Menu

Mode Gelap
Lima Hari Pencarian, Operasi SAR Nelayan Hilang di Muara Berau Resmi Ditutup Banggar DPRD Samarinda Kaji Draf KUA-PPAS 2027, Fokus pada Fiskal dan Peningkatan PAD Bapemperda DPRD Samarinda Rampungkan Finalisasi Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Banggar DPRD Samarinda Prioritaskan Program Masyarakat di Tengah Keterbatasan Fiskal 2027 DPRD Samarinda Dukung Upskilling 1.200 Guru, Perkuat Transformasi Digital Sekolah

BERITA DAERAH · 12 Jun 2025 16:15 WITA ·

Pemkab PPU Raih Penghargaan IWWEF 2025 atas Komitmen Tingkatkan Layanan Air Bersih


 Pemkab PPU Raih Penghargaan IWWEF 2025 atas Komitmen Tingkatkan Layanan Air Bersih Perbesar

KUMALANEWS.ID, JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih penghargaan Indonesia Water & Wastewater Expo and Forum (IWWEF) 2025, yang diserahkan dalam ajang bergengsi di Jakarta International Convention Center (JICC), Kamis (12/6/2025).

Penghargaan diserahkan kepada Bupati PPU, Mudyat Noor, sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten dalam pengembangan dan pembiayaan BUMD Air Minum (Perumda Danum Taka) untuk pelayanan publik.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan cakupan dan kualitas layanan air bersih di PPU,” ungkap Mudyat Noor usai menerima penghargaan.

Ia mengakui bahwa cakupan air bersih di Indonesia, termasuk di PPU, masih tergolong rendah. Oleh karena itu, Pemkab PPU menargetkan peningkatan jumlah penerima manfaat layanan air bersih hingga 50–60 persen melalui berbagai terobosan dan kolaborasi dengan pemerintah pusat.

Sementara itu, Direktur Perumda Air Minum Danum Taka, Abdul Rasyid, menambahkan bahwa penghargaan ini merupakan apresiasi dari Kementerian Dalam Negeri melalui Perpamsi (Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia) terhadap kontribusi nyata Pemkab PPU dalam pengembangan layanan air bersih.

“Dari ratusan kabupaten/kota di Indonesia, hanya 32 daerah yang terpilih. Alhamdulillah, PPU salah satunya,” ujar Rasyid.

Ia menjelaskan, dari 58 desa dan kelurahan di PPU, saat ini baru 26 wilayah yang telah terlayani oleh Perumda Danum Taka. Sisanya masih menjadi prioritas pembangunan jaringan dan sistem distribusi melalui kerja sama lintas sektor, termasuk dengan Kementerian PUPR.

“Masih ada 32 desa dan kelurahan yang belum terjangkau. Tapi komitmen kami sudah mulai membuahkan hasil, dan ini diakui secara nasional,” lanjutnya.

Pihaknya juga menargetkan peningkatan efisiensi operasional dan perluasan cakupan melalui pembangunan jaringan perpipaan baru dan pemanfaatan teknologi pengolahan air bersih yang lebih modern.

“Semoga penghargaan ini menjadi pemicu semangat kami untuk terus berbenah dan memastikan seluruh masyarakat PPU mendapatkan layanan air bersih yang merata dan berkualitas,” tutup Rasyid. (ADV/DiskominfoPPU)

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Lima Hari Pencarian, Operasi SAR Nelayan Hilang di Muara Berau Resmi Ditutup

21 Juli 2026 - 17:00 WITA

c21

Banggar DPRD Samarinda Kaji Draf KUA-PPAS 2027, Fokus pada Fiskal dan Peningkatan PAD

21 Juli 2026 - 16:00 WITA

c20

Bapemperda DPRD Samarinda Rampungkan Finalisasi Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

21 Juli 2026 - 15:00 WITA

c19

Banggar DPRD Samarinda Prioritaskan Program Masyarakat di Tengah Keterbatasan Fiskal 2027

21 Juli 2026 - 14:00 WITA

c18

DPRD Samarinda Dukung Upskilling 1.200 Guru, Perkuat Transformasi Digital Sekolah

21 Juli 2026 - 13:00 WITA

c17

Ribuan Guru Samarinda Ikuti Upskilling AI, Pemkot Perkuat Transformasi Digital Sekolah

21 Juli 2026 - 12:00 WITA

c16
Trending di BERITA DAERAH