Menu

Mode Gelap
DPRD Kukar Terima Aksi Massa, Fraksi PDIP Sampaikan Permohonan Maaf Ratusan Massa Kepung DPRD Kukar, Desak Ketua DPRD Mundur Layanan Kesehatan Harus Tanpa Hambatan, DPRD Samarinda Soroti Kebijakan BPJS dan Pelayanan Puskesmas Hardiknas 2026, DPRD Samarinda Tekankan Kualitas Pendidikan dan Kesejahteraan Guru Kasus Kekerasan Seksual Meningkat, DPRD Samarinda Tekankan Edukasi dan Pendampingan Korban

BERITA DAERAH · 19 Mei 2025 19:15 WITA ·

ABK TB BPM 09 Tenggelam Di Sungai Mahakam Berhasil Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal Dunia


 ABK TB BPM 09 Tenggelam Di Sungai Mahakam Berhasil Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal Dunia Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban tenggelam atas nama Asmadiyansyah (L/28), anak buah kapal (ABK) TB BPM 09 yang dilaporkan tenggelam di Perairan Sungai Mahakam, Desa Liang Ilir, Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Korban ditemukan pada hari ketiga operasi, pada Senin (19/5/2025), pukul 07.49 WITA, dalam kondisi meninggal dunia.

Lokasi penemuan berjarak sekitar 1,83 kilometer dari lokasi kejadian awal. Korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga di Desa Muara Wis sesuai dengan permintaan keluarga.

Komandan Tim SAR Gabungan Dwi Adi Wibowo menyampaikan bahwa, operasi pencarian dimulai sejak pagi hari dengan melakukan penyisiran di sepanjang pinggir sungai serta penyapuan permukaan air sejauh 4 kilometer ke arah hilir dari LKP.

Meskipun menghadapi tantangan seperti air sungai yang keruh, arus deras, operasi tetap berjalan efektif berkat koordinasi dan kerja sama seluruh unsur yang terlibat.

“Dengan ditemukannya korban, operasi kami nyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup,” ujar Dwi Adi Wibowo.

“Seluruh unsur dikembalikan ke satuannya masing-masing dan kegiatan dilanjutkan dengan peningkatan kesiapsiagaan,” sambung Dwi Adi Wibowo.

Selama operasi, tim SAR menggunakan sejumlah alut dan peralatan, di antaranya Rescue Car, rubber boat Basarnas dan Damkar, perahu ketinting milik warga, peralatan SAR air, peralatan komunikasi dan peralatan medis untuk memaksimalkan pencarian.

Cuaca cerah berawan turut mendukung proses pencarian di hari ketiga ini. Penutupan operasi SAR ini menandai berakhirnya misi kemanusiaan yang digelar secara terpadu dan bersinergi antarinstansi. (*)

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Kukar Terima Aksi Massa, Fraksi PDIP Sampaikan Permohonan Maaf

4 Mei 2026 - 17:00 WITA

demo0005

Ratusan Massa Kepung DPRD Kukar, Desak Ketua DPRD Mundur

4 Mei 2026 - 16:00 WITA

demo0003

Layanan Kesehatan Harus Tanpa Hambatan, DPRD Samarinda Soroti Kebijakan BPJS dan Pelayanan Puskesmas

4 Mei 2026 - 15:00 WITA

dprdkota15

Hardiknas 2026, DPRD Samarinda Tekankan Kualitas Pendidikan dan Kesejahteraan Guru

4 Mei 2026 - 14:00 WITA

dprdkota14

Kasus Kekerasan Seksual Meningkat, DPRD Samarinda Tekankan Edukasi dan Pendampingan Korban

4 Mei 2026 - 13:00 WITA

dprdkota13

Warga Muara Jawa Desak Tambang Kembali Beroperasi, Ribuan Pekerja Terdampak

4 Mei 2026 - 11:00 WITA

demo0001
Trending di BERITA DAERAH