Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian 23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

BERITA DAERAH · 20 Mei 2025 14:15 WITA ·

Hadiri Sarasehan Geopolitik, Bupati PPU Dukung Penuh Program Pemerintah Pusat


 Hadiri Sarasehan Geopolitik, Bupati PPU Dukung Penuh Program Pemerintah Pusat Perbesar

KUMALANEWS.ID, JAKARTA – Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, menghadiri Sarasehan Kebangsaan Geopolitik Dunia bertajuk “Memperkokoh Ideologi Pancasila Menghadapi Tantangan Geopolitik Global Menuju Indonesia Raya”, yang diselenggarakan di Gedung Nusantara IV MPR RI, Jakarta, Selasa (20/5/2025). Kegiatan strategis ini dibuka langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto.

Sarasehan yang diinisiasi oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) ini dihadiri oleh sedikitnya 847 peserta, terdiri dari pimpinan lembaga tinggi negara, menteri kabinet, gubernur, Forkopimda provinsi, serta bupati dan wali kota se-Indonesia.

Dalam keterangannya, Bupati Mudyat Noor menyambut positif kegiatan ini sebagai forum nasional yang mempertemukan para pemangku kepentingan daerah dan pusat dalam menyikapi dinamika geopolitik global yang kian kompleks.

“Sarasehan ini menjadi ruang strategis bagi para kepala daerah untuk bertukar pengalaman dan mencari solusi bersama dalam menghadapi tantangan pembangunan. Mudah-mudahan kegiatan ini menambah wawasan yang bisa kami terapkan di PPU,” ujar Mudyat.

Ia juga menekankan bahwa perubahan geopolitik dunia saat ini tidak hanya berdampak secara global, tetapi juga terasa hingga ke daerah. Oleh karena itu, pemerintah daerah dituntut memiliki strategi adaptif dan responsif dalam menjaga stabilitas pembangunan.

“Dampak dari perubahan geopolitik bisa memengaruhi ketahanan ekonomi dan sosial masyarakat. Karena itu, dibutuhkan strategi yang terintegrasi untuk menyikapinya, dengan tetap berlandaskan pada ideologi Pancasila,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati Mudyat Noor menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten PPU untuk mendukung penuh program-program strategis pemerintah pusat, khususnya yang bertujuan memperkuat ketahanan nasional, ideologi bangsa, serta mempercepat pemerataan pembangunan, terutama di kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). (ADV/DiskominfoPPU)

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil

19 Juni 2026 - 17:00 WITA

a25

Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi

19 Juni 2026 - 16:00 WITA

a24

UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti

19 Juni 2026 - 15:00 WITA

a23

Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian

19 Juni 2026 - 14:00 WITA

a22

23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

19 Juni 2026 - 13:00 WITA

a21

Akademisi Nilai Raperda Kebakaran Samarinda Jadi Payung Hukum Strategis dan Perkuat Sistem Penyelamatan

18 Juni 2026 - 21:00 WITA

a20
Trending di BERITA DAERAH