Menu

Mode Gelap
Konflik Pengelolaan IPA Bendang 1 Memanas, PT WATS Klaim Hak 22 Tahun Diambil Sepihak Direktur PT WATS Menangis, Persoalkan Pengambilalihan IPA Bendang 1 Kasus Gangguan Pernapasan Meningkat di Balikpapan, Dinkes Ingatkan Warga Waspadai Kabut Asap Satgas PKH Kuasai Kembali 111,71 Hektare Kawasan Hutan di Tahura Bukit Soeharto PT WATS Minta Pemkot Samarinda dan Perumdam Hormati Kesepakatan Kerja Sama

BERITA DAERAH · 20 Mei 2025 14:15 WITA ·

Hadiri Sarasehan Geopolitik, Bupati PPU Dukung Penuh Program Pemerintah Pusat


 Hadiri Sarasehan Geopolitik, Bupati PPU Dukung Penuh Program Pemerintah Pusat Perbesar

KUMALANEWS.ID, JAKARTA – Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, menghadiri Sarasehan Kebangsaan Geopolitik Dunia bertajuk “Memperkokoh Ideologi Pancasila Menghadapi Tantangan Geopolitik Global Menuju Indonesia Raya”, yang diselenggarakan di Gedung Nusantara IV MPR RI, Jakarta, Selasa (20/5/2025). Kegiatan strategis ini dibuka langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto.

Sarasehan yang diinisiasi oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) ini dihadiri oleh sedikitnya 847 peserta, terdiri dari pimpinan lembaga tinggi negara, menteri kabinet, gubernur, Forkopimda provinsi, serta bupati dan wali kota se-Indonesia.

Dalam keterangannya, Bupati Mudyat Noor menyambut positif kegiatan ini sebagai forum nasional yang mempertemukan para pemangku kepentingan daerah dan pusat dalam menyikapi dinamika geopolitik global yang kian kompleks.

“Sarasehan ini menjadi ruang strategis bagi para kepala daerah untuk bertukar pengalaman dan mencari solusi bersama dalam menghadapi tantangan pembangunan. Mudah-mudahan kegiatan ini menambah wawasan yang bisa kami terapkan di PPU,” ujar Mudyat.

Ia juga menekankan bahwa perubahan geopolitik dunia saat ini tidak hanya berdampak secara global, tetapi juga terasa hingga ke daerah. Oleh karena itu, pemerintah daerah dituntut memiliki strategi adaptif dan responsif dalam menjaga stabilitas pembangunan.

“Dampak dari perubahan geopolitik bisa memengaruhi ketahanan ekonomi dan sosial masyarakat. Karena itu, dibutuhkan strategi yang terintegrasi untuk menyikapinya, dengan tetap berlandaskan pada ideologi Pancasila,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati Mudyat Noor menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten PPU untuk mendukung penuh program-program strategis pemerintah pusat, khususnya yang bertujuan memperkuat ketahanan nasional, ideologi bangsa, serta mempercepat pemerataan pembangunan, terutama di kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). (ADV/DiskominfoPPU)

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Konflik Pengelolaan IPA Bendang 1 Memanas, PT WATS Klaim Hak 22 Tahun Diambil Sepihak

1 September 2026 - 11:30 WITA

h48

Direktur PT WATS Menangis, Persoalkan Pengambilalihan IPA Bendang 1

1 September 2026 - 11:00 WITA

h47

Kasus Gangguan Pernapasan Meningkat di Balikpapan, Dinkes Ingatkan Warga Waspadai Kabut Asap

1 September 2026 - 09:30 WITA

h46

Satgas PKH Kuasai Kembali 111,71 Hektare Kawasan Hutan di Tahura Bukit Soeharto

31 Agustus 2026 - 19:00 WITA

h45

PT WATS Minta Pemkot Samarinda dan Perumdam Hormati Kesepakatan Kerja Sama

31 Agustus 2026 - 18:00 WITA

h44

Kerja Sama PT WATS dan Perumdam Tirta Kencana Buntu, DPRD Samarinda Sorot Nasib 44 Karyawan

31 Agustus 2026 - 17:00 WITA

h43
Trending di BERITA DAERAH