana di Masjid Negara IKN Satukan Ribuan Jamaah, Hidupkan Ruang Ibadah di Nusantara Sambut Ramadan 1447 H, Harminsyah Ajak Warga Samarinda Perkuat Iman dan Kepedulian Sosial DPRD Samarinda Turun Tangan, Aduan Lahan Perumahan Giri Indah Berujung Rencana Cek Lapangan Ribuan Peserta PBI Dinonaktifkan, Komisi IV DPRD Samarinda Minta Warga Segera Cek Status BPJS Sambut Ramadan, DPK KNPI Loa Janan Gelar Japamadhan dan Ajak Pemuda Perkuat Kebersamaan

BERITA DAERAH · 19 Mei 2025 19:15 WITA ·

ABK TB BPM 09 Tenggelam Di Sungai Mahakam Berhasil Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal Dunia


 ABK TB BPM 09 Tenggelam Di Sungai Mahakam Berhasil Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal Dunia Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban tenggelam atas nama Asmadiyansyah (L/28), anak buah kapal (ABK) TB BPM 09 yang dilaporkan tenggelam di Perairan Sungai Mahakam, Desa Liang Ilir, Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Korban ditemukan pada hari ketiga operasi, pada Senin (19/5/2025), pukul 07.49 WITA, dalam kondisi meninggal dunia.

Lokasi penemuan berjarak sekitar 1,83 kilometer dari lokasi kejadian awal. Korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga di Desa Muara Wis sesuai dengan permintaan keluarga.

Komandan Tim SAR Gabungan Dwi Adi Wibowo menyampaikan bahwa, operasi pencarian dimulai sejak pagi hari dengan melakukan penyisiran di sepanjang pinggir sungai serta penyapuan permukaan air sejauh 4 kilometer ke arah hilir dari LKP.

Meskipun menghadapi tantangan seperti air sungai yang keruh, arus deras, operasi tetap berjalan efektif berkat koordinasi dan kerja sama seluruh unsur yang terlibat.

“Dengan ditemukannya korban, operasi kami nyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup,” ujar Dwi Adi Wibowo.

“Seluruh unsur dikembalikan ke satuannya masing-masing dan kegiatan dilanjutkan dengan peningkatan kesiapsiagaan,” sambung Dwi Adi Wibowo.

Selama operasi, tim SAR menggunakan sejumlah alut dan peralatan, di antaranya Rescue Car, rubber boat Basarnas dan Damkar, perahu ketinting milik warga, peralatan SAR air, peralatan komunikasi dan peralatan medis untuk memaksimalkan pencarian.

Cuaca cerah berawan turut mendukung proses pencarian di hari ketiga ini. Penutupan operasi SAR ini menandai berakhirnya misi kemanusiaan yang digelar secara terpadu dan bersinergi antarinstansi. (*)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Sambut Ramadan 1447 H, Harminsyah Ajak Warga Samarinda Perkuat Iman dan Kepedulian Sosial

18 Februari 2026 - 22:00 WITA

WhatsApp Image 2026 02 18 at 21.47.55

DPRD Samarinda Turun Tangan, Aduan Lahan Perumahan Giri Indah Berujung Rencana Cek Lapangan

18 Februari 2026 - 17:00 WITA

Melalui buku ini kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan IKN tahap I dilaksanakan dengan perencanaan yang matang standar teknis yang jelas serta visi besar pembangunan berkelanjutan 3

Ribuan Peserta PBI Dinonaktifkan, Komisi IV DPRD Samarinda Minta Warga Segera Cek Status BPJS

18 Februari 2026 - 11:00 WITA

Melalui buku ini kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan IKN tahap I dilaksanakan dengan perencanaan yang matang standar teknis yang jelas serta visi besar pembangunan berkelanjutan 2

Sambut Ramadan, DPK KNPI Loa Janan Gelar Japamadhan dan Ajak Pemuda Perkuat Kebersamaan

18 Februari 2026 - 10:00 WITA

WhatsApp Image 2026 02 18 at 09.39.20

Demokrat Samarinda Serukan Semangat Kebersamaan Sambut Ramadhan 1447 H

17 Februari 2026 - 20:00 WITA

WhatsApp Image 2026 02 17 at 22.13.05

Danau Saguntur, Nadi Kehidupan Nelayan dan Mutiara Ekowisata di Hulu Mahakam

17 Februari 2026 - 19:00 WITA

Melalui buku ini kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan IKN tahap I dilaksanakan dengan perencanaan yang matang standar teknis yang jelas serta visi besar pembangunan berkelanjutan
Trending di BERITA DAERAH