Menu ✖

Mode Gelap
Resmikan SAE PASTARUNG, Bupati Kukar Dorong Pemberdayaan dan Kemandirian Warga Binaan Rodi Arianto Harap UMKM Kembali Beraktivitas di Teras Samarinda, RDP Berlanjut Besok Bapemperda DPRD Samarinda Bahas Raperda APBD 2027, Anggaran Awal Rp3,46 Triliun Perumda Varia Niaga Buka Peluang UMKM Kembali Berjualan di Teras Samarinda DPRD Samarinda Bahas Penghentian UMKM di Teras Samarinda, Pihak Terkait Dipanggil

BERITA DAERAH · 12 Jun 2025 16:15 WITA ·

Pemkab PPU Raih Penghargaan IWWEF 2025 atas Komitmen Tingkatkan Layanan Air Bersih


 Pemkab PPU Raih Penghargaan IWWEF 2025 atas Komitmen Tingkatkan Layanan Air Bersih Perbesar

KUMALANEWS.ID, JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih penghargaan Indonesia Water & Wastewater Expo and Forum (IWWEF) 2025, yang diserahkan dalam ajang bergengsi di Jakarta International Convention Center (JICC), Kamis (12/6/2025).

Penghargaan diserahkan kepada Bupati PPU, Mudyat Noor, sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten dalam pengembangan dan pembiayaan BUMD Air Minum (Perumda Danum Taka) untuk pelayanan publik.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan cakupan dan kualitas layanan air bersih di PPU,” ungkap Mudyat Noor usai menerima penghargaan.

Ia mengakui bahwa cakupan air bersih di Indonesia, termasuk di PPU, masih tergolong rendah. Oleh karena itu, Pemkab PPU menargetkan peningkatan jumlah penerima manfaat layanan air bersih hingga 50–60 persen melalui berbagai terobosan dan kolaborasi dengan pemerintah pusat.

Sementara itu, Direktur Perumda Air Minum Danum Taka, Abdul Rasyid, menambahkan bahwa penghargaan ini merupakan apresiasi dari Kementerian Dalam Negeri melalui Perpamsi (Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia) terhadap kontribusi nyata Pemkab PPU dalam pengembangan layanan air bersih.

“Dari ratusan kabupaten/kota di Indonesia, hanya 32 daerah yang terpilih. Alhamdulillah, PPU salah satunya,” ujar Rasyid.

Ia menjelaskan, dari 58 desa dan kelurahan di PPU, saat ini baru 26 wilayah yang telah terlayani oleh Perumda Danum Taka. Sisanya masih menjadi prioritas pembangunan jaringan dan sistem distribusi melalui kerja sama lintas sektor, termasuk dengan Kementerian PUPR.

“Masih ada 32 desa dan kelurahan yang belum terjangkau. Tapi komitmen kami sudah mulai membuahkan hasil, dan ini diakui secara nasional,” lanjutnya.

Pihaknya juga menargetkan peningkatan efisiensi operasional dan perluasan cakupan melalui pembangunan jaringan perpipaan baru dan pemanfaatan teknologi pengolahan air bersih yang lebih modern.

“Semoga penghargaan ini menjadi pemicu semangat kami untuk terus berbenah dan memastikan seluruh masyarakat PPU mendapatkan layanan air bersih yang merata dan berkualitas,” tutup Rasyid. (ADV/DiskominfoPPU)

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Resmikan SAE PASTARUNG, Bupati Kukar Dorong Pemberdayaan dan Kemandirian Warga Binaan

27 Oktober 2026 - 18:30 WITA

p13

Rodi Arianto Harap UMKM Kembali Beraktivitas di Teras Samarinda, RDP Berlanjut Besok

27 Oktober 2026 - 18:00 WITA

p12 2

Bapemperda DPRD Samarinda Bahas Raperda APBD 2027, Anggaran Awal Rp3,46 Triliun

27 Oktober 2026 - 17:30 WITA

p11 2

Perumda Varia Niaga Buka Peluang UMKM Kembali Berjualan di Teras Samarinda

27 Oktober 2026 - 17:00 WITA

p10

DPRD Samarinda Bahas Penghentian UMKM di Teras Samarinda, Pihak Terkait Dipanggil

27 Oktober 2026 - 16:30 WITA

p9

IWAPI Samarinda Siap Jadi Mitra Strategis DPRD, Perjuangkan Aspirasi Pengusaha Perempuan

27 Oktober 2026 - 16:00 WITA

p8
Trending di BERITA DAERAH