Menu

Mode Gelap
Polemik 49 Ribu Peserta JKN Memanas, Wali Kota Samarinda: Ini Pengalihan Beban, Bukan Redistribusi BPS Samarinda Siap Gelar Sensus Ekonomi 2026, Data Pelaku Usaha Jadi Fokus Utama DPRD Samarinda Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026, Soroti Pentingnya Kepercayaan Masyarakat Bongkar Jaringan Sabu 1,5 Kg di Loa Janan, Polres Kukar Amankan Dua Tersangka dan Kejar Satu DPO Penertiban Kawasan Hutan di Kukar Dipercepat, Pemda dan Satgas PKH Perkuat Sinergi

BERITA DAERAH · 10 Jun 2025 15:15 WITA ·

Bendung Gerak Sungai Telake di PPU dan Paser Direncanakan Mulai Dibangun 2026


 Bendung Gerak Sungai Telake di PPU dan Paser Direncanakan Mulai Dibangun 2026 Perbesar

KUMALANEWS.ID, PENAJAM PASER UTARA – Proyek strategis pembangunan Bendung Gerak Sungai Telake yang mencakup wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Kabupaten Paser direncanakan mulai dikerjakan pada tahun 2026. Bendung ini diproyeksikan menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan irigasi lahan pertanian di kedua daerah.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian PPU, Gunawan, pada Selasa (10/6/2025).

“Kehadiran bendung ini sudah sangat dinanti oleh para petani, karena menjadi solusi vital atas persoalan pengairan yang selama ini menjadi hambatan peningkatan produksi pertanian,” ujar Gunawan.

Ia menegaskan bahwa proyek ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk DPRD dan Pemerintah Kabupaten PPU, sebagai bagian dari komitmen meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.

Bendung Gerak Sungai Telake dirancang untuk memastikan ketersediaan air irigasi secara berkelanjutan bagi ribuan hektare lahan pertanian di kawasan PPU dan Paser. Selain itu, kehadiran bendung ini juga diharapkan dapat mengurangi dampak alih fungsi lahan yang selama ini menjadi tantangan dalam menjaga produktivitas pertanian.

“Dengan sistem irigasi yang lebih stabil, kami optimistis target swasembada pangan bisa lebih mudah tercapai, dan petani akan lebih terdorong untuk mengoptimalkan lahan mereka,” tambah Gunawan.

Proyek ini juga masuk dalam daftar program prioritas nasional, mengingat perannya yang strategis dalam mendukung sektor pertanian di kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). (ADV/DiskominfoPPU)

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Polemik 49 Ribu Peserta JKN Memanas, Wali Kota Samarinda: Ini Pengalihan Beban, Bukan Redistribusi

15 April 2026 - 18:00 WITA

andi9999991

BPS Samarinda Siap Gelar Sensus Ekonomi 2026, Data Pelaku Usaha Jadi Fokus Utama

15 April 2026 - 17:00 WITA

smd909761

DPRD Samarinda Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026, Soroti Pentingnya Kepercayaan Masyarakat

15 April 2026 - 16:00 WITA

iswandi0987

Penertiban Kawasan Hutan di Kukar Dipercepat, Pemda dan Satgas PKH Perkuat Sinergi

15 April 2026 - 08:00 WITA

pkh001

Jembatan Merah Putih Presisi di Jonggon Resmi Direnovasi, Dorong Akses dan Ekonomi Warga

14 April 2026 - 14:00 WITA

polreskkar909

Redistribusi Iuran Jaminan Kesehatan Disorot, DPRD Samarinda Minta Pemprov dan Daerah Duduk Bersama

14 April 2026 - 13:00 WITA

dprd09999911
Trending di BERITA DAERAH