Menu

Mode Gelap
Anhar Tekankan Kepemimpinan Visioner dan Etika Politik, Soroti Pemerataan MBG di Samarinda DPRD Samarinda Soroti Kinerja BPKAD, Iswandi: Anggaran Besar Harus Sejalan dengan Hasil Nyata Presiden Sahkan Desain Kawasan Legislatif IKN, MPR Apresiasi Konsep Megah dan Berwibawa IKN Cetak Talenta Digital Sejak Dini, Guru Dilatih Robotika untuk Siapkan Generasi Masa Depan Mahasiswa Pingsan di Tengah Aksi Ricuh di DPRD Samarinda, Polisi Pastikan Penanganan Cepat

BERITA DAERAH · 16 Jun 2025 17:15 WITA ·

Kemenag PPU Gelar “Ngopi Manis” Bersama Pemkab, Bahas Strategi Peningkatan Mutu Madrasah


 Kemenag PPU Gelar “Ngopi Manis” Bersama Pemkab, Bahas Strategi Peningkatan Mutu Madrasah Perbesar

KUMALANEWS.ID, PENAJAM PASER UTARA – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar kegiatan bertajuk “Ngopi Manis” (Ngobrol Pendidikan Madrasah Negeri dan Swasta), pada Senin (16/6/2025). Acara berlangsung di Aula Kantor Kemenag Kilometer 08, Nipah-Nipah, sebagai ruang diskusi terbuka antar pemangku kepentingan untuk memperkuat kualitas pendidikan madrasah di tengah perkembangan pesat wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Bupati PPU, Mudyat Noor, hadir langsung dan menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Kemenag PPU dalam menciptakan ruang komunikasi yang solutif dan konstruktif bagi dunia pendidikan, khususnya madrasah.

“Meski secara regulasi madrasah merupakan kewenangan Kemenag, namun Pemerintah Daerah tetap berkewajiban membantu penguatan SDM guru, sarana pendidikan, dan mutu lulusan,” ungkap Mudyat.

Ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, termasuk dengan Kemenag, DPRD, dan lembaga pendidikan madrasah, baik negeri maupun swasta. Menurutnya, pendidikan madrasah memiliki peran penting dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual.

Pemerintah Kabupaten PPU, kata Mudyat, akan terus mendukung penguatan infrastruktur madrasah serta peningkatan kapasitas tenaga pendidik melalui pelatihan dan kolaborasi program strategis pendidikan.

Sementara itu, Kepala Kemenag PPU, Muhammad Syahrir, menyatakan bahwa Ngopi Manis diharapkan menjadi tradisi baru sebagai sarana komunikasi yang terbuka dan produktif antara Kemenag, Pemkab, dan seluruh pengelola pendidikan madrasah.

“Forum ini menjadi langkah awal membangun kesepahaman dan strategi bersama demi meningkatkan kualitas lembaga pendidikan Islam di PPU,” ujar Syahrir.

Acara ini juga dihadiri Anggota Komisi II DPRD PPU, Thohiron, Asisten I Bidang Kesejahteraan Rakyat, Nicko Herlambang, Kepala Disdikpora PPU, Andi Singkeru, para kepala madrasah, guru-guru madrasah, serta tokoh masyarakat.

Forum ini menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat ekosistem pendidikan berbasis nilai keagamaan, serta menjadikan madrasah sebagai pilar penting dalam pembangunan SDM unggul dan berdaya saing di era IKN. (ADV/DiskominfoPPU)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Anhar Tekankan Kepemimpinan Visioner dan Etika Politik, Soroti Pemerataan MBG di Samarinda

21 April 2026 - 16:00 WITA

anhar55542

DPRD Samarinda Soroti Kinerja BPKAD, Iswandi: Anggaran Besar Harus Sejalan dengan Hasil Nyata

21 April 2026 - 15:00 WITA

wndai909090909

Mahasiswa Pingsan di Tengah Aksi Ricuh di DPRD Samarinda, Polisi Pastikan Penanganan Cepat

21 April 2026 - 13:00 WITA

demo098712

PWI Kukar dan Kejari Perkuat Sinergi, Dorong Informasi Hukum Yang Akurat dan Berimbang

21 April 2026 - 12:00 WITA

pwi0971

Samri Dukung Kebijakan WFA ASN, Tekankan Disiplin dan Profesionalitas

21 April 2026 - 10:00 WITA

sam90987 1

Iswandi: Hari Kartini Harus Diwujudkan Dalam Kebijakan Nyata Untuk Perempuan

21 April 2026 - 09:30 WITA

wandi070
Trending di BERITA DAERAH